Persiapan Siswa Kelas XII SMAN Sumatera Selatan (Sampoerna Academy) Menghadapi Ujian Nasional (2011-2012)

 

    Ujian Nasional tingkat Sekolah Menengah Atas akan dilaksanakan pada tanggal 16 april mendatang. Semua sekolah sibuk mempersiapkan para siswanya untuk menghadapi Ujian Nasional. Begitu juga dengan SMA Negeri Sumatera Selatan (Sampoerna Academy), semua siswa sibuk mempersiapkan diri menghadapi Ujian Nasional.

    Saya mewawancarai salah satu siswa kelas XII SMA Negeri Sumatera Selatan, ia bernama Vidya Meila. Dia mengakuhttp://diahzhagaranygoblog.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.gifjika perasaannya saat ini sangat tegang dan bercampur takut sebab baginya Ujian Nasional adalah tahap pertama yang harus ia lewati, jika tidak lulus dia tidak akan bisa melanjutkan sekolahnya keperguruan tinggi. Dan ia pun mengatakan jika Ujian Nasional memberikan banyak manfaat untuknya yakni sebagai latihan untuk menghadapi Ujian-ujian lainya misalkan SNMPTN. Selain itu sebagai generasi pertama dari SMAN Sumatera Selatan, mereka adalah orang-orang pertama yang bakal menentukan baik buruknya citra sekolah adalah.

    Vidya sangat berharap ia bisa lulus dengan nilai yang memuaskan dan diatas standar. Untuk mewujudkan harapannya Vidya telah melakukan berbagai cara seperti mengikuti bimbingan belajar, mengumpulkan soal-soal dari kisi-kisi Ujian Nasional, serta menyelesaikan soal-soal dari buku Ujian Nasional ditahun lalu. Jadi ia lebih mengenal tipe-tipe soal yang biasa masuk di Ujian Nasional.

Lalu cara belajar, seperti yang kita tahu hampir semua sekolah memaksa para siswanya untuk belajar dan terus belajar demi mencapai nilai yang memuaskan. Vidya sendiri mengaku jika ia pernah merasa bosan karena harus belajar setiap saat. Tetapi jangan khawatir ia juga punya kiat-kiat untuk menghilangkan bosan atau kejenuhan dalam belajar. Menurutnya kebosanan dalam belajar itu timbul disaat kita mengerjakan suatu soal tetapi kita tidak bisa menjawabnya, kita bisa menghilangkan rasa jenuh itu dengan belajar bersama dengan teman-teman. Disaat kita tidak bisa menjawab soal-soal tersebut kita bisa bertanya, atau bertukar informasi dan belajar lebih me nyenangkan.

 

 

 

 

    Menurutnya usahanya dalam memaksimalkan persiapan menghadapi Ujian Nasional belum sampai 100% tetapi baru 70%, ia mengaku bahwa yang menjadi penghambat dalam belajarnya adalah banyaknya tugas-tugas dari sekolah yang harus ia kerjakan, jadi ia belum bisa fokus 100% pada persiapan Ujian Nasionalnya.

    Dari pihak sekolah sendiri telah melakukan berbagai cara dan memberikan sarana serta prasarana demi memudahkan para siswa SMAN Sumatera Selatan untuk menghadapi Ujian Nasional, seperti membayar tenaga pengajar yang propesional untuk memberikan belajar tambahan, bimbingan belajar dari Ganesha Operation setiap hari sabtu,penyediaan fasilitas untuk belajar yang cukup misalan buku-buku, atu koneksi internet seperti Wifi. Vidya merasa jika program ini sudah berjalan dengan baik karena pihak sekolah sudah memulai melaksanakannya dari beberapa bulan yang lalu.

    Ia berandai-andai jika salah satu dari siswa-siswi SMAN Sumatera Selatan ada yang tidak lulus atau hal itu terjadi pada dirinya sendiri. Orang yang paling ia salahkan adalah dirinya sendiri, karena mungkin saja itu terjadi karena usahanya yang kurang maksimal. Dan ia juga berjanji untuk tidak larut dalam kesedihannya, ia akan menjadikan hal itu sebagai bahan pelajaran dan motivasi untuk lebih baik kedepannya. Namun itu kan bayangan negatif, ia dan teman-temannya optimis untuk bisa lulus dengan nilai-nilai yang membanggakan. Begitu juga dengan seluruh siswa Sekolah Menengah Atas di Indonesia. (diah)