Kangen
Jarak penyebab kesunyianku.
Waktu penyebab kesejukanku.
Kamarku kaku dan tak bergerak berbatas.
Di malam yang sepi dan hilang batas.
Orang akan mati; waktu pun terbatasi.
Karna fakta mengatakan begini.
Waktu kadang-kadang menyenangkan.
Jarak sesekali menyusahkan.
Sampai orang mengungkapkan demikian.
Aku kangen padamu sungguh.
Hingga aku merenung memikir di seberang jauh.
Masih saja waktu ini mengikis mematikan.
Sampai kita tak bisa berjumpakan.
Aku kangen padamu.
Akan tetapi bibirku tak mampu berbicara.
Karna kau berada jauh di seberang sana.
Aku kangen padamu.