Untuk pengunjung yang mengisi Buku Tamu "Dialog
Antar-Agama", dapat menyertakan alamat e-mail supaya kami bisa membalas
komentar Anda. Terima kasih.
> Nama: divagama
>
Alamat E-mail: [email protected]
>
Kota: jakarta
>
Negara: Indonesia
>
Tanggal: 27-May-2003 03:09:12
> ah... gue cuma mau tanya aja, setahu gue sih,
> yang namanya nabi/rasul itu dibekali sama Tuhan
> yang namanya mujizat (selain tentunya kitab
> suci). Soal contoh, kayaknya loe udah pada tau
> deh ?
> Yang gue mau tanya, apa ya mujizatnya nabi
> S.A.W. ?
> Selama ini sih, muslim bilang ya Al Qur'an !
> Padahal yg namanya mujizat itu, misal : Musa
> bisa membelah laut merah, mendatangkan kutuk
> buat bangsa Mesir. Trus, Isa a.s., bisa
> menghidupkan orang mati dan membuat burung dari
> tanah liat !
> kalo S.A.W ? masih meningan david coperfield
> kemana-mana !
> hee ,.. hee ...
Mukjizat beliau:
1. Al Qur'an
Al-Qur'an terjaga kemurniannya.
Al-Qur'an tidak memuat ayat-ayat meragukan.
2. Isra' dan Mi'raj
Perjalanan malam dari Masjidil Haram di Makkah ke Masjidil Aqsha di
Palestina dalam tempo semalam; terus naik ke langit ke tujuh, kemudian
ke Sidratul Muntaha.
3. Membelah bulan (hadits Riwayat Bukhari dan Muslim)
4. Mengeluarkan air dari sela-sela jemari tangan (hadits Riwayat
Bukhari dan Muslim), dll.
Al Qur'an adalah mukjizat beliau yang sampai sekarang masih dapat
disaksikan.
> Nama: lukmanul hakim
>
Alamat E-mail: [email protected]
>
Kota: pasuruan - jatim
>
Negara: indonesia
>
Tanggal: 27-May-2003 03:24:42
> QS.41-Fushshilat : (2) "diturunkan dari Tuhan
> yang maha pemurah lagi maha penyayang (3) Kitab
> yang dijelaskan ayat-ayatnya yakni bacaan dalam
> bahasa Arab untuk kaum yang mengetahui
> SIAPA YG MENGETAHUI ?
> QS.42-Asy Syuura : (7)Demikianlah Kami wahyukan
> kepadamu (Muhammad) Al Qur'an dalam bahasa Arab
> supaya kamu memberi peringatan kepada Ummul Qura
> (penduduk Mekah) dan penduduk sekelilingnya.
> (ingat lho, penduduk sekelilingnya, bukan
> seluruh bumi !)
> KENAPA HARUS UTK PENDUDUK TERSEBUT ?
> mereka adalah orang-orang musyrik penyembah
> berhala (Arab Jahiliyah)
> QS.54 - Al Qamar (19) : maka apakah patut kamu
> (hai orang musrik) menganggap al lata, al uzza
> (20) dan manah, yang ketiga yang paling
> terkemudian (sbg anak perempuan Allah) ?
"Mereka itulah orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah, maka
ikutilah petunjuk mereka. Katakanlah: "Aku tidak meminta upah kepadamu dalam
menyampaikan ." Al-Qur'an itu tidak lain hanyalah peringatan UNTUK SELURUH
UMAT." Surah 6-Al An'aam (90)
"Dan Kami tidak mengutus kamu, melainkan kepada UMAT MANUSIA SELURUHNYA
sebagai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi peringatan, tetapi
kebanyakan manusia tiada mengetahui." Surah 34-Saba' (28)
> Bandingkan dengan Injil
> Markus 16 (15) : lalu Yesus berkata kepada murid-
> muridnya : pergilah ke seluruh dunia,
> beritakanlah Injil kepada segala mahluk !!!!
> itu aja yang ingin aku sampaikan sebagai
> seorang 'pembawa peringatan' !!
> Paling jawabannya, Injil yang sekarang palsu !
Lembaga Biblika Indonesia memberi catatan Markus 16:9-20 (termasuk ayat yang
Anda kutip) sebagai berikut:
"....beberapa (sedikit) naskah dan terjemahan mengakhiri Injil Markus dengan
bagian ini, sehingga tidak memuat ayat 9-20. Lihat cataan berikutnya. Bagian
ini kiranya dalam abad ke II Mas baru ditambahkan pada Markus ayat 9-20.
