|
Minggu Pertama Kuliah |
Ikuti Kuliah Pertama Kenali Seseorang pada Setiap
Kelas Beli Buku Teks Susun Bahan untuk Tiap
Mata Kuliah Buat
Buku Catatan Tugas atau Kalender Saku Kebanyakan mahasiswa memiliki buku kecil untuk
merekam semua tugas yang mereka terima. Jika memilikinya, Anda bisa melihat
sekilas kapan tugas tertentu seharusnya diserahkan dan apa serta kapan test atau kuis
mendatang. Mencoret dari daftar tugas yang telah benar-benar selesai dikerjakan
akan memberi Anda rasa lega karena Anda mampu mengerjakannya. Mahasiswa lain
menggunakan kalender saku dan mencatat tanggal-tanggal seharusnya secara tepat.
Sangat berguna jika kita bisa membuat kalender bulanan yang menampilkan satu
bulan penuh dalam satu halaman. Cara itu lebih memudahkan kita melihat
semestinya tanggal-tanggal mendatang tanpa membolak-balik kertas. Kedua cara itu
akan mengurangi masalah --kapan terakhir tugas seharusnya diserahkan dan menjadi
kalut karena tidak ingat deadline. Gunakan juga selain buku catatan atau kelender
saku, catatan "yang Seharusnya Dikerjakan" pada setiap awal minggu. Catat di
dalam daftar itu, prioritas tugas, serta semua yang harus diselesaikan selama
seminggu.
Mengikuti kuliah pertama di sebuah univeristas penting dan sangat
menentukan kelangsungan belajar di sana. Ikuti kuliah pertama semaksimal mungkin,
bahkan seandainya Anda terlambat karena tidak bisa menemukan lokasi ruang kuliah.
Sebagian besar mahasiswa berpikir tidak akan ada yang diajarkan pada hari
pertama kuliah. Mungkin dalam hal tertentu mereka benar, dosen tidak menyajikan
bahan kuliah, tetapi sesungguhnya mereka rugi banyak karena tidak mendapatkan sesuatu
yang sangat diperlukan. Dalam pertemuan pertama dosen akan mengintrodusir
perkuliahan, mendiskusikan organisasi perkuliahan, dan akan menjelaskan hal-hal
yang berkenaan dengan
perkuliahan (tes, ujian, dan makalah).
Pada minggu pertama, cobalah berusaha untuk
mengenal seseorang pada setiap kelas yang diikuti. Hal itu akan sangat membantu
untuk teman ngobrol. Selain itu, secara psikologis Anda juga akan merasa merupakan bagian dari kelas itu.
Dalam hal tidak masuk kelas, akan ada seseorang yang padanya Anda akan bisa
menanyakan tugas atau meminjam catatan. Kepada orang itu Anda juga bisa
menanyakan tugas-tugas yang tidak jelas atau mungkin Anda bisa belajar bersama dengannya.
Sesegera mungkin sejak dosen menginformasikan buku
teks apa yang digunakan, pergilah ke toko buku dan beli buku.
Lakukan hal itu meskipun belum ada tugas yang benar-benar perlu segera
diselesaikan. Alasan mengapa kita perlu segera melakukannya sebab bisa saja pada
beberapa toko buku persediaan buku itu habis --karena jumlah mahasiswa yang mendaftar di luar perkiraan, pesanan buku belum tiba, atau mungkin dosen telah
membeli buku itu untuk kepentingan perkuliahannya. Dalam hal ini, ada baiknya
Anda saat itu mengisi daftar tunggu di toko buku itu guna menghindari resiko
harus menunggu lima enam minggu buku itu baru dicatat dalam daftar pesanan.
Ada baiknya Anda memiliki buku catatan untuk setiap mata kuliah --lembaran-lembaran
yang diikat-pilin plasik (binder) atau semacam halaman-halaman lepas. Anda akan
mengunakannya untuk menuliskan catatan kuliah, untuk merekam out-line atau untuk
mencatat rangkuman-belajar yang mungkin dipersiapkan dari sebuah buku teks.
Catat kerangka perkuliahan, silabus, atau tugas-tugas yang dosen berikan dan
catatan itu setiap saat bisa dilihat. Silabus khususnya sangat berguna sebab silabus
memuat tujuan dan gambaran umum perkuliahan. Juga, perlu dicatat handouts
perkuliahan dari hari ke hari; yang sangat penting saat Anda mempelajari dan
mengulang untuk ujian. Catat seluruh tanggal tugas-tugas rumah dan waktu kuis,
ujian, dan tugas tertulis.
Dosen di PT sering memberikan tugas dalam jangka waktu yang lama dan mengumumkan
tanggal penyerahan makalah, tugas, dan ujian lebih dini. Mereka sering tidak
perduli bahwa hal itu menuntut daya ingat dari mahasiswa. Konsekuensinya, Anda
perlu mengembangkan satu sistem untuk menjaga agar ingat apa yang
diperlukan untuk satu tugas dan kapan tugas itu seharusnya diserahkan.