Team Operasi ABRI Sektor
0101 Aceh Timur pada hari Rabu tanggal 13 Agustus 1980 menembak hingga
meninggal dr.Muchtar yang menjabat
sebagai Menteri Dalam Negeri Gerakan Acheh Merdeka. Selain dr.Muchtar, seorang
pengawalnya yang bernama Daud Jenggot juga meninggal dunia. Kedua korban
tersebut ditembak oleh satuan ABRI dalam sebuah operasi di wilayah Arah
Sembilan Kecamatan Karangbatu Pulau Tiga Aceh Timur pada jam 02.00 Wib
dinihari.
Ditempat kejadian yang
berada disebuah gubuk, korban sedang beristirahat, setelah korban meninggal tidak ditemukan barang bukti senjata api
dan barang lainnya, kecuali pakaian yang melekat di badan korban. Jenazah dr.Muchtar diserahkan pada pihak
keluarga dan dikebumikan pada Rabu petang
tanggal 13 Agustus 1980.
SUMBER INFORMASI : Media Kompas Jakarta tanggal 15
Agustus 1980
Penembakan dua Anggota GAM di Lokop
Tanggal 8 Agustus 1980 terjadi crossfire (tembak-menembak) antara ABRI dengan Gerakan Acheh Merdeka Pimpinan dr. Muchtar di Desa Lokop. Dalam peperangan ini dua orang anggota GAM meningal dunia dan seorang lainnya mengalami luka berat. Ketiga nama korban tidak disebutkan. Team operasi ABRI juga menemukan barang bukti, berupa sepucuk senjata LE, dua granat tangan dan sebuah radio transistor. Sedangkan dR. Muchar berhasil meloloskan diri dari penyerangan pihak ABRI.
SUMBER INFORMASI :
Kompas Jakarta tanggal 15 Agustus 1980.
Dokter Zubair Meninggal di Seuneubok Acheh
Dokter Zubair, Menteri Kesehatan Acheh Merdeka ditembak hingga meninggal dunia oleh satuan ABRI di Desa Seuneubok Acheh Kecamatan Peureulak Kiras Kabupaten Aceh Timur pada hari Minggu sore. Selain Dokter Zubair, seorang pengawalnya yang bernama Zakaria juga meninngal dunia dan Ilyas Syamsuddin yang juga pengawal dokter bisa menyelamatkan diri dari kepungan dan tembak-menembak dengan pasukan ABRI.
Ciri-ciri
Doktor adalah gemuk dan ditemukan uang
dalam saku korban sebanyak 8.000. Pounsterling yang terlipat dalam bungkus
rokok Commodore Filter.
Jenazah
Dokter Zubair diserahkan pada pihak keluarga dan dikebumikan di Desanya Rantau
Panyang Kuala Simpang Kabupaten Aceh Timur.
KAITAN
PERISTIWA :
SUMBER INFORMASI :
Media Kompas Jakarta tanggal 28 Mei 1980.