Kepastian Esok Hari

Mentari tetaplah terbit di barat bergulir berlarian,
bercengkrama dibuaian pelangi rinai jingga sore hari,
lalu berperadu di kelon bunda jagat raya

Bulan tetaplah merindu malam,
menyenandung rindu dendam kilau dibalik kaca jendela,
berserobok bebintang lalu tersipu memerah malu

Akupun tetaplah hampa,
kosong,
sepi,
sekarat lalu mati

Esok pagi tetaplah terus menerus yang memuakkan
Maryandi


Laman Puisi 1