Yahoo! - Account Info - Help - Sign Out


daudp65  home page!

 

Welcome and joint us!

 Home 

 

 

 

18. Partisipasi dalam Diskusi Kelas 

 

Gunakan bab ini untuk:

 

  1. Membantu Anda agar siap mengiuti  diskusi-diskusi kelas; dan

  2. Mempelajari bagaimanaagar bisa berpartisipasi dalam diskusi-diskusi kelas.

 

Meskipun beberapa instruktur lebih suka memilih metode kuliah dalam memobilisasi kelas, beberapa yang lain lebih menyukai menggunakan metode dan pengelolaan kelas yang lebih informal, menggunakan diskusi, atau pendekatan partisipasi-siswa. Pemilihan metode kuliah atau metode diskusi tidak sesederhana seperti yang kita duga. Bagaimana seorang instruktur menentukan dan akan membawakan suatu perkuliahan didasarkan pada beberapa hal seperti ukuran kelas, jenis bahan yang akan diajarkan, dan tipe kegiatan belajar yang diharapkan. Jika, sebagai contoh, sebuah pengajaran dimaksudkan untuk mendorong agar mahasiswa mampu memberi reaksi, menilai, dan berpikir kritis atas berbagai issue kontroversial, diskusi kelas boleh jadi lebih tepat digunakan. Jika, di sisi lain, tujuan utama pengajaran dimaksudkan untuk menyajikan informasi berbasis fakta, format kuliah lebih efisien.

Pelajaran dengan diskusi kelas berbeda dengan kelas model kuliah dalam beberapa cara. Pertama, persiapan yang diperlukan sangat jauh berbeda. Kedua, keterlibatan Anda pada masing-masing kelas berbeda dalam hal tingkat dan jenisnya. Akhirnya, tatalaku saat Anda mereview dan belajar untuk diskusi kelas berbeda dari teknik yang digunakan untuk studi dan mereview dalam kelas model kuliah.

Pada bab 13, Anda sudah mempelajari sejumlah teknik dan saran untuk menangani kelas dengan format kuliah. Tujuan bab ini untuk memberi Anda beberapa ide dalam hal bagaimana ketika bersentuhan dalam suatu situasi yang lazim disebut diskusi, atau partisipasi-kelas, seperti (1) apa persiapan yang harus dilakukan untuk sebuah diskusi kelas, (2) bagaimana supaya terlibat dalam suatu diskusi kelas, (3) membuat catatan selama diskusi berlangsung, dan (4) mereview dan belajar untuk suatu diskusi kelas. Jangan lupa baca ringkasan bab yang disajikan pada bagian ini.

 

PERSIAPAN UNTUK MENGIKUTI DISKUSI KELAS

 

Persiapan untuk mengikuti diskusi kelas menunut lebih banyak waktu dan tenaga dibandingkan dengan untuk mengikuti kelas kuliah. Fakta menunjukkan, dalam kelas kuliah, pada umumnya pekerjaan datang setelah kelas berlangsung, seperti mengedit catatan dan menggunakan Sistem Pengingat Tanda (SPT) pada saat mengulang pelajaran. Sungguh sangat berlawanan dengan kelas diskusi. Sebagian besar pekerjaan dilakukan sebelum Anda mengikuti kelas. Sebagian besar waktu akan Anda habiskan untuk membaca, melakukan evaluasi, dan membuat catatan. Berikut beberapa saran yang dapat membantu Anda agar lebih siap untuk mengikuti sebuah kelas diskusi.

 

Membaca Tugas

 

Biasanya sebuah kelas diskusi itu berkenaan dengan topik (issue, problem) tertentu. Sering kali instruktur memberi Anda tugas membaca buku teks atau tugas kepustakaan yang dimaksudkan agar Anda memiliki pengetahuan pendahuluan. Tugas membaca juga dimaksudkan agar Anda mulai memikirkan topik itu, memperlihatkan perbedaan sudut pandang atas sebuah issue, atau menunjukkan aspek-aspek dari suatu masalah. 


Langkah pertama dalam mempersiapkan sebuah kelas diskusi adalah membaca dengan cermat bahan yang ditugaskan. Jangan hanya sekedar membaca sekilas (skim) seluruh bacaan sebagaimana Anda mempersiapkan untuk mengikuti kelas kuliah. Oleh karena itu, baca tugas membaca itu dengan tujuan untuk seluruh bahan bacaan. Gunakan metode SQ3R  untuk membantu Anda belajar, dan tandai serta beri garis bawah ide-ide penting ketika Anda membaca.

