|
Meningkatkan Efisiensi Membaca |
Sekarang Anda sudah lebih mengenal aspek fisik gerak mata, Anda dapat mulai menerapkan bermacam-macam teknik untuk meningkatkan efisiensi baca. Untuk melatih meningkatkan kecepatan baca, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sehubungan dengan gerak mata; lama bola mata berhenti pada setiap perpindahan (fixation), kapan dan di mana pandangan mata harus berhenti, seberapa banyak atau seberapa luas jangkauan pandangan mata (eye span), seberapa banyak mata harus mengulang yang apa yang telah dibaca (reread), dan seberapa lama mata berhenti pada setiap awal baris atau kalimat. Hal yang terpentinng untuk meningkatkan kecepatan dan pemahaman adalah mengurangi regresi dan memperlebar jangkauan penglihatan.
Menggurangi Regresi
Meski bahkan pembaca yang sangat baik sekalipun adakalanya melakukan regresi, kecepatan dan pemahaman baca Anda akan meningkat jika bisa mengurangi jumlah regressi yang Anda buat. Ada bermacam-macam mesin dan alat-alat mekanis yang dapat digunakan untuk mengurangi regresi. Meskipun demikian, Anda dapat mencapai hasil yang sama dengan cara yang relatif gampang dengan mencoba teknik-teknik berikut:
| 1. | Sadari kecenderungan untuk regresi, dan paksa diri Anda | |
| untuk terus membaca. Jangan mengikuti keinginan Anda untuk melakukan regresi hingga meyelesaikan satu kalimat. Lalu, jika makna kalimat itu masih tidak jelas, ulangi kalimat itu. | ||
| 2. | Jika Anda sering melakukan regresi pada satu kata atau | |
| frase pada suatu baris, Anda bisa mencoba menyorongkan (sliding) sebuah kartu indeks 5 x 8 pada lembar yang sedang dibaca. Gunakan kartu itu untuk menutup baris-baris yang sudah dibaca. Teknik ini akan membantu Anda memutus kebiasaan melakukan regresi sebab ketika Anda melihat ke belakang, baris-baris itu telah ditutup. Jika Anda melihat ke belakang dan tidak menemukan apa-apa, akhirnya Anda akan berhenti melihat ke belakang. | ||
| 3. | Untuk memaksa diri Anda supaya terus maju, coba bimbing | |
| gerak mata Anda menggunakan pulpen atau jari. Geser jari Anda melintasi setiap baris sesuai dengan kecapatan mata yang bisa Anda jaga. Gerak maju perlahan jari atau pulpen akan membimbing mata Anda dan memaksanya sepanjang baris itu dari kiri ke kanan. | ||
Meningkatkan Jangkauan Mata
Mungkin dari tiga percobaan yang telah dilakukan, jangkauan penglihatan atau jangkauan mata Anda memfiksasi kata per kata. Jangkauan mata seperti itu adalah tipikal jangkauan mata pada banyak pembaca dewasa. Pembaca-pembaca yang baik mampu melihat lebih dari hanya sebuah kata per fiksasi. Mampu melihat lebih dari hanya satu kata dalam satu waktu dapat meningkatkan kecepatan baca sebab Anda melakukan lebih sedikit fiksasi per baris. Mungkin lebih peenting, melihat kelompok-kelompok kata dapat meningkatkan peemahaman Anda. Jika Anda pelajari dan anaalisis kebahasaan bagaimana hal itu terjadi bersama, Anda akan melihat bahwa kata-kata itu bergantung dengan yang lain dan kata-kata itu memiliki makna sesunguhnya hanya ketika dihubungkan dengan kata lain. Kata-kata, itu, se, satu, kapan, di mana, bagaimana, yang, dan dalam, tidak memiliki arti yang jelas, akan tetapi ketika kata-kata itu bersama dengan kata lain, kata-kata itu memberi kontribusi pada makna satu frase atau kalimat; pulpen itu, sebanyak, satu apel, ketika dia gagal, ke mana dia pergi, bagaimana Anda tahu, dan di dalam ruangan.
Sebaiknya, Anda harus mencoba membaca kata-kata itu bersama-sama. Coba lihat, dalam satu fiksasi, dua kata bersama-sama. Teknik ini dikenal sebagai membaca frase. Untuk memahami bagaimaan membaca frase berlangsung, baca paragraf berikut. Paragraf itu sudah dibagi ke dalam frase-frase, kelompok-kelompok yang bekerja bersama-sama.
(contoh paragraf)
Sekarang, untuk melihat apakah Anda dapat membaca frase, kelompokan paragraf berikut seperti contoh. Kalimat pertama sudah dibagi sebagaimana dimaksud.
Suuatu bsaat setelaah Anda biisa mengenal kelompok kata bersama-sama, langkah selanjutnya coba bangun janggkauan mata Anda agar bisa melihat kelompk kata itu dalam saaatu fiksasi. Jangan menggunakan buku teks untuk melakukan percobaan membaca frase. Buku teks ditulis pada level yang terlalu sukar, dan Anda tidak bisa berhahsil atau bahkan akan kehilangan pemahaman dengan percobaan itu mengenai teknik baru ini. Untuk itu, berlatihlah dengan artikel surat kabar atau majalah yang benar-benar mudah tetapi menarik untuk dibaca.
Latihan 1
Petunjuk: Pilih sebuah artikel yang menarik dari majalah
atau surat kabar yang akan menyenangkan untuk Anda baca. Artikel itu akan
digunakan untuk latihan membaca frase. Sebelum Anda mulai membacanya, bagi tiga
kalimat pertama ke dalam frase-frase, menggunakan garis miring. Hal yang sama,
bagi kalimat pertama setiap tiga paragraf ke dalam frase-frase. Sekarang baca
artikel itu, konsentrasikan pada membaca frase. Pertama tiga kalimat yang
ditandai akan Anda mulai dengan membaca frase, dan yang lain sisasnya
dimaksudkan untuk Anda kembali membaca kata per kata. Latih membaca bacaan
beberapa kali.