|
-
Menentukan cara terbaik belajar untuk suatu ujian; dan
-
Mengetahui apa yang dapat dilakukan guna meningkatkan kemampuan ketika
mengikuti tes.
Tes, kuis, dan berbagai ujian merupakan bagian yang sangat
penting dari aktivitas perkuliahan pada umumnya.
Hal itu penting bagi mahasiswa karena, dalam hal tertentu,
menjadi penentu peringkat mereka. Tes juga penting sebagai pengalaman
belajar. Kuis-kuis harian atau mingguan memaksa Anda untuk terus bergulat
dengan berbagai tugas bacaan dan mengikuti kelas secara teratur. Begitupun,
ia perlu dipersiapkan terus-menerus dan dikonsolidasikan dengan ujian-ujian,
atau dikaitkan bersama dengan konsep-konsep dan fakta-fakta yang dipelajari
dalam pekuliahan. Akhirnya, melalui pengulangan termasuk apa yang dipelajari
untuk suatu ujian, informasi-informasi itu disimpan di dalam memori.
Kemampuan Anda mengikuti ujian akan sangat mungkin berbeda bergantung pada
seberapa baik Anda belajar saat kuliah dan peringkat apa yang Anda peroleh.
Pernahkah Anda berjumpa dengan seorang mahasiswa yang ketika di kelas
tampaknya tidak bekerja terlalu keras tetapi selalu tampak bisa mengerjakan
ujian dengan baik? Bagaimana hal itu bisa terjadi? Boleh jadi dia tidak
terlalu jenius dan mungkin saja dia tidak menghabiskan semua waktunya untuk
belajar. Kemungkinannya adalah, mahasiswa itu sangat terampil dalam
mempersiapkan ujian-ujian yang dia ambil. Dia telah mempelajari berbagai
cara agar ia siap mengikuti ujian-ujian.Dia juga mengetahui berbagai tip dan
trik yang bisa digunakan pada saat mengikuti ujian untuk mendapatkan
beberapa keuntungan ekstra.
PERSIAPAN UNTUK UJIAN
Belajar merupakan satu-satunya cara yang sangat penting yang dapat Anda
lakukan untuk memperbesar peluang bisa lulus ujian. Ketika kertas jawaban
ujian dikembalikan, pernahkah Anda berkomentar seperti, "Saya paling tidak
telah menghabiskan sepuluh jam untuk belajar. Saya tidak mengerjakan apapun,
dan saya masih gagal ujian!" Mahasiswa sering komplain bahwa mereka sudah
menghabiskan banyak waktu untuk belajar dan tidak mendapatkan peringkat
seperti yang diinginkan. Problemnya mungkin mereka tidak menggunakan waktu
secara efektif. Mereka tidak mempelajari bahan ujian dengan cara yang paling
baik. Faktor-faktor yang sangat penting dalam mempersiapkan ujian adalah:
kapan Anda belajar, apa yang Anda pelajari, di mana Anda belajar, dan
bagaimana cara Anda belajar. Hal yang juga penting adalah menyadari bahwa
pendekatan Anda dalam belajar sesuai dengan tipe ujian yang akan dilakukan.
Jika Anda menggunakan teknik belajar sebagaimana sudah dipelajari (lihat
Bagian Empat, Bab 13), Anda akan terhindar dari satu perangkap yang sangat
serius yang memungkinkan gagal dalam menyiapkan untuk ujian.Banyak mahasiswa
yang membuat kesalahan, yakni menangguhkan belajar hingga jadwal ujian sudah
keluar. Mereka mungkin bisa membaca tugas buku teks yang diberikan, tetapi
mereka tergesa-gesa menyelesaikannya, merencanakan mempelajarinya secara
cermat kemudian. Sebagian mahasiswa melakukan hal yang sama dengan cara
mereka membuat catatan kuliah -mereka mencatatnya, tetapi tidak mengeditnya,
mengulangnya, atau menggunakan Sistem Pengingat Tanda yang disarankan pada
bab sebelumnya.
Sistem-sistem belajar-baca dan Sistem Pengingat Tanda merupakan cara belajar
yang bisa Anda lakukan. Ketika jadwal ujian keluar, jika Anda menggunakan
sistem ini, Anda hanya tinggal mengulang apa yang sudah dipelajari, tidak
baru mulai mempelajari bahan itu.
KAPAN ME-REVIEW
Waktu yang Anda peruntukan bagi session mereview sangat krusial untuk
mencapai hasil ujian yang baik.
Rencanakan sesssion mereview Anda dengan mempertimbangan saran-saran berikut:
1. Jadwal beberapa sesion mereview secara baik sebelum masa
ujian. Mulai seminggu terlebih dahulu. Selain itu, set waktu secara spesifik
untuk mereview setiap hari dan dalam kaitannya dengan jadwal mingguan. Jika
Anda mengalami kesulitan dengan subjek tertentu, mungkin sangat berguna
untuk secara khusus Anda mempelajarinya dengan satu atau dua orang mahasiswa
dari kelas yang sama.
2.
Habiskan waktu yang telah Anda susun untuk mereview. Buat daftar semua bab,
catatan, dan handouts yang perlu direview. Bagi bahan, rencanakan apa yang
akan Anda review selama untuk setiap session.
3.
