Home | Renungan

Beda Pengertian

Singkapkanlah mataku, supaya aku memandang keajaiban-keajaiban dari Taurat-Mu. -- Mazmur 119:18

Untuk merayakan ulang tahun jemaat, gereja kami mengadakan retret. Sejak awal panitia meniatkan acara ini sebagai ajang keakraban dan kegembiraan bersama. Maka, selain potong tumpeng dan renungan singkat, kegiatan selebihnya adalah permainan dan pertandingan serta makan bersama.

Di kelompok sel kami, ada satu keluarga baru yang ikut serta. Menyimak acara demi acara, mereka bertanya-tanya, kok semuanya serba hura-hura, tidak ada 'siraman rohani'-nya.

Kami menangkap apa yang mereka maksudkan. Retret dalam kamus mereka berasosiasi dengan keheningan, disertai dengan pendalaman dan perenungan firman secara intensif. Kami pun menyingsingkan lengan baju, mempersiapkan kegiatan saat teduh dadakan, khusus bagi kelompok sel keluarga ini.

Mengharapkan sesuatu, lalu mendapatkan suatu hal yang sama sekali berbeda, memang bisa mengecewakan. Karena itulah, sebagai orang Kristen kita didorong untuk menekuni firman Tuhan, agar kita memahami janji dan petunjuk Tuhan bagi kehidupan kita. Dengan demikian, kita bisa hidup sepadan dengan firman Tuhan dan mengalami berkat-Nya.

Alkitab juga mengingatkan, pikiran Tuhan itu jauh berbeda dari pikiran manusia. Kita memerlukan bimbingan Roh Kudus yang akan memberikan pencerahan dan pewahyuan. Karena itu, malam ini, marilah kita mengikuti doa Daud, meminta Roh Kudus untuk memperbarui pikiran kita dan menyelaraskan pengertian kita dengan kebenaran firman Tuhan. ***

Dimuat: Renungan Malam, Oktober 2004.

© 2004 Denmas Marto

Hosted by www.Geocities.ws

1