|
Prinsip Asosiasi dan |
Prinsip 4: Asosiasi
Informasi baru akan lebih mudah dipelajari dan diingat jika Anda dapat menghubungkannya dengan inforrmasi yang sudah dipelajari sebelumnya. Sebagai contoh, Anda mudah mengingat lisensi piring baru jika nomornya 1945 SNI. Anda dapat mengasosiakan, atau menghubungkan, lisensi piring baru itu dengan tanggal atau peristiwa hari kemerdekaan RI. Atau Anda dapat mengingat dan mengenal bentuk Itali dalam sebuah peta jika Anda asosiasikan dengan sebuah sepatu lars.
Dalam mempelajari sejarah Amerika, akan lebih mudah untuk mengerti dan mengingat bermacam-macam pertempuran dalam Perang Sipil jika Anda sudah mengunjungi kota-kota tempat terjadinya peristiwa itu dan Anda dapat membentuk asosiasi antara detail pertempuran itu dan letak geografisnya yang dapat diingat dalam kunjungan Anda.
Aplikasi: Pada saat Anda membaca, coba selalu menghubungkan antara bahan yang baru dan apa yang sudah diketahui. Anda akan melihat bahwa sistem penanda-ingatan dalam mempelajari teknik membuat catatan (Bab 22) sangat didasarkan pada prinsip asosiasi. Pada saat membaca setiap penanda-ingatan Anda menulis pada margin catatan Anda, Anda bermaksud menghubungkan, atau mengasosiasikan, penanda-penanda itu dengan fakta-fakta di dalam catatan yang berkaitan.
Prinsip 5: Jangka Waktu Belajar
Lama dan jangka waktu antar waktu belajar-membaca berpengaruh langsung terhadap berapa banyak semestinya Anda belajar. Pada umumnya, lebih efektif untuk merentang atau menyebar waktu belajar daripada belajar satu atau dua kali dengan menggunakan blok waktu yang sangat besar atau lama. Di dalam kenyataan, riset menunjukkan jika periode waktu belajar dibagi ke dalam unit-unit yang dipisahkan dengan waktu istirahat, jumlah waktu yang diperlukan untuk mengingat informasi berkurang sangat signifikan.
Menyebar waktu belajar dan mempelajari sesuatu memiliki beberapa keuntungan. Pertama, tampaknya dengan menyebar waktu belajar Anda bisa mengurangi kemungkinan menjadi penat atau lelah, baik fisik maupun mental. Kedua, setiap kali belajar akan terbukti terjadi, bahkan ketika Anda berhenti belajar untuk istirahat, berlangsungnya beberapa pengulangan-pengulangan pada aspek tertentu.
Akhirnya, membagi waktu belajar Anda ke dalam unit-unit kecil secara psikologis merupakan hadiah. Ketika Anda menyelesaikan satu blok, Anda akan merasa membuat kemajuan dan mampu menyelesaikan sesuatu.
Aplikasi: Aplikasi yang langsung menerapkan prinsip ini terjadi ketika Anda menyusun jadwal waktu belajar harian dan mingguan, sebagaimana didiskusikan pada Bab 3. Selain itu, penggunaan sistem kartu belajar yang dijelaskan dalam Bab 22 juga akan membantu Anda mengaplikasikan prinsip belajar ini dalam pekerjaan Anda.