.... Beberapa naskah antara lain naskah yang paling penting, Vatikanus dan
Sinaitikus, tidak memuat bagian penutup ini. ....dst"
Selengkapnya lihat "Kitab Suci Perjanjian Baru", Lembaga Biblika Indonesia,
Arnoldus Ende 1978/1979, h.131-132.
Sedang ayat yang ini tanpa catatan:
Matius 15:24
Jawab Yesus: "Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat
Israel."
> Kalau bener ada yang palsu ada yang asli, TOLONG
> DONG TUNJUKAN !!!! jangan asbun. Dosa lho
Ya Anda minta tunjukin sama para pakar Alkitab. Saya tahunya ada ayat
meragukan dan ayat tidak asli juga dari mereka, kok.
> Nama: divagama
>
Alamat E-mail: [email protected]
>
Kota: pasuruan
>
Negara: indonesia
>
Tanggal: 27-May-2003 07:44:09
> jelas Al Qur'an tidak akan menyebut Isa a.s.
> (Yesus) sbg Tuhan, krn memang Al Qur'an ada
> untuk membantah Injil dan kita semua tahu, sampe
> sekarang, bagaimana bencinya orang-orang Arab
> thdp orang Yahudi (apalagi jamannya Nabi
> Muhammad S.A.W !!).
> Orang Arab menyangka Injil itu kitab sucinya
> orang Yahudi. Dan krn Yahudi musuh mereka (saat
> itu, dalam segala bidang) maka Nabi
> Muhammad 'mencari' cara bagaimana membangkitkan
> semangat perlawanan orang Arab terhadap Yahudi !!
> Asal anda tahu saja, sampai saat ini pun, agama
> Yahudi (bukan orang Yahudi) menolak Injil (sama
> seperti umat Muslim sekarang) dan mengkafirkan
> Yesus !!
Umat Muslim tidak mengkafirkan Nabi Isa
--'alaihi`s-salam--, bahkan menghormatinya sebagai salah satu utusan (rasul)
Allah.
> Kembali pada soal, benarkah Yesus Tuhan, Al
> Qur'an memang tidak menyebutkan secara gamblang.
> Namun kalau kita melihat dengan hati nurani yang
> jernih, apa yang diceritakan oleh Al Qur'an soal
> Isa a.s., mungkin membuka celah sedikit untuk
> (minimal) berargumen bahwa Yesus adalah Tuhan
> yang 'turun' ke dunia mengambil rupa manusia !!
> Jadi, bukan orang yang kemudian di jadikan Tuhan.
> QS.3 - Ali Imran (45): Ketika malaikat
> berkata: 'hai Maryam, sesungguhnya Allah
> menggembirakan kamu (dengan kelahiran seorang
> putra), dengan kalimat dari padaNya, namanya
> Almasih Isa putra Maryam, seorang TERKEMUKA DI
> DUNIA DAN AKHIRAT ... "
> (49) " ... sesungguhnya aku (Isa a.s.) telah
> datang kepadamu untuk membawa sesuatu tanda
> (mukjizat)yaitu aku MEMBUAT DARI TANAH SEBENTU
> BURUNG kemudian aku MENIUPNYA, maka ia MENJADI
> SEEKOR BURUNG ... dan aku MENGHIDUPKAN ORANG
> MATI ... "
[1] Semua itu dengan seizin Allah. Kenapa kata-kata "dengan seizin Allah"
tidak sekalian Anda kutip. Saya sering dapati ayat itu dikutip orang Kristen
dengan membuang kata-kata "dengan seizin Allah".
Seumpama Yesus adalah Tuhan yang 'turun' ke dunia mengambil rupa manusia,
maka ia tidak perlu izin Allah.
Yohanes 5:30
Aku tidak dapat berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri; Aku menghakimi sesuai
dengan apa yang Aku dengar, dan penghakiman-Ku adil, sebab Aku tidak
menuruti kehendak-Ku sendiri, melainkan kehendak Dia yang mengutus Aku.
Seumpama Yesus adalah Tuhan yang 'turun' ke dunia mengambil rupa manusia,
maka ia tentu dapat berbuat apa-apa dari dirinya sendiri.