 

Mereview: Membuat Catatan untuk Diskusi

 

Setelah membaca tugas, ulangi bahan itu agar Anda bisa mengidentifikasi dan mencatat hal-hal berikut

1. 
Ide-ide, konsep-konsep, atau sudut pandang yang tidak Anda mengerti. Buat hal itu dalam sebuah daftar; Anda dapat menggunakan daftar itu sebagai panduan untuk membuat pertanyaan selama diskusi.

2.  
Ide-ide dan poin-poin yang Anda tidak setujui atau yang sangat Anda setujui. Dengan cara mencatatnya Anda akan memiliki beberapa ide awal jika suatu saat instruktur meminta Anda memberikan tanggapan atas suatu topik.

3.  
Contoh yang baik dan yang jelek.Catat sejumlah contoh yang Anda pikir baik dan juga catat contoh yang menurut Anda jelek.
Contoh-contoh ini akan sangat membantu untuk menanggapi suatu topik.

4.  

   Argumen yang kuat dan argumen yang lemah. Ketika membaca, coba ikuti alur pemikiran, dan evaluasi setiap argumen yang disajikan. Buat catatan atas evaluasi yang dibuat; catatan itu akan mengingatkan Anda atas poin-poin yang mungkin dikehendaki selama diskusi berlangsung.

 

Menuju Kelas dengan Ide dan Pertanyaan Tertentu

 

Ketika Anda menuju kelas, camkan di dalam pikiran komentar-komentar yang spesifik yang dapat Anda buat serta pertanyaan-pertanyaan yang dapat Anda ajukan. Dengan hal seperti itu dalam pikiran, paling tidak Anda akan tahu sesuatu yang dapat Anda katakan, dan Anda tidak akan seperti kertas gambar kosong jika diperlukan.

 

MELIBATKAN DIRI DALAM DISKUSI KELAS 

 

Kelas-kelas diskusi pada umumnya menuntut, lebih banyak keterlibatan dan partisipasi secara aktif dibandingkan dengan kelas kuliah. Dalam kelas kuliah, pikiran Anda dipusatkan untuk dengan hati-hati mendengarkan dan merekamnya dalam catatan secara tepat dan lengkap. Dalam kelas-kelas diskusi, tugas dan tanggung jawab Anda jauh lebih besar. Tidak cukup hanya dengan membuat catatan, tetapi Anda juga harus berpartisipasi dalam diskusi. Masalahnya, pengalaman banyak mahasiswa yang berusaha untuk terlibat dalam diskusi akan tetapi mereka tidak tahu apa yang harus dikemukakan dan kapan menyampaikan hal itu. Berikut sebagian kecil contoh saat yang mungkin tepat untuk berbicara. Sampaikan manakala:

 

1.      1.  Anda ingin bertanya atas sesuatu yang serius dan manarik perhatian

2.      2.  Seseorang mengajukan pertanyaan yang dapat Anda jawab

3.      3.  Anda mempunyai komentar atau saran atas apa yang sudah dibicarakan.

4.      4.  Anda dapat menyampaikan informasi tambahan yang akan memperjelas topik

             yang didiskusikan.

5.      5.  Anda dapat mengoreksi suatu kesalahan atau memperjelas kesalahpahaman.


Agar bisa lebih jauh terlibat dalam diskusi, coba beberapa saran berikut:

 

1.  Bahkan jika Anda malas berbicara sebelum kelompok lain berbicara, cobalah kemukakan sesuatu  di awal diskusi; terlalu lama Anda menunggu, kesulitan yang lebih akan datang. Juga, semakin lama Anda menunggu, peluang yang besar terbuka bagi seseorang untuk menyampaikan sesuatu yang telah Anda rencanakan untuk mengatakannya.

2.   
Buat komentar-komentar Anda dengan ringkas dan langsung pada pokok persoalan. Sangat mungkin Anda melakukan kekeliruan karena Anda berbicara terlalu banyak atau terlalu sedikit. Jika instruktur merasa Anda perlu mengatakan lebih, dia atau ia mungkin akan meminta Anda menjelaskan dan mengelaborasi lebih jauh.

