CURAHAN PERASAAN SANG PENULIS

by : Diviani Putri.G

 

CARI JEJAK TUJUAN

Senja menjelang, Raja siang menghilang

Hembuskan sepoi-sepoi yang diinginkan

Antara daku dan kesebelas lainnya

Risau yang melintang tak ubah haluan

Kemarahan yang timbul kan saling teredam

Hanya waktu yang dapat satukan

Olah kata yang mampu satukan

Usah ragu cari jati diri saat kau saling miliki

Sisipkan semangat di bawah bulan, ucapkan ikrar

Eratkan genggaman dan mancari jejak tujuan

 

BUNGA KEBANGGAAN

Dinding ditatapnya tanpa arti

Intuisi dibenaknya yang terombang-ambing

Variasi masa lampau penuhi pikirannya

Indahnya kehangatan senja bersama keluarga

Adanya gelak tawa mengiringi canda

Namun kini lima jam telah memisahkan mereka

Impian mengharuskan suatu hal terkorbankan

Pupuan harapan satu per satu kan berjalan

Urungkan gundah kala dia melangkah

Tangis bangganya akan kau jelang

Raut bahagianya harus kau nantikan

Ingatlah itu, hai bunga kebanggaan

 

 

 

HARAPAN PALSU

Hamparan pasang mata mengikutimu

Ayunan kecemburuan telah disangkal dengan kelu

Risau membara kala kupandang engkau si gula dengan semutnya

Adakah paham terkata saat bertemu mata

Pusatkan indera dikala bersama

Ajukan rasa yang sudah menunggu

Nyanyikan sajak, gemparkan pusaran

Paparan senyum engkau sisipkan

Ampuh putarkan imajinasi di kepala

Lalu kau jatuhkan bom di detik selanjutnya

Sungkan aku membaca suasana

Ungkapan cintamu yang malah kepadanya

 

ARTI BAHAGIA

Adanya kisah membalut langkah

Rintih usaha si pasangan muda

Tetesan cinta bermuara pada buah hatinya

Ikatan rumah tangga dirangkai dengan problema

Bagai karang yang luluh dengan air bah

Atap menaungi ketiganya saat bercengkrama

Hibaskan resah yang coba melanda

Ampuhkan senja tuk bertukar cerita

Getarkan sukacita saat bersama

Iringan mata berkaca penuh makna

Aih, inilah cerita, hai si keluarga bahagia