|
Variabel Penulis-Teks |
Paragraf 1
Ahmad S, Membaca 2, hal. 131
Paragraf 2
Ahmad S, Membaca 2, hal. 130
Paragraf mana yang tampaknya lebih mudah? Kedua paragraf itu memiliki panjang yang hampir sama, tetapi keduanya memiliki perbedaan yang sangat besar dalam berbagai hal --yang secara mendasar hal-hal itu memberi kontribusi terhadap tingkat kesulitan bacaan. Paragraf 1 ditulis dalam tingkat kesulitan untuk kelas 4, sementara paragraf 2 ditulis dalam tingkat kesulitan untuk level perguruan tinggi.
Perhatikan kembali tiap-tiap pargaraf, hal-hal apa dari sisi tulisan yang membuat paragraf 1 lebih mudah atau paragraf 2 lebih sukar? Coba tuliskan hal itu berikut sebanyak yang Anda bisa temukan.
| Paragraf 1 | Paragraf 2 |
| -------------------------- | -------------------------- |
| -------------------------- | -------------------------- |
| -------------------------- | -------------------------- |
| -------------------------- | -------------------------- |
| -------------------------- | -------------------------- |
Dalam kedua paragraf itu, terdapat sejumlah perbedaan yang sangat besar. Beberapa perbedaan yang mencolok adalah:
Linguis, yakni orang yang mempelajari bahasa, mungkin mencatat beberapa perbedaan lain antara kedua paragraf itu. Beberapa ciri bahasa yang sangat teknis atau sangat subtil, biasa disebut variabel linguistik, diperkirakan mempengaruhi bagaimana mudah sukarnya suatu paragraf dipahami. Variabel-variabel linguistik itu meliputi misalnya jumlah silabi, jumlah pengulangan kata, dan susunan kata-kata di dalam sebuah kalimat. Sesungguhnya, salah satu variabel linguistik itu dapat menentukan tingkat kesulitan baca suatu paragraf. Terdapat sejumlah variabel yang sangat menentukan dibandingkan dengan yang lain yang perlu dicatat; yakni panjang kalimat, tingkat kesukaran kosa kata, dan kejelimetan konsep yang dibicarakan.
Panjang Kalimat: Suatu paragraf dengan kalimat yang sangat panjang menyebabkan proses membaca lebih sulit dan akan memaksa Anda membaca lebih lambat. Coba baca paragraf berikut; perhatikan tampaknya betapa panjang kalimat-kalimat di dalamnya yang menjadikan Anda perlu memperlambat kecepatan baca.
Ahmad S, Membaca 2, hal. 131
Kosakata; Suatu paragraf dengan kosa kata yang sukar atau kurang dikenal dapat menyebabkan hal yang sama--pemahaman menjadi sulit bahkan mustahil, dan rata-rata kecepatan baca sangat lambat. Cobalah baca paragraf berikut.
Gunawan, M. Seandainya Saya Wartawan Tempo, hal. 101
Ide dan Konsep; Sebagai tambahan terhadap ciri-ciri mekanis seperti itu, yang ketiga dari seperangkat variabel penulis-teks yang menentukan tingkat kesulitan adalah berkaitan dengan ide atau konsep yang disajikan dalam sebuah paragraf. Dalam contoh berikut, Anda akan melihat meskipun bahasa yang digunkan relatif sederhana, konsep yang dibicarakannya sukar.
Gorys K. Komposisi, hal. 225-226
Meskipun Anda tidak dapat berbuat apa pun untuk mengubah karakter tulisan yang menjadikannya sulit, Anda dapat mengubah pendekatan terhadap tulisan itu. Anda dapat agak memperlambat kecepatan baca jika membaca suatu paragraf dengan kalimat yang panjang, kompleks atau sebuah artikel yang menyajikan konsep yang sulit atau argumen yang kompleks. Atau Anda dapat meningkatkan kecepatan baca ketika bertemu dengan paragraf yang simpel dengan kosakata yang tidak jelimet. Dengan kata lain, Anda dapat menyesuaikan rata-rata kecepatan baca sesuai dengan karakteristik bahan bacaan.
Belajar menyesuaikan kecepatan baca sesuai dengan gaya dan isi suatu paragaf pada mulanya akan menuntut kesadaran. Jika sekarang Anda telah terbiasa membaca dengan tampilan yang sama, sebagai mana umumnya mahasiswa yang lain, selanjutnya Anda perlu memaksa diri Anda untuk selalu mengukur setiap bahan bacaan secara khusus sebelum memutuskan berapa cepat Anda harus membacanya.
Ketika Anda menggunakan teknik pra-baca, sesungguhnya Anda telah menerapkan langkah kecil dari kegiatan menyesuaikan kecepatan baca. Dengan prabaca, Anda telah membuat diri Anda lebih dekat dengan seluruh isi dan organisasi bacaan. Anda mungkin juga telah, sebagai bagian dari prabaca, melampaui satu langkah yang Anda bayarkan sebagai perhatian Anda terhadap seluruh kesulitan bahan bacaan. Dalam proses prabaca, Anda akan memperoleh contoh yang mamadai dari tulisan yang sebenarnya untuk dapat menguji tingkat kompelksitas keduanya, bahasa dan isi paragraf.
Memutuskan untuk mempercepat atau memperlambat membaca bagian tertentu dari sebuah tulisan tidak ada ketentuannya. Dari pengalaman Anda akan dapat memutuskan kapan Anda dapat mengubah kecepatan baca. Anda tidak begitu penting untuk mengetahui secara tepat berapa besar Anda perlu meningkatkan kecepatannya. Lebih jauh, yang penting adalah upaya untuk mengembangkan ketrampilan fleksibilitas --kemampuan mengubah kecepatan baca dalam merespon bahan bacaan secara alami.
Return to Variabel Kecepatan Baca