3.  
Coba hindari terlibat dalam sebuah diskusi yang langsung mengubah atau menjadi bahan percekcokan dengan peserta tertentu. Berbicaralah selalu pada kelompok, bukan pada individu; dan Anda harus yakin bahwa komentar kita berkenaan dengan dan termasuk yang sedang didiskusikan.

4.  
Ketika Anda merasa saatnya tepat untuk memperkenalkan ide baru, beri para pendengar aba-aba bahwa Anda sedang mengubah topik atau sedang memperkenalkan ide baru. Anda mungkin bisa mengungkapkan seperti, "Pertanyaan lain yang berkatian dengan...adalah" atau "Hal lain yang perlu dipertimbangkan adalah..."

5.  
Apabila Anda pikir komentar atau ide yang Anda inginkan menjadi bahan diskusi berlangsung, catat hal itu. Lalu, ketika Anda mendapatkan kesempatan untuk berbicara, Anda akan memiliki catatan sebagai rujukan. Catatan itu membantu Anda menyusun dan menyajikan ide Anda dengan jelas dan tampilan yang tersusun.

6.  
Coba buka pikiran selama diskusi berlangsung. Tanggalkan ketidaksukaan personal, sikap terhadap perserta lain dalam kelompok, dan dari bias-bias pribadi serta dari prasangka di luar kontek.

7.  
Susun tanda-tanda. Pertama, hubungkan apa yang rencananya Anda akan katakan dengan yang sudah dibicarakan.
Kemudian, bangun ide sejelas mungkin. Lalu, kembangkan atau jelaskan ide Anda itu.

8.  
Perhatikan kelompok ketika Anda berbicara. Ketika menyampaikan pokok-pokok pikiran atau menyampaikan komentar, perhatikan instruktur dan yang lain di dalam kelas. Respon mereka akan tampak apakah mereka mengerti apa yang sampaikan atau perlu informasi lebih jauh, apakah mereka sepakat atau tidak, dan apakah mereka tertarik atau sebaliknya. Kemudian, atas dasar respon mereka, tentukan apakah pokok pikiran Anda efektif atau apakah Anda perlu menjelaskannya lebih jauh atau mempertahakan argumen Anda lebih cermat.

 

MEMBUAT CATATAN SELAMA DISKUSI KELAS 

 

Meskipun sebagian besar energi dalam sebuah kelas diskusi Anda habiskan untuk mengikuti dan berpartisipasi dalam diskusi, penting membuat catatan ringkas ketika diskusi berlangsung. Catatan Anda mungkin tidak selengkap ketika Anda mengikuti kelas kuliah; catat hanya topik-topik kunci dan konsep-konsep penting serta ide yang dibawa dalam diskusi.

Mengedit catatan yang Anda bawa ke dalam suatu diskusi sungguh sangat penting. Karena hanya memiliki sedikit waktu dan tenaga yang bisa dicurahkan untuk mencatat selama diskusi, menjadi sangat penting untuk mengisi dan melengkapi catatan Anda kemudian. Karena arah dan fokus ketika sebuah diskusi berlangsung sering berubah-ubah, secara spesifik menjadi sangat penting untuk mencatat catatan Anda yang mencerminkan perubahan-perubahan itu. Pastikan Anda mengisi sejumlah informasi jenis ini ketika Anga mengedit catatan. Pada saat  mereview catatan ketika mengedit Anda sekaligus bisa melihat pertalian bahan itu bersama-sama dan melihat gambaran umum secara menyeluruh diskusi dan membantu menyimpannya dalam ingatan. 

 

MEMPELAJARI KEMBALI HASIL DISKUSI KELAS 

 

Sebagaimana membuat persiapan untuk dan bisa berpartisipasi dalam kelas diskusi yang berbeda dengan persiapan untuk berpartisipasi dalam kelas-kelas kuliah, proses mempelajari kembali dan mereview kelas diskusi menuntut teknik yang sedikit berbeda dari yang bisa digunakan dalam kelas-kelas kuliah. Untungnya, karena sebagian besar pekerjaan dilakukan sebelum mengikuti kelas diskusi, tuntutan sesudahnya agak berkurang.Untuk mereview dan mempelajari kembali kelas diskusi, pastikan untuk:

 

1.  Mempelajari kembali catatan; gunakan Sistem Pengingat Tanda untuk mengecek ingatan Anda atas informasi-informasi penting.

