Tanjung Dawai
Sore ini di Tanjung Dawai
bertapa indahnya daerahmu anak-anak setia
pantai ayu hak siapa?
bukan kamu, ya bukan kamu yang punya
milikmu cuma
sebuah rumah dinaung kelapa
sebuah biduk serawan jala
dengan ini kau menghamba di laut terbuka
pada kemungkinan ternganga
Dalam mencium daerah dingin
dengan usapan bayu lembut
kurasai kepanasan menyusuk dada
dadamu yang dibakari cerita
yang indah pernah kosong dalam ketenangan
sesak berpacu tiasa
Dalam memuja kebanggaan yang dikurniai
kumenjerit bersama jeritan anak-anakmu
yang dipukul biduknya
yang dihembus rumahnya
yang dihempas hatinya
Namun siang malam memberi nyawa disini
mereka pergi kelam dingin membeku tubuh
mereka pulang pada lintah menghisap darah
tetap memanjang di pantai memanjang keluh
kerana mereka hanya tahu menyerah
dan menyembah untuk berumah
Mengapa mengabdi di rumah sendiri
Mengapa menghambakan dalam merdeka
Zurina Hassan