[2] Dan Isa a.s. membawa tanda (mukjizat) dari Tuhanmu. Mengapa kata-kata
"dari Tuhanmu" Anda hilangkan. Kebiasaan ini sering saya dapati pada
orang-orang Kristen, terutama penginjil.
QS.3 - Ali Imran (49) Dan Rasul kepada Bani Israil : "Sesungguhnya aku telah
datang kepadamu dengan membawa sesuatu tanda DARI TUHANMU, yaitu aku membuat
untuk kamu dari tanah berbentuk burung; kemudian aku meniupnya, maka ia
menjadi seekor burung DENGAN SEIZIN Allah; dan aku menyembuhkan orang yang
buta sejak dari lahirnya dan orang yang berpenyakit sopak; dan aku
menghidupkan orang mati DENGAN SEIZIN Allah; dan aku kabarkan kepadamu apa
yang kamu makan dan apa yang kamu simpan di rumahmu. Sesungguhnya pada yang
demikian itu adalah suatu tanda bagimu, jika kamu sungguh-sungguh beriman.
> Siapa yang terbesar di dunia & akhirat ?
> Presiden USA mungkin orang terkemuka di dunia,
> tapi di akhirat, dia sama dengan orang biasa
> yang percaya kepada Tuhan, bahkan mungkin jauh
> lebih rendah !! Nabi-nabi pun, didunia terkemuka
> tapi di akhirat, mereka tetap utusan Tuhan.
> Tidak ada ayat yang mengatakan hal tersebut
> untuk nabi lainnya, tidak juga Muhammad. Hanya
> TUHAN saja yang terkemuka DIDUNIA & AKHIRAT !!
Yang terkemuka DIDUNIA & AKHIRAT itu perlu izin Tuhannya.
Maka apakah TUHAN mempunyai Tuhan sehingga memerlukan izin Tuhan yang
dipunyainya itu?
QS.3 - Ali Imran (49) Dan Rasul kepada Bani Israil : "Sesungguhnya aku telah
datang kepadamu dengan membawa sesuatu tanda DARI TUHANMU, yaitu aku membuat
untuk kamu dari tanah berbentuk burung; kemudian aku meniupnya, maka ia
menjadi seekor burung DENGAN SEIZIN Allah; dan aku menyembuhkan orang yang
buta sejak dari lahirnya dan orang yang berpenyakit sopak; dan aku
menghidupkan orang mati DENGAN SEIZIN Allah; dan aku kabarkan kepadamu apa
yang kamu makan dan apa yang kamu simpan di rumahmu. Sesungguhnya pada yang
demikian itu adalah suatu tanda bagimu, jika kamu sungguh-sungguh beriman.
Yohanes 5:30
"Aku tidak dapat berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri; Aku menghakimi sesuai
dengan apa yang Aku dengar, dan penghakiman-Ku adil, sebab Aku tidak
menuruti kehendak-Ku sendiri, melainkan kehendak Dia yang mengutus Aku."
Yang terkemuka DIDUNIA & AKHIRAT itu tidak dapat berbuat apa-apa dari
diri-Ku sendiri. Ia tidak menuruti kehendaknya sendiri, melainkan kehendak
Dia yang mengutusnya.
Apakah TUHAN tidak dapat berbuat apa-apa dari dirinya sendiri?
Apakah TUHAN diutus Tuhan, sehingga TUHAN tidak menuruti kehendaknya
sendiri, melainkan kehendak Tuhan yang mengutusnya?
> Lalu, siapa yang bisa membuat mahluk hidup
> (burung) dari segumpal tanah ? Dari manusia di
> ciptakan sampai tehnologi canggih sekarang,
> TIDAK ADA YANG SANGGUP membuat mahluk hidup dari
> tanah, kemudian ditiup (diberi nyawa)dan jadi
> mahluk hidup !!
> Hanya TUHAN saja yang mampu, seperti ketika
> menciptakan Adam dari tanah !!
Makanya Nabi Isa perlu izin Tuhan untuk melakukannya.
Nabi Isa tidak dapat membuat mahluk hidup (burung) dari segumpal tanah dari
dirinya sendiri. Ia tidak dapat berbuat apa-apa dari dirinya sendiri.
> Lantas, siapa yang bisa membangkitkan orang
> mati ?
> Hanya TUHAN saja yang mampu mencabut dan
> memberikan nyawa !
Benar, hanya TUHAN saja yang mampu mencabut
dan memberikan nyawa. Makanya Nabi Isa perlu izin TUHAN untuk membangkitkan
orang mati.
