|
|
|
|
daudp65 home page! |
|
|
Welcome and joint us! |
|
|
|
|
|
|
18. Partisipasi dalam Diskusi Kelas |
|
|
|
Gunakan bab ini untuk: |
||
|
Meskipun beberapa instruktur lebih suka memilih metode kuliah dalam
memobilisasi kelas, beberapa yang lain lebih menyukai menggunakan metode dan
pengelolaan kelas yang lebih informal, menggunakan diskusi, atau pendekatan
partisipasi-siswa. Pemilihan metode kuliah atau metode diskusi tidak
sesederhana seperti yang kita duga. Bagaimana seorang instruktur menentukan
dan akan membawakan suatu perkuliahan didasarkan pada beberapa hal seperti
ukuran kelas, jenis bahan yang akan diajarkan, dan tipe kegiatan belajar
yang diharapkan. Jika, sebagai contoh, sebuah pengajaran dimaksudkan untuk
mendorong agar mahasiswa mampu memberi reaksi, menilai, dan berpikir kritis
atas berbagai issue kontroversial, diskusi kelas boleh jadi lebih tepat
digunakan. Jika, di sisi lain, tujuan utama pengajaran dimaksudkan untuk
menyajikan informasi berbasis fakta, format kuliah lebih efisien.
PERSIAPAN UNTUK MENGIKUTI DISKUSI KELAS
Persiapan untuk mengikuti diskusi kelas menunut lebih banyak waktu dan tenaga dibandingkan dengan untuk mengikuti kelas kuliah. Fakta menunjukkan, dalam kelas kuliah, pada umumnya pekerjaan datang setelah kelas berlangsung, seperti mengedit catatan dan menggunakan Sistem Pengingat Tanda (SPT) pada saat mengulang pelajaran. Sungguh sangat berlawanan dengan kelas diskusi. Sebagian besar pekerjaan dilakukan sebelum Anda mengikuti kelas. Sebagian besar waktu akan Anda habiskan untuk membaca, melakukan evaluasi, dan membuat catatan. Berikut beberapa saran yang dapat membantu Anda agar lebih siap untuk mengikuti sebuah kelas diskusi.
Membaca Tugas
Biasanya sebuah kelas diskusi itu berkenaan dengan topik (issue, problem) tertentu. Sering kali instruktur memberi Anda tugas membaca buku teks atau tugas kepustakaan yang dimaksudkan agar Anda memiliki pengetahuan pendahuluan. Tugas membaca juga dimaksudkan agar Anda mulai memikirkan topik itu, memperlihatkan perbedaan sudut pandang atas sebuah issue, atau menunjukkan aspek-aspek dari suatu masalah.
Mereview: Membuat Catatan untuk Diskusi
Setelah membaca tugas, ulangi bahan itu agar Anda bisa mengidentifikasi dan mencatat hal-hal berikut
1.
2.
3. 4. Argumen yang kuat dan argumen yang lemah. Ketika membaca, coba ikuti alur pemikiran, dan evaluasi setiap argumen yang disajikan. Buat catatan atas evaluasi yang dibuat; catatan itu akan mengingatkan Anda atas poin-poin yang mungkin dikehendaki selama diskusi berlangsung.
Menuju Kelas dengan Ide dan Pertanyaan Tertentu
Ketika Anda menuju kelas, camkan di dalam pikiran komentar-komentar yang spesifik yang dapat Anda buat serta pertanyaan-pertanyaan yang dapat Anda ajukan. Dengan hal seperti itu dalam pikiran, paling tidak Anda akan tahu sesuatu yang dapat Anda katakan, dan Anda tidak akan seperti kertas gambar kosong jika diperlukan.