Putar waktu satu malam menjelang ujian, review sekaligus. Jangan mereview
bahan baru pada session ini. Sebaiknya, gunakan saat itu untuk mempelajari
kembali materi yang sangat sukar, mengecek daya ingat untuk fakta-fakta
penting, atau melakukan review terakhir untuk informasi yang mungkin
ditanyakan secara essay.
APA YANG DI-REVIEW
Dalam membuat persiapan untuk ujian, pastikan Anda mempelajari sumber-sumber
informasi pokok atau utama --bab buku teks dan catatan kuliah sebagai bagian
dari sumber informasi yang baik adakalanya dilupakan mahasiswa, termasuk di
dalamnya bahan ujian dan kuis yang sudah berlalu, handouts, kerangka umum
perkuliahan, dan tugas-tugas sampingan.
Bab Buku Teks
Semua bab yang ditugaskan sepanjang periode tertentu hingga masa ujian atau
topik-topik yang berkaitan dengan ujian perlu dipelajari-ulang dan menjadi
bagian dari persiapan ujian. Mereviuw bab buku teks akan menjadi tugas yang
gampang jika tugas-tugas mingguan dijalankan dengan menggunakan SQ3R, suatu
sistem belajar-baca, dan menandai serta memberi garis bawah pada setiap
tugas.
Catatan Perkuliahan
Sebagai tambahan pada bab buku teks, semua catatan kuliah yang bersinggungan
dengan ujian perlu direviu. Mempelajari kembali cacatan kuliah, juga akan
menjadi tugas yang gampang jika Anda sudah menggunakan sistem pencatatan dan
pengeditan seperi yang disarankan pada bab sebelumnya.
Kuis dan Ujian Terdahulu
Pastikan Anda memiliki semua soal tes dan kuis yang lalu dari setiap mata
kuliah. Itu semua merupakan sumber yang berharga ketika kita mempelajari
kembali bahan ujian. Kita bisa mempelajarinya kembali lebih lama dan lebih
komprehensif untuk ujian dan kuis yang cakupan materinya relatif sama.
Meskipun umumnya instruktur tidak menggunakan pertanyaan yang persis sama,
kuis-kuis lama tetap memiliki kegunaan praktis.
Bahan-bahan itu seperti daftar fakta, istilah, dan ide-ide
penting. Mengkaji ulang dimaksudkan untuk memastikan bahwa Anda masih ingat
informasi itu. Suatu ujian yang komprehensif akan sangat mungkin mengetes
daya ingat Anda akan beberapa informasi yang sama tetapi dengan tipe
pertanyaan yang berbeda. Berikan perhatian khusus pada sejumlah item yang
Anda jawab salah. Jika soal-soal itu menjadi ganjalan buat Anda sebelumnya,
yakinkan bahwa sekarang hal itu sudah jelas bagi Anda.
Handout Guru
Instruktur sering menggandakan lembar-lembar informasi dari hand out yang
digunakan. Mungkin berupa kerangka ringkasan, daftar istilah, contoh kasus,
bagan dan peta, atau penjelasan konsep-konsep yang sulit. Sejumlah bahan
yang disiapkan seorang isntruktur untuk waktu tertentu yang memang
dipersiapkan untuk didistribusikan kepada siswa biasanya dibatasi pada
hal-hal yang penting. Karena itu, ketika Anda menerima lembar-lembar itu,
beri tanggal dan label topik perkuliahan. Simpan lembar-lembar itu di satu
tempat --dalam folder yang terpisah atau pada bagian depat buku catatan--
dengan demikian Anda bisa merujuknya dengan mudah.
Outline Perkuliahan
Pada awal perkuliahan, instruktur sering membagikan outline yang
menggambarkan tentang apa suatu perkuliahan. Outline biasanya mencantumkan
ruang lingkup perkuliahan berupa pokok-pokok bahasan. Topik-topik itu tentu
yang dirasa penting oleh instruktur untuk suatu perkuliahan. Outline juga
mungkin berisi tanda-tanda apa yang cukup penting bagi instruktur yang perlu
ditanyakan dalam bentuk essai.
Yang lain, sebagai tambahan pada daftar topik, bisa lebih spesifik dan
memuat tujuan untuk setiap topik.
Periksa setiap tujuan dan lihat apakah Anda bisa memenuhi
taget itu. Jika satu tujuan itu agar mempelajari hukum gerak, pastikan Anda
sudah mempelajarinya dan dapat menjelaskannya kembali dengan kata-kata
sendiri.
Tugas-Tugas Kelas yang Lain
Tugas mungkin berupa masalah yang perlu diselesaikan, riset kepustakaan,
tulisan tanggapan dan evaluasi, atau perkuliahan atau pertunjukan filem yang
perlu diikuti.
Jika seorang instruktur memberi tugas yang perlu diselesaikan
di laur kelas, topik atau ruang lingkup tugas mungkin menjadi sangat
penting. Mestinya jumlah tugas dibatasi hanya untuk kuliah tertentu,
biasanya pilihan instruktur hanya untuk sesuatu yang dirasanya sangat
berharga. Karena itu, Anda perlu mengerjakan tugas itu dan kembali review
tugas itu dengan mudah sebelum ujian.
BAGAIMANA KITA MEREVIEW
|