Nabi Isa tidak membangkitkan orang mati dari dirinya sendiri.
Ia tidak dapat berbuat apa-apa dari dirinya sendiri.
> Jadi, salahkah kalau kita berpikir Yesus itu
> adalah Tuhan dalam rupa manusia !!
Saya minta tolong Anda tunjukkan ayat Alkitab yang menyatakan Yesus berkata
bahwa dirinya adalah Tuhan dalam rupa manusia.
Mengapa dikatakan 'Tuhan dalam rupa manusia' jika memerlukan izin Tuhan yang
mengutusnya?
Kenapa dikatakan 'Tuhan dalam rupa manusia' bila tidak dapat berbuat apa-apa
dari dirinya sendiri?
Itu namanya bukan 'Tuhan dalam rupa manusia', tapi cukuplah 'manusia'.
> oke, andaikan dia bukan Tuhan, Isa-lah nabi yang
> paling terbesar dan pantas diikuti karena
> mukjizatnya yang maha luar biasa !!
Mukjizat itu telah lewat. Namun Al-Qur'an masih tetap ada sampai sekarang.
Maka, Al-Qur'an lah mukjizat yang maha luar biasa !!
Kemurniannya terjaga hingga kini. Tak satupun ayatnya diragukan.
Tidak seperti Alkitab yang terkotori tangan-tangan manusia jahil, sehingga
puluhan ayatnya diragukan. Dan Muhammad-lah nabi yang paling mulia dan
pantas diikuti.
> Terima kasih !!
Terima kasih kembali.
Dan maaf apabila saya mengulang-ulang kalimat yang intinya serupa. Saya
harap Anda tahu titik keberatan saya (dan juga umat Islam) dalam permasalahan ini.
> Nama: divagana Alamat
>
E-mail: cigoht
>
Kota: pasuruan
>
Negara: indonesia
>
Tanggal: 27-May-2003 08:14:01
> cuma mau tanya nih, di dalam Al Qur'an, banyak
> ayat dimana Tuhan dalam berfirman, HARUS pake
> sumpah-sumpah segala !
> Gue ngambil contoh dikit aja !
> QS.69 - Al Haaqaah (38): Maka Aku bersumpah
> dengan apa yang kamu lihat ....
> QS.79 - An Naaziaat (1): Demi (malaikat-
> malaikat) yang mencabut nyawa dengan keras ...
> QS.81-Attakwiir (15): Sungguh, Aku bersumpah
> dengan bintang-bintang ..
> Dan yang lebih aneh lagi ini,
> QS.70 - Al Ma'aariij (38): Maka Aku bersumpah
> dengan TUHAN yang mengatur tempat terbit dan
> terbenamnya matahari, bulan dan bintang.
> Sesungguhnya KAMI benar-benar Maha Kuasa ..
cuma mau tanya juga nih, di dalam Alkitab, juga
ada ayat dimana Tuhan dalam berfirman, HARUS pake
sumpah-sumpah segala !
Gue juga ngambil contoh dikit aja !
Kejadian 22:15- 16
22:15 Untuk kedua kalinya berserulah Malaikat TUHAN dari langit kepada
Abraham
22:16
kata-Nya: "Aku bersumpah demi diri-Ku sendiri -- demikianlah firman TUHAN
--: Karena engkau telah berbuat demikian, dan engkau tidak segan-segan untuk
menyerahkan anakmu yang tunggal kepada-Ku,
Keluaran 32:13
Ingatlah kepada Abraham, Ishak dan Israel, hamba-hamba-Mu itu, sebab kepada
mereka Engkau telah bersumpah demi diri-Mu sendiri dengan berfirman kepada
mereka: Aku akan membuat keturunanmu sebanyak bintang di langit, dan seluruh
negeri yang telah Kujanjikan ini akan Kuberikan kepada keturunanmu, supaya
dimilikinya untuk selama-lamanya."
Bilangan 14:28
Katakanlah kepada mereka: Demi Aku yang hidup, demikianlah firman TUHAN,
bahwasanya seperti yang kamu katakan di hadapan-Ku, demikianlah akan
Kulakukan kepadamu.
> Apakah ini Firman dari Tuhan ? Koq Tuhan
> bersumpah atas nama Tuhan bahwa Tuhan Maha
> Kuasa !
> weleh-weleh ...
Koq dalam Alkitab Tuhan bersumpah atas nama Tuhan.
