Problem-Problem Visual


Sebelum memperbincangkan esensi gerak mata dalam proses membaca, pertama Anda perlu menentukan apakah penglihatan Anda dapat bekerja dengan baik dalam kegiatan membaca dan atau tidak mengalami gangguan dengan penglihatan. Anda tidak mengalami gejala penglihatan jauh (hiperopia) dan penglihatan dekat (miopia) --dua gejala problem visual yang paling umum. Dengan demikian, efektivitas dan efisensi kemampuan mata dalam proses membaca dipengaruhi oleh faktor kesehatan, khususnya kesehatan mata.

Beberapa kelemahan dan penyakit mata yang merupakan problem visual perlu diketahui, sehingga dapat dicegah atau diatasi sebelum terlambat. Di antara kelemahan-kelemahan mata yang dapat didiskusikan di sini adalah hiperopia (lihat jauh), miopia (lihat dekat), presbiopia, dan astigmatisme

Hiperopia terjadi jika keadaan sinar dari bacaan yang masuk melalui lensa mata ketika membaca dari jarak dekat. Hal itu menjadikan fokus tidak tepat pada retina (fovea) atau jatuh di belakangnya. Akibat pemokusan yang tidak tepat ini, huruf-huruf pada bacaan jadi kurang jelas atau kabur. Huruf-huruf akan terlihat jelas jika jarak antara mata dan bacaan menjauh dan fokus akan tepat jatuh pada retina. Oleh karena itu, mata yang demikian disebut juga mata lihat jauh. Sebetulnya, ada beberapa gejala yang dapat dijadikan indikasi bahwa seseorang mengalami problem mata lihat jauh.

Sebaliknya, miopia adalah keadaan ketika sinar-sinar dari bacaan memokus di depan retina, sehingga huruf-huruf dari baacan itu juga kabur. Apabila bacaan didekatkan, fokus akan jatuh tepat pada retina dan huruf-huruf akan terlihat jelas. Dan mata yang demikian disebut mata lihat dekat.

Presbiopia adalah juga mata lihat jauh yang biasanya terjadi pada orang usia 40 tahunan ke atas. Mata lihat jauh ini umumnya terjadi karena lensa mata semakin mengeras karena usia lanjut. Sedangkan astigmatisme terjadi karena ada kekurangan pada selaput luar mata atau pada lensa mata, sehingga mata tidak dapat berfungsi secara normal. Keadaan ini mungkin disebabkan kekurangan keseimbangan yang terjadi pada otot-otot mata.

Selain itu, penyakit-penyakit mata yang perlu dicegah atau diatasi adalah glukoma, katarak, dan penyakit mata yang disebabkan oleh anemia, diabetes melitus atau tenakan darah tinggi. Pemerikasaan mata yang teratur adalah cara yang baik untuk mencegah penyakit mata. Tentu saja faktor makanan yang bergizi dan mengandung vitamin semisal vitamin A, B1, B2, dan C juga perlu dikonsumsi secukupnya.

Akhirnya, perlu juga dikemukakan bahwa mata juga perlu dijaga agar tidak terlalu lelah. Sebaiknya, mata harus istirahat sepuluh menit setiap satu jam membaca. Di sampaing itu, cahaya yang tidak cukup, kurang tidur, udara tak segar, dan sinar mata hari yang terlalu terang sedapat mungkin dihindari. Kesehatan mata dan kesehatan umumnya, tentu juga kesehatan pikiran, merupakan faktor penting dalam usaha meningkatkankemampuan membaca.

Dalam daftar berikut terdapat sejumlah gejala problem visual. Berikan tanda (V) pada kolom ya dan tidak jika gejala-gejala itu terjadi pada waktu Anda membaca untuk waktu yang cukup lama. Untuk beberpa item, Anda dapat meminta bantuan teman Anda untuk mengamati saat Anda membaca.

  1

Hosted by www.Geocities.ws