Pulau yang Artistik

 

Aku kagum dengan perahu lusuh itu.

Dia berlayar di lautan luas dengan semangatnya.

Angin topan, badai dan halilintar ia hadapi dengan penuh kesabaran.

 

Sesekali angin topan menghantamnya.

Badai menerjangnya.

Halilintar pun datang mengoyaknya.

Perahu tersebut tetap tegar, kuat dan tak retak.

Rintangan yang ia hadapi tak membuatnya tenggelam.

 

Nahkoda pun memegang kendalinya.

Seakan-akan angin topan, badai dan halilintar tiada.

Yang ada di benaknya adalah pulau nun jauh di sana.

Pulau yang begitu indah, artistik dan mempesona.

Hosted by www.Geocities.ws

1