2.   
Pelajari kembali tugas bacaan yang diberikan sebelum kelas diskusi. Anda bisa membaca ulang tugas itu. Ide-ide dan perspektif baru yang diperkenalkan dan diperoleh dalam kelas diskusi, memungkinkan Anda mendapatkan cara baru dalam mendekati dan memandang informasi yang disajikan dalam tugas. Pada saat mempelajari kembali, pastikan untuk menandai dan menggarisbawaki sejumlah informasi yang sekarang benar-benar penting atau yang langsung muncul dalam diskusi.

3.  
Coba antisipasi kemungkinan tes atau pertanyaan ujian berdasarkan catatan, tugas bacaan, dan ingatan Anda dari diskusi. Misalnya saja, instruktur Anda akan memberi soal essay atau pertanyaan-pertanyaan pendek dalam diskusi. Pertanyaan-pertanyaan objektif (benar-salah, pilihan berganda, atau mencocokkan) akan lebih sukar dibuat karena tidak ada informasi yang benar-benar jelas. Pertanyaan essay atau pertanyaan pendek lebih sesuai dengan perhatian, tujuan, dan target suatu diskusi. Pada dasarnya, Anda akan menggunakan teknik yang sama untuk mempersiapkan dan untuk ujian essay dan pertanyaan pendek yang bisa Anda pelajari pada bagian yang lain.Beri perhatian khusus pada topik-topik yang disiapkan oleh seorang instruktur untuk waktu diskusi dan yang dipandang instruktur merupakan bagian dari topik diskusi.

 

LATIHAN

Petunjuk: Pelajari kembali contoh bab dalam Apendiks. Asumsikan saja bab itu ditugaskan untuk suatu kelas diskusi. Catatan apa yang akan Anda buat dan pertanyaan apa yang akan Anda siapkan sebagai persiapan untuk suatu kelas diskusi. Rekan dalam setiap kolom yang tersedia.

 

 

Catatan:

------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

 

Pertanyaan: 

------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

 

IKHTISAR

 

Meskipun banyak instruktur yang menyukai metode kuliah dalam pengelolaan kelas, yang lain ada yang mengorganisasi kelasnya dengan lebih informal, dengan menggunakan pendekatan diskusi, atau mengundang sebanyak mungkin partisipasi mahasiswa. Dalam diskusi kelas, tanggung jawab serta tingkat partisipasi Anda berbeda secara signifikan dari partisipasi dan tanggung jawab Anda dalam kelas kuliah. Persiapan pendahuluan biasanya diperlukan untuk kelas diskusi; keterlibatan dan partisipasi Anda selama perkuliahan sangat berbeda dalam hal kedalaman serta tipenya; prosedur mengulang pelajaran untuk kelas diskusi juga dalam beberapa hal berbeda.


Sejumlah persiapan pendahuluan secara substansial perlu dilakukan sebelum mengikuti kelas diskusi. Persiapan-persiapan itu termasuk membaca secara cermat tugas bacaan dan membuat beberapa catatan sebagai bahan diskusi. Catatan-catatan itu bisa meliputi komentar, ide, dan pertanyaan yang spesifik yang dapat Anda persembahkan dalam kegiatan diskusi. Selama perkuliahan, Anda diharapkan  bisa terlibat untuk berpartisipasi dalam diskusi. Pada saat disuksi berlangsung, juga penting untuk membuat catatan rangkuman yang dapat dikembangkan selama melakukan pengeditan kemudian.


Pada saat Anda mengulang dan belajar setelah kelas diskusi, pertama review catatan dan cek daya ingat Anda dengan menggunakan Sistem Pengingat Tanda yang disarankan dalam membuat catatan kuliah. Kemudian, pada saat mengulang dan mempelajari hasil diskusi, lengkapi apa-apa yang Anda temukan ketika membaca tugas sebelum diskusi. Akhirnya, cobalah antisipasi pertanyaan-pertanyaan tes atau ujian berdasarkan pada apa yang Anda catat, tugas bacaan, dan apa yang dapat Anda ingat dari kegiatan diskusi.

     

 

 


My URL: http://www.geocities.com/daudp65/

Email:

[email protected]

 




Copyright � 2003. All rights reserved.

 

Hosted by www.Geocities.ws

1