Kekasih

 

Terpana aku.

Kau tawarkan surga yang penuh madu susu.

Terkesima aku.

Kali ini kau berbicara semanis-manisnya.

Akankah kau berbaik hati sepanjang lamanya.

 

Aku hidup di dunia hanya untukmu.

Tapi kau hanya tersenyum malu-malu.

Pastikah itu tanda gejala cinta sucimu.

Sungguh aku tak tahu apa maksudmu.

 

Aku berkeluh kesah di pangkuanmu.

Sungguh kau berbicara bernasehat tanpa tersipu-sipu.

Kau memang tempat bersandarku.

Kau sungguh tempatku menangis.

Kaulah pacarku; kaulah kekasihku.

Hosted by www.Geocities.ws

1