Yahoo! - Account Info - Help - Sign Out

daudp65  home page!  
Welcome and joint us!
 Home 
     

BAGIAN DUA

 

Penulisan Huruf

 

A. Huruf Besar atau Huruf Kapital 

1.      Huruf besar atau huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama kata awal kalimat. 

Misalnya: Ada gula, ada semut.

Apa maksudmu?

Kita harus bekerja keras.
Selamat pagi. 

2.     Huruf besar atau huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama petikan langsung.

Misalnya:  Adik bertanya, "Kapan kita pulang?"
                Bapak menasihatkan, "Berhati-hatilah, Nak!"
                "Kemarin engkau terlambat," katanya. 

3.      Huruf besar atau huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama dalam ungkapan yang berhubungan dengan hal-hal keagamaan, kitab suci, dan nama Tuhan, termasuk kata gantinya.

Misalnya:  Allah
              Yang
Mahakuasa
              Yang Maha Pengasih
                 Quran
                 Alkitab
                     Weda
                     Islam
                 Kristen
                 Tuhan akan menunjukkan jalan yang benar kepada hamba-Nya.
                 Bimbinglah hamba-Mu, ya Tuhan, ke jalan yang Engkau beri rahmat.

4.      Huruf besar atau huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama gelar kehormatan, keturunan, dan keagamaan yang diikuti nama orang. 

Misalnya: Haji Agus Salim
               Imam Syafii
               Mahaputra Yamin
               Nabi Ibrahim
               Sultan Hasanuddin

Tetapi perhatikan penulisan berikut.

Hasanuddin, sultan Makasar, digelari juga Ayam ]antan dari Timur.

5.      Huruf besar atau huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama jabatan dan pangkat yang diikuti nama orang.

Misalnya: Gubernur Ali Sadikin

Laksamana Muda Udara Husein Sastranegara
Menteri Adam Malik

Perdana Menteri Nehru
Profesor Supomo

Tetapi perhatikanlah penulisan berikut. 

Siapakah gubernur yang baru dilantik itu?
Brigadir Jenderal Ahmad baru dilantik jadi mayor jenderal. 

6.      Huruf besar atau huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama orang.

Misalnya: Amir Hamzah
               Dewi Sartika
               Halim Perdanakusumah
               Wage Rudolf Supratman
            Hanna Fransisca 
            Dewi Kwan Im

7.      Huruf besar atau huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama bangsa, suku, dan bahasa. 

Misalnya: bangsa Indonesia

suku Sunda

bahasa Inggris
bahasa Cina

          Tetapi perhatikanlah penulisan berikut. 

mengindonesiakan kata-kata asing

keinggris-inggrisan 

8.      Huruf besar atau huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama tahun, bulan, hari, hari raya, dan peristiwa sejarah.

Misalnya: tahun Hijrah

tarikh Masehi

bulan Agustus

bulan Maulud

hari Jumat

hari Galungan

hari Lebaran

hari Natal

Perang Candu

Proklamasi Kemerdekaan 

       Tetapi perhatikan penulisan berikut.

memproklamasikan kemerdekaan 

9.     Huruf besar atau huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama khas dalam geografi.  

Misalnya: Asia Tenggara

Banyuwangi

Bukit Barisan

Cirebon

Danau Toba

Gunung Semeru

Jalan Diponegoro

Jazirah Arab

Kali Brantas

Selat Lombok

Tanjung Harapan

Teluk Benggala

Terusan Suez 
Danau Rawa Kambing

        Tetapi perhatikan penulisan berikut. 

berlayar ke teluk mandi di kali menyeberangi selat pergi ke arah barat 

10.   Huruf besar atau huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama resmi badan, lembaga pemerintahan dan ketatanegaraan, serta nama dokumen resmi. 

Misalnya: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan

Dewan Perwakilan Rakyat Kerajaan Iran

Majelis Permusyawaratan Rakyat

Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa

Undang-Undang Dasar Republik Indonesia 

Tetapi perhatikanlah penulisan berikut. 

menurut undang-undang dasar kita pemerintah republik itu 

11.   Huruf besar atau huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama semua kata di dalam nama buku, majalah, surat kabar, dan judul karangan, kecuali kata partikel, seperti: di, ke, dari, untuk, dan yang, yang tidak pada posisi awal.

Misalnya: Dari Ave Maria ke Jalan Lain ke Roma
               Pelajaran Ekonomi untuk Sekolah Lanjutan Atas
            Salah Asuhan 

12.   Huruf besar atau huruf kapital dipakai dalam singkatan nama, gelar, dan sapaan.

Misalnya: Dr.                         Doktor
                   Ir.                 Insinvur
               M.A.              Master of Arts
                   Ny.                Nyonya
                   Prof.              Profesor
               Sdr.           Saudara
                   S.E.               Sarjana Ekonomi
                   S.H.              Sarjana Hukum
               S.S.           Sarjana Sastra
                   Tn.                Tuan

Catatan:

Singkatan di atas selalu diikuti oleh tanda titik. Perhatikan selanjutnya Bab V, Pasal A, Ayat 3. 

13.   Huruf besar atau huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama kata penunjuk hubungan kekerabatan seperti bapak, ibu, saudara, kakak, adik, dan paman yang dipakai sebagai kata ganti atau sapaan.

Misalnya: Kapan Bapak berangkat?
                Itu apa, Bu?
             Surat Saudara sudah sava terima.
                Besok Paman akan datang.
             Silakan duduk, Dik!
               Mereka pergi ke rumah Pak Camat.
               Para ibu mengunjungi Tuan Hasan. 

Catatan:

Huruf besar atau huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama kata penunjuk hubungan kekerabatan yang tidak dipakai sebagai kata ganti atau sapaan. 

Misalnya: Kita harus menghormati bapak dan ibu kita.
             Semua kakak dan adik saya sudah berkeluarga.
             Semua camat dalam kabupaten itu hadir.

B. Huruf Miring

Huruf miring dalam cetakan dipakai untuk:

1.     Menuliskan nama buku, majalah, clan surat kabar yang dikutip dalam karangan.

 

  Misalnya:  majalah Bahasa dan Kesusastraan

 Negarakertagama karangan Prapanca
 surat kabar Suara Karya

2.   Menegaskan atau mengkhususkan huruf, bagian kata, atau kelompok kata. 

Misalnya:  Bab ini tidak membicarakan penulisan huruf besar.
    Buatlah kalimat dengan berlepas tangan.
     Huruf pertama kata abad ialah a. 

3.  Menuliskan kata nama-nama ilmiah, atau ungkapan asing kecuali yang telah disesuaikan ejaannya. 

Misalnya: Apakah tidak sebaiknya kita menggunakan kata "penataran" untuk kata up-grading?
Buah manggis nama ilmiahnya ialah
Garcinia mangostana.
Politik
divide et impera pernah merajalela di negeri ini.
Weltanschauung
antara lain diterjemahkan menjadi "pandangan dunia".

Catatan:

Dalam tulisan tangan atau ketikan, huruf atau kata yang akan dicetak miring diberi satu garis di bawahnya.

 

 


My URL: http://www.geocities.com/daudp65/

Email:

[email protected]

 



Copyright � 2003. All rights reserved.

 

Hosted by www.Geocities.ws

1