Yahoo! - Account Info - Help - Sign Out

daudp65  home page!  
Welcome and joint us!
 Home 
     

BAGIAN SATU

 

Pemakaian Huruf


A. Abjad

Abjad yang digunakan dalam bahasa Indonesia terdiri atas huruf yang berikut. Nama masing-masing disertakan di sebelahnya. 

 

Huruf

Nama

Huruf

Nama

Huruf

Nama

A a

B b

C c

D d

E e

F f

G g

H h

I  i

a

be

ce

de

e

ef

ge

ha

i

J  j

K k

L  l

M m

N n

O o

P p

Q q

R  r

je

ka

el

em

en

o

pe

ki

er

S s

T t

U u

V v

W w

X x

Y  y

Z z

es

te 

u

fe

we

eks

ye

zet

 B. Vokal 

 

Huruf

Contoh Pemakaian

di depan

di tengah

di belakang

a

api

padi

lusa

e*

enak

petak

turne

 

emas kena

metode

 

I

i tu

simpan

murni

0

oleh

kota

toko

u

ulang

bumi

ibu            

I

 

 

 

*Dalam pengajaran lafal kata dapat digunakan tanda aksen j i k. i ejaan kata menimbulkan keraguan.

Misalnya: 

Anak-anak bermain di teras.
Upacara itu dihadiri pejabat
teras pemerintah.
Rambutnya
perang.
Bahaya
perang berkurang. 

C. Diftong

 

Huruf

Contoh Pemakaian

di depan

di tengah

di belakang

ai

 

 

 pandai

au

      aula

    saudara

 harimau*

oi

 

 

 amboi

Catatan:

* Diftong yang dieja ai, au, dan oi dilafalkan sebagai vokal yang diikuti oleh bunyi konsonan luncuran w atau y. Jadi diftong bu�kanlah gabungan dua vokal. Istilah semivokal yang kadang�kadang dipakai untuk w dan y sudah menunjukkan keduanya bukan vokal.

Bandingkanlah beda lafal antara harimau dan menggulai (au dan ai di sini tergolong diftong), dengan mau dan menggulai teh (au dan ai di sini, masing-masing, merupakan deret dua vokal). 

D. Konsonan

 

 

Huruf

Contoh Pemakaian

di depan

di tengah

di belakang

b

bahasa

sebut

adab

c

d

cakap

dua

kaca

ada

abad

f

fakir

kafan

maaf

g

guna

tiga

ajag

h

hari

saharn

tuah

j

jalan

manja

-

k

kami

paksa

politik

kh

khusus

rakyat*

akhir

bapak*

tarikh

1

lekas

alas

kesal

m

maka

kami

diam

n

nama

anak

daun

ng

ngilu

angin

pening

ny

nyata

hanya

-

p

pasang

apa

siap

q**

r

Quran

raih

Furqan

bara

putar

s

sampai

asli

lemas

sy

syarat

isyarat

arasy

t

tali

mata

rapat

v

w

x**

varia

wanita

xenon-

lava

hawa

-

y

z

yakin

zeni

payung

lazim

 

Catatan:

* Huruf k di sini melambangkan bunyi hamzah. ** Khusus untuk nama dan keperluan ilmu. 

E. Persukuan 

Setiap suku kata Indonesia ditandai oleh sebuah vokal. Vok,, I itu dapat didahului atau diikuti oleh konsonan. 

1. Bahasa Indonesia mengenal empat macam pola umum suku kata.

a.  V                 a-nak, i-tu, ba-u
b. VK            ar-ti, ma-in, om-bak
c.   KV                      ra-kit, ma-in, i-bu
d. KVK           pin-tu, hi-lang, ma-kan 

2. Di samping itu bahasa Indonesia memiliki pola suku kata yang berikut. 

a.  KKV              pra-ja, sas-tra, in-fra
b. KKVK            
blok, trak-tor, prak-tis
c.   VKK                    eks, ons
d. KVKK         teks, pers, kon-teks
e. KKVKK       kom-pleks
f.    KKKV                 stra-te-gi, in-stru-men
g. KKKVK           struk-tur, in-struk-tur 

Keterangan: V = vokal, K = konsonan.

3.  Pemisahan suku kata pada kata dasar adalah sebagai berikut. 

a.    Kalau di tengah kata ada dua vokal yang berurutan, pemi�sahan tersebut dilakukan di antara kedua vokal itu.   

Misalnya: ma-in, sa-at, bu-ah. 

b.  Kalau di tengah kata ada konsonan di antara dua vokal, pe�misahan tersebut  dilakukan sebelum konsonan itu.

Misalnya: a-nak, ba-rang, su-lit. 

Karena ng, ny, sy dan kh melambangkan satu konsonan, ga�bungan huruf itu tidak pemah diceraikan sehingga pemisah� an suku kata terdapat sebelum atau sesudah pasangan huruf itu. 

Misalnva: sa-ngat, nyo-nya, i-sya-rat, a-khir, ang-ka, akh�lak.

c.  Kalau di tengah kata ada dua konsonan yang berurutan, pe�misahan tersebut terdapat di antara kedua konsonan itu.

Misalnya: man-di, som-bong, swas-ta, cap-lok, Ap-ril. 

c.   Kalau di tengah kata ada tiga konsonan atau lebih, pemisah�an tersebut dilakukan di antara konsonan yang pertama (ter�masuk ng) dengan yang kedua. 

Misalnya: in-stru-men, ul-tra, in-tra, bang-krut, ben-trok.

 4. Imbuhan, termasuk awalan yang mengalami perubahan ben�tuk, dan partikel yang
     biasanya ditulis serangkai dengan kata dasarnya dalam penyukuan kata dipisahkan
      sebagai satu kesa�tuan.
    
    
Misainya: ma-kan-an, me-me-nuh-i, bel-a-jar, mem-ban-tu, per-gi-lah. 

F. Nama Diri

Penulisan nama sungai, gunung, jalan, clan sebagainya, dise�suