Sebuah bingkai tentang mu
Masihkah engkau ingat perjalanan itu
pada perjalanan kita, di antara kenangan malioboro
dan pantai parangtritis. kita mereguk malam.
mabuk cinta sepuasnya.
Engkau pun menatap selembar daun. yang jatuh
dan terbawa air selokan.
"akh, engkau tak akan berlalu.
tak seperti daun itu" katamu.
Namun siapa tahu. bila kita lebih rapuh,
bahkan bila dibandingkan daun. atau air selokan itu.
Kita kemudian asing. larut dalam sejarah baru.
atau beranak pinak, atau tersesat dalam pengembaraan
: waktu kemudian jadi asing
Misteri yang jadi kenyataan,
kau yang pergi,
dalam sebuah pengembaraan tak bertuan.
Engkau serasa tak kukenal
SIHAR RAMSES SIMATUPANG, Jakarta, Februari 2002