Bibel, Quran dan Sains

BIBEL, QUR'AN DAN SAINS


SARI BUKU INI

Saudara & saudari:

Saya baru saja membaca sebuah buku yang sangat disarankan bagi semua Muslim, khususnya Muslim yang aktif berda'wah. Saya akan mencoba untuk merangkum buku ini dalam beberapa halaman berikut untuk Anda untuk merangsang pikiran Anda agar membaca keseluruhan buku. Buku ini berjudul Bibel, Quran dan Sains Modern (The Bible, The Quran and Science) oleh Dr. Maurice Bucaille, seorang spesialis bedah berkebangsaan Perancis. Buku ini diterbitkan oleh American Trust Publications pada tahun 1979. Dr. Bucaille menyatakan bahwa sebagai seorang berpendidikan dengan pikiran ilmiah, adalah sangat sulit untuk percaya kepada suatu kitab suci dengan firman Tuhan sebagai sumber pengetahuan tertinggi (ultimate) jika kitab suci itu bertentangan dengan sains modern. Dengan hal itu di benaknya, ia menyimpulkan bahwa Kitab Suci A-Qur'an adalah firman Tuhan yang tak terubah oleh manusia dan tidak berseberangan dengan ilmu pengetahuan. Dalam kasus Perjanjian Lama atau Perjanjian Baru, modifikasi manusia telah membuatnya tidak dapat diterima secara ilmiah. Untuk membuktikan pandangannya, ia  memberikan contoh-contoh berikut:

1. Penciptaan dunia: Kejadian 1:1: Dunia diciptakan dalam 6 hari, cahaya diciptakan pada hari pertama dan matahari diciptakan pada hari ke-4. Hal ini secara ilmiah tidak benar.

Al-Qur'an menyatakan bahwa Tuhan menciptakan dunia dalam 6 periode.

2. Kejadian 1:7 menandakan pada hari pertama air diciptakan dimana-mana dan Tuhan memisahkan air menjadi langit dan bumi pada hari ke-2. Hal ini secara ilmiah tidak benar. Pada mulanya, seluruh dunia adalah suatu massa gas dan kemudian memisah dan mendingin (hipotesis big bang).

Al-Qur'an menyatakan bahwa dunia adalah suatu massa gas sebelum berpisah.

3. Kejadian 1:13 menyatakan bahwa Tuhan menciptakan tumbuhan pada hari ketiga dan matahari diciptakan pada hari ke-4.

Secara ilmiah tidak diterima bahwa tanaman dapat bertahan hidup tanpa matahari.

4. Pada kalender Yahudi, tahun penciptaan adalah tahun 5755. Ini berdasarkan atas tanggal Nabi Adam datang ke bumi (Kejadian 4:1) dan dunia diciptakan.

Ini secara ilmiah tidak benar. Dunia diciptakan jutaan tahun yang lalu sebagaimana manusia di buka bumi.

5. Kisah banjir bah - Kejadian 6:7. Bibel menandakan bahwa banjir besar 4000 tahun lalu adalah menyeluruh (universal) dan seluruh dunia (bumi) hancurkan kecuali Nabi Nuh dan bahteranya. Hal ini secara ilmiah tidak mungkin dan secara historis tidak benar. Peradaban lain tetap ada 4000 tahun lalu dan tidak terpengaruh oleh banjir yang diceritakan tersebut.

Al-Qur'an menandakan bahwa banjir bah adalah kejadian lokal dan bukannya banjir universal.

Dr. Bucaille menyebut Bibel sebagai "ingatan-ingatan para utusan". Matius adalah seorang pejabat biasa yang menulis ingatannya terhadap Yesus, Markus adalah seorang saksi mata akan kehidupan Yesus, Lukas adalah seorang fisikawan yang menulis tenatng Yesus. Yohanes sangat dekat dengan Yesus dan menulis ingatannya, dan Paulus yang menulis surat-suratnya pada tahun 50 M, adalah seorang pendukung pemisahan Kristen dari Yahudi. Paulus tidak tahu Yesus saat Yesus masih hidup, namun melihat roh Yesus saat dia pergi ke Damaskus. Paulus menulis bagian besar dari Bibel dan mengajarkan bahwa lelaki Kristen boleh tidak bersunat dan boleh makan babi dengan tujuan supaya berbeda dengan Yahudi. Dia mengajukan banyak perbedaan antara Yahudi dan Kristen. Empat Injil dibuat 70-110 tahun setelah meninggalnya Yesus. Penggambaran berbagai kejadian berbeda dalam 4 Injil mengindikasikan adanya kekeliruan manusia.

6. Silsilah Yesus, menurut Matius dan Perjanjian Lama, menandakan bahwa Ibrahim (Abraham) hidup tahun 1850 SM, dan dari Ibrahim sampai Nabi Adam, manusia pertama, ada 20 generasi.

Hal ini secara ilmiah tidak benar. Dari menusia pertama sampai Nabi Ibrahim, mungkin ada jutaan tahun dan jutaan generasi.

7. Dr. Bucaille menunjukkan, dengan referensi, banyak kontradiksi antara 4 Injil dan surat-surat Paulus dalam kejadian-kejadian penting seperti meninggalnya Yesus, kebangkitan, kenaikan, dan jamuan terakhir (halaman 82-102).

Dr. Bucaille kemudian memeriksa Al-Qur'an dengan standar yang sama dan menunjukkan berbagai keajaiban Qur'an. Ia menyimpulkan bahwa Qur'an adalah kitab suci yang merupakan firman Tuhan keseluruhannya, tidak diganti oleh tangan-tangan manusia dan terjaga dalam bahasa dan naskah aslinya, dan tidak mungkin ditulis oleh Nabi Muhammad (SAW) tanpa wahyu dari Tuhan. Allah melalui Malaikat Jibril, menurunkan Qur'an kepada Nabi Muhammad (SAW) bagian demi bagian selama periode 23 tahun. Setelah Nabi mengungkap bagian-bagian yang diwahyukan, para shahabat beliau menulisnya; kemudian disatukan beberapa tahun setelah meninggalnya Nabi menjadi bentuk yang ada sekarang. Salah satu salinan asli Al-Qur'an yang dikumpulkan oleh Khalifah Utsman masih ada dalam bentuk aslinya di Museum Istanbul di Turki.

Saya harap Anda akan meluangkan waktu untuk membaca buku ini dengan detail. Semoga Allah memberkati Anda dan keluarga Anda.

 

(Diterjemah bebas dari url=(0050) http://www.beconvinced.com/science/BIQUSCIENCE.htm)

Editing terakhir: Sabtu, 08 Mei 2004 21:05

 

JELAJAH KE WWW.BECONVINCED.COM

Hosted by www.Geocities.ws

1