MELIBATKAN DIRI DALAM DISKUSI KELAS
Kelas-kelas diskusi pada umumnya menuntut, lebih banyak keterlibatan dan partisipasi secara aktif dibandingkan dengan kelas kuliah. Dalam kelas kuliah, pikiran Anda dipusatkan untuk dengan hati-hati mendengarkan dan merekamnya dalam catatan secara tepat dan lengkap. Dalam kelas-kelas diskusi, tugas dan tanggung jawab Anda jauh lebih besar. Tidak cukup hanya dengan membuat catatan, tetapi Anda juga harus berpartisipasi dalam diskusi. Masalahnya, pengalaman banyak mahasiswa yang berusaha untuk terlibat dalam diskusi akan tetapi mereka tidak tahu apa yang harus dikemukakan dan kapan menyampaikan hal itu. Berikut sebagian kecil contoh saat yang mungkin tepat untuk berbicara. Sampaikan manakala:
1. 1. Anda ingin bertanya atas sesuatu yang serius dan manarik perhatian 2. 2. Seseorang mengajukan pertanyaan yang dapat Anda jawab 3. 3. Anda mempunyai komentar atau saran atas apa yang sudah dibicarakan. 4. 4. Anda dapat menyampaikan informasi tambahan yang akan memperjelas topik yang didiskusikan. 5. 5. Anda dapat mengoreksi suatu kesalahan atau memperjelas kesalahpahaman.
1. Bahkan jika Anda malas berbicara sebelum kelompok lain berbicara, cobalah kemukakan sesuatu di awal diskusi; terlalu lama Anda menunggu, kesulitan yang lebih akan datang. Juga, semakin lama Anda menunggu, peluang yang besar terbuka bagi seseorang untuk menyampaikan sesuatu yang telah Anda rencanakan untuk mengatakannya.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
MEMBUAT CATATAN SELAMA DISKUSI KELAS
Meskipun sebagian besar energi dalam sebuah kelas diskusi Anda habiskan
untuk mengikuti dan berpartisipasi dalam diskusi, penting membuat catatan
ringkas ketika diskusi berlangsung. Catatan Anda mungkin tidak selengkap
ketika Anda mengikuti kelas kuliah; catat hanya topik-topik kunci dan
konsep-konsep penting serta ide yang dibawa dalam diskusi.
MEMPELAJARI KEMBALI HASIL DISKUSI KELAS
Sebagaimana membuat persiapan untuk dan bisa berpartisipasi dalam kelas diskusi yang berbeda dengan persiapan untuk berpartisipasi dalam kelas-kelas kuliah, proses mempelajari kembali dan mereview kelas diskusi menuntut teknik yang sedikit berbeda dari yang bisa digunakan dalam kelas-kelas kuliah. Untungnya, karena sebagian besar pekerjaan dilakukan sebelum mengikuti kelas diskusi, tuntutan sesudahnya agak berkurang.Untuk mereview dan mempelajari kembali kelas diskusi, pastikan untuk:
1. Mempelajari kembali catatan; gunakan Sistem Pengingat Tanda untuk mengecek ingatan Anda atas informasi-informasi penting.
2.
3.
LATIHAN Petunjuk: Pelajari kembali contoh bab dalam Apendiks. Asumsikan saja bab itu ditugaskan untuk suatu kelas diskusi. Catatan apa yang akan Anda buat dan pertanyaan apa yang akan Anda siapkan sebagai persiapan untuk suatu kelas diskusi. Rekan dalam setiap kolom yang tersedia.
Catatan: ------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Pertanyaan: ------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
IKHTISAR
Meskipun banyak instruktur yang menyukai metode kuliah dalam pengelolaan kelas, yang lain ada yang mengorganisasi kelasnya dengan lebih informal, dengan menggunakan pendekatan diskusi, atau mengundang sebanyak mungkin partisipasi mahasiswa. Dalam diskusi kelas, tanggung jawab serta tingkat partisipasi Anda berbeda secara signifikan dari partisipasi dan tanggung jawab Anda dalam kelas kuliah. Persiapan pendahuluan biasanya diperlukan untuk kelas diskusi; keterlibatan dan partisipasi Anda selama perkuliahan sangat berbeda dalam hal kedalaman serta tipenya; prosedur mengulang pelajaran untuk kelas diskusi juga dalam beberapa hal berbeda.
|
||
|
|
|
|
My URL: http://www.geocities.com/daudp65/
|
Email: |
|
|