> Semoga direnungkan dan buka mata hati, jangan
> tertutup oleh fanatik buta !! Soal keselamatan
> bukan main-main, sebab kehidupan sesudah mati
> itu KEKAL. Tidak ada lagi kesempatan untuk
> bertobat jika sudah menghadap kepadaNya.
Semoga direnungkan dan buka mata hati, jangan
tertutup oleh fanatik buta.
Harapan gue (umat Islam), janganlah menanyakan
sesuatu, YANG JUSTRU di Alkitab juga ada !!
Jangan bilang, dimata orang ada belek, sementara
di mata sendiri ada balok !! Bagaimana mungkin
bisa bilang di mata orang ada belek, kalau di
mata sendiri ada balok yang menghalangi.
> Kita diberi akal oleh Tuhan untuk digunakan
> mencari kebenaran bukan fanatik buta !!
Maka, marilah kita cari kebenaran, bukan fanatik buta.
> Sekian dan terima kasih.
Terima kasih kembali.
> Nama: divagama
>
Alamat E-mail: [email protected]
>
Kota: pasuruan - jatim
>
Negara: indonesia
>
Situs Pribadi: kenapa sih nuduh ?
>
Tanggal: 27-May-2003 09:13:53
> Muslim menuduh bahwa Injil yang sekarang palsu
> dan yang asli dimusnahkan !
Lha menurut Anda, Injil yang sekarang ini asli atau tidak?
Apa makna asli bagi Anda?
> Ada juga yang
> bilang, Injil itu disalin dari ratusan lembar
> yang terpisah-pisah kemudian dijadikan satu, dan
> saat penyalinan itu ada yang ditambahi ada yang
> dikurangi !! oaalah ..
Yang bilang ada yang ditambahi itu para pakar Alkitab sendiri.
> Kalian kalau baca Al Qur'an pasti tahu dong,
> kalau kitab suci ente, prosesnya juga begitu !
> Al Qur'an tidak diturunkan tumplek blek oleh
> Tuhan dari langit dalam bentuk buku yang sudah
> jadi seperti sekarang !!
> Di mukadimah Al Qur'an sendiri dijelaskan
> bagaimana proses pembukuan Al Qur'an !!
> Dari ratusan media penulisan Al Qur'an (kulit
> binatang, pelepah, dsb) yang terpencar-pencar,
> (setelah Nabi Muhammad wafat) barulah di satukan
> dalam bentuk buku. Dan itu dilakukan setelah
> sang Nabi wafat, dan prosesnya pun tidak cukup
> satu kali dalam masa 1 kalifah !!
Nah, Anda menulis tentang proses. Coba dibandingkan:
Berikut ini adalah proses terbentuknya Perjanjian Baru:
Tahun 30 Penyaliban
Tahun 50 Surat Pertama Paulus
Tahun 62 Surat Paulus Terakhir
Tahun 65-70 Injil Markus
Tahun 70? Surat Paulus kepada Jemaat Ibrani
Tahun 80 Injil Lukas
Tahun 85-89 Injil Matius
Tahun 90 Kisah Rasul
Tahun 90-100 Injil Yahya (Yohanes) dan Surat pertamanya
Tahun 95-100 Kitab Wahyu
Tahun 100? Timotius 1 dan 2, dan Titus
Dari keterangan di atas, setidaknya memakan
waktu 70 tahun semenjak penyaliban, sehingga terbentuk Perjanjian Baru.
(Lihat "The Origin and Transmission of the New Testament" oleh L.D. Twilley
B.D., 1957, h.26 & 51).
Untuk Perjanjian Lama, saya kutipkan dari
"Bibel, Quran dan Sains Modern" oleh dr. Maurice Bucaille, terjemahan Prof.
Dr. H.M.Rasjidi, Cet-14, 2001, h.21:
"Perjanjian Lama merupakan kumpulan
pasal-pasal yang panjangnya tidak sama dan isinya bermacam-macam, ditulis
dalam kurun waktu sembilan abad dengan beberapa bahasa dan dimulai
dengan tradisi lisan. ...."
Bayangkan, 900 tahun!
Sedang pembukuan Al-Qur'an selesai pada zaman shahabat Nabi S.A.W. yang
mereka sezaman dengan Nabi S.A.W.
> Nah, mau tanya nih, apakah ADA JAMINAN kalau
> dalam proses pembukuan Al Qur'an itu (dari
> puluhan bahkan ratusan media), para sahabat Nabi
> tidak melakukan kesalahan !! Toh mereka adalah
> manusia biasa, apalagi, saat proses itu
> berlangsung, Nabi sudah wafat !!
Tentu ada jaminan:
"Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Qur'an, dan sesungguhnya Kami
benar-benar memeliharanya." (Surah 15-Al Hijr: 9)
Kemudian apakah ADA JAMINAN kalau dalam proses penyusunan Perjanjian Baru
selama +- 70 tahun, para penyusunnya tidak melakukan kesalahan !! Toh mereka
adalah manusia biasa.
> Dan dijelaskan pula, bahwa dalam proses itu,
> kalo ada yang ragu tentang suatu ayat, maka yang
> diambil adalah berdasarkan sahabat yang PALING
> KUAT hafalannya. Jadi, sekali lagi, berdasarkan
> hafalan belaka !!!
Lho, apa masalahnya. Hafalannya khan PALING KUAT. Anda sendiri yang menulis.
Sekali lagi PALING KUAT. Saat itu tradisi lisan memang sangat berkembang.
Lha Alkitab disusun hanya mengandalkan cerita dari lisan ke lisan, bukan
dari hafalan. Pepatah: jika titip uang mungkin tetap mungkin berkurang, tapi
kalo titip cerita, jangan harap kurang, biasanya malah lebih.
> Nah, anehnya lagi, setelah tersusun (menurut
> mereka) secara rapi, lembaran-lembaran Qur'an
> yang dari berbagai media itu dimusnahkan
> (dibakar !!!).
> Maka, hilanglah dokumen asli yang paling otentik
> itu !!
> Sekarang numpang nanya, apa maksudnya sahabat
> Nabi (gue gak inget namanya, tapi kalian baca
> aja di mukadimah Al Qur'an terbitan DepAg),
> MEMBAKAR dokumen asli YANG SEHARUSNYA DIJAGA !!!
Sayang saya tidak bisa tanya sama mereka, sahabat Nabi.
Mereka sudah pada meninggal semua.
> Kalau memang tidak ada apa-apa, TENTU dong, biar
> pun sudah dibukukan, yang aslinya TIDAK PERLU
> DIMUSNAHKAN !!!
> Ini bukan pendapat gue pribadi, tapi dari Al
> Qur'an terbitan Dep. Agama !!
> Harapan gue (kaum Kristiani), janganlah menuduh
> sesuatu, YANG JUSTRU dilakukan oleh para
> pendahulu kamu !!
> Jangan bilang, dimata orang ada belek, sementara
> di mata sendiri ada balok !! Bagaimana mungkin
> bisa bilang di mata orang ada belek, kalau di
> mata sendiri ada balok yang menghalangi !!!
Sudah saya coba jelaskan sesingkat mungkin.
Kalo kepanjangan saya takut tidak dibaca.
> sekian dan terima kasih !!
Sekian juga dan terima kasih atas tulisan Anda yang cukup panjang.
> Nama: divagama
>
E-mail: [email protected]
>
Kota: jakarta
>
Negara: indonesia
>
Situs Pribadi: klarifikasi
>
Tanggal: 27-May-2003 09:35:49
> Gue sih cuma ngasih tau aja, jangan nuduh Injil
> itu palsu, SEBAB kalau itu dilakukan sama saja
> menuduh Al Qur'an itu sendiri PALSU !!
> Lho koq bisa begitu ?
> Kalau kita baca Al Qur'an, banyak yang ngambil /
> nyontek dari Alkitab Perjanjian Lama (Taurat &
> Zabur) dan Perjanjian Baru (Injil).
> Coba baca tentang kisah para Nabi (Adam, Nuh,
> Musa, Daud, Isa, dll), semuanya mirip dengan
> yang ada di kitab sucinya orang Kristen !!
> Cuma bedanya, kalau di Alkitab semuanya SERBA
> JELAS, LENGKAP, dan TERATUR URUTANNYA,di Al
> Qur'an HANYA SEPOTONG-SEPOTONG dan DIULANG-
> ULANG !!
> Gue gak nuduh, TAPI ITULAH KENYATAANNYA !!! Baca
> dong Al Qur'an ?! > Pertanyaannya, kalau ada 2 buku yang sama isinya
> namun beda tahun penerbitannya, MANA YANG
> MENIRU ?? Jawabnya, tidak ada yang meniru; 2 buku itu penulisnya sama.
Tapi buku yang satu, ada yang mengedit.
> Dan, lebih tahu mana (orang Israel atau orang
> Arab), segala cerita tentang nenek moyang mereka
> (Yaqub, Ishak, Yusuf, Musa, Daud, Sulaiman, Isa,
> dll) ? Yang lebih tahu adalah Tuhan mereka semua.
> mungkinkah orang Arab (meng-klaim) lebih tahu
> sejarah orang Israel, dari pada bangsa Israel
> sendiri- ? sementara orang Arab sendiri
> bersumber (itu pun sepotong-sepotong) dari kitab
> sucinya orang Israel ??
Berikut kutipan dari "Bibel, Quran dan Sains
Modern" oleh dr. Maurice Bucaille, h.147-148:
"Observasi ini sangat penting, oleh karena di
negara-negara Barat, orang-orang Yahudi, Kristen atau ateis semuanya
berpendapat tanpa bukti sedikitpun, bahwa Muhammad menulis (mengarang) Quran
atau memerintahkan orang menulis (mengarang) Quran dengan meniru Bibel.
Orang mengira bahwa riwayat Quran tentang sejarah agama mengutip dari
riwayat-riwayat Bibel. Sikap semacam itu sama sembrononya dengan sikap orang
yang mengatakan bahwa Yesus telah menipu orang-orang pada zamannya dengan
mengatakan bahwa ia mendapat inspirasi dari Perjanjian Lama selama ia
berdakwah. Kita mengetahui bahwa seluruh Injil Matius didasarkan atas
kontinuitas dengan Perjanjian Lama. Ahli tafsir mana yang berani melepaskan
kenabian Yesus oleh karena sebab tersebut (kontinuitas dengan Perjanjian
Lama)? tetapi begitulah orang menilai Muhammad di negara-negara Barat:
"all he did was copy the Bible" ("Muhammad hanya meniru Bibel").
Hal ini tentu saja merupakan penilaian yang sangat
dangkal yang tidak memperdulikan kenyataan bahwa
Bibel dan Quran dapat memberikan versi
yang berlainan. Tetapi orang menganggap sepi perbedaan-perbedaan riwayat
antara Quran dan Injil. ...."
Kemudian di h.175:
"Adanya perbedaan yang
mencolok antara riwayat Bibel dan riwayat Quran tentang penciptaan
kosmos adalah sangat menarik perhatian karena semenjak permulaan timbulnya
Agama Islam, Nabi Muhammad selalu dituduh telah menjiplak isi Bibel. Dalam
hal penciptaan kosmos ini, tuduhan semacam itu sama sekali tidak mempunyai
landasan."
Lalu di h.176:
"Jawaban terhadap beberapa keberatan
Tak dapat dibantah lagi bahwa terdapat persamaan
antara riwayat Bibel dan riwayat Quran mengenai hal-hal lain pada
penciptaan-penciptaan, khususnya yang mengenai sejarah
keagamaan.
Akan tetapi kita sangat heran karena di negara-negara Barat orang tidak
merasa keberatan terhadap Yesus karena Yesus menyebutkan soal-soal yang sama
dan ajaran-ajaran Injil, sedangkan mereka (orang Barat) itu mendakwa
Muhammad sebagai seorang nabi palsu karena dalam ajaran-ajarannya
menyebutkan hal-hal tersebut serta melukiskannya sebagai wahyu. Tetapi mana
buktinya bahwa Muhammad telah menjiplak dalam Quran hal-hal yang para
pendeta Yahudi mengajarkan atau mendiktekannya. ....."
> Kalau saya ungkapkan begini, bukan bermaksud
> membela orang Yahudi, namun untuk meng-
> klarifikasi kekeliruan banyak orang-orang -TIDAK
> SEMUA- (bukan Al Qur'an) Islam yang selalu
> menyerang ke-Kristen-an hanya dengan berdasar
> pada asumsi-asumsi, praduga-praduga, cerita para
> kyai, dsb TANPA mereka tahu sendiri mau
> mempelajari dulu apa yang diserangnya ? Saya juga mengungkap begitu, untuk mengklarifikasi kekeliruan banyak
orang-orang -TIDAK SEMUA- Kristen yang selalu menyerang ke-Islam-an dengan
memotong ayat dan hadits serta membuat cerita-cerita bohong.
....lanjut ke
halaman 2 |