Al-Qur'an Berbicara Tentang Kristen

Di awal pertumbuhan agama Kristen, pertikaian di kalangan pemeluknya menimbulkan perpecahan yang melahirkan dua kelompok besar. Pertama, Unitarianisme yang berkeyakinan bahwa Yesus hanyalah manusia biasa utusan Tuhan dan sama sekali tidak memiliki zat ketuhanan sedikitpun. Kedua, Trinitianisme yang beranggapan  bahwa Yesus itu di samping berkodrat manusia, dia adalah Tuhan Allah yang lahir dan disalib utuk menebus dosa-dosa manusia.

Dua kelompok ini saling menuduh sesat pihak lawannya. Sehingga diadakan Konsili Nikea tahun 325 M, yang memutuskan bahwa Yesus adalah Tuhan.

Enam Abad setelah Yesus lahir, Al-Qur'an sebagai kitab suci umat Islam membicarakan kepercayaan agama Masehi tersebut. tetapi Kristen mana yang ditusing oleh Al-Qur'an sebagai kepercayaan sesat: Unitarianisme, Trinitianisme, atau lainnya?

Mungkinkah pembahasan Al-Qur'an tentang agama Nasrani itu sudah tidak relevan lagi, karena yang dibicarakan Al-Qur'an adalah Kristen yang ada di Jazirah Arab di masa Nabi Muhamad yang dulu dianggap sesat oleh Gereja Romawi dan sekarang mereka hampir tidak ada lagi? Ataukah Katolik, Protestan, dan sekte-sekte lainnya yang masih eksis sampai hari ini dianggap menyimpang dari ajaran Yesus (Nabi Isa as.) oleh Al-Qur'an? 

Judul Buku:

Al-Qur'an Berbicara Tentang Kristen

 

Penulis:

Prof. Dr. H. Imam Muchlas

Masyhud SM.

 

Cetakan:

Pertama, September 1999

Ketujuh, Oktober 2001

 

Dimensi:

Lebar x panjang: � 14 cm x 21 cm

Tebal: � 1,1 cm (xviii + 225 halaman)

 

Harga:

� Rp. 21.000,00

 

Penerbit:

Pustaka Da'i


| indeks topik | kajian teologis | pustaka deedat | pustaka dialog antar-agama |

 

Copyright � 2002 on their respective owners. All rights reserved.

Editing terakhir: Senin, 10 Maret 2003 05:59

Hosted by www.Geocities.ws

1