|
se
|
DOA DAN IMAN
Siang itu seorang pendeta mendapat tugas kemanusiaan, hingga harus melakukan
perjalanan jauh ke pedalaman Kalimantan Tengah. Di tengah jalan, kendaraan
yang ditumpanginya distop seorang wanita cantik yang berpakaian seksi dan
minim. Menyadari kursi di sebelah pendeta tadi kosong, dengan serta merta
cewek tadi duduk persis di sebelah pendeta.
Si pendeta berdoa, "Tuhan, jauhkanlah hamba dari segala godaan." Tapi si
wanita tetap saja menggelayut duduk di sampingnya. Setelah berjalan beberapa
lama, kendaraan yang ditumpangi berguncang lantaran jalanan rusak.
Akibatnya, bagian sensitif wanita tadi menyentuh tubuh sang pendeta. Untuk
kedua kalinya pendeta itu berdoa, "Tuhan, kuatkanlah iman hambamu."
Di sebuah tikungan tajam sopir tidak melihat kalau ada polisi tidur.
Akibatnya, kendaraan berguncang hebat dan bergerak tak keruan. Wanita tadi
ketakukan luar biasa, dan tanpa sadar memeluk sang pendeta erat-erat. Kali
ini, "Tuhan, terjadilah apa yang seharusnya terjadi," doanya (Radar Banjar,
28 Maret 2002).
|
|