Puja dan Cela
Tertegun aku.
Dulu kau terkenal orang baik.
Kini tak begitu.
Sikapmu membuatku muak.
Kau dulu ku puja, manja dan sayang.
Kiranya kau bersikap semanis-manisnya.
Sungguh aku yakin padamu sebenar-benarnya.
Kau seakan menawarkan surga.
Kini kau aku cela, olok dan caci.
Ak 'kan marah sejadi-jadinya.
Karna kau merendah mencela seburuk-buruknya.
Akankah kau merubah sikapmu begini?
Dulu kau yang ku puja, sekarang kau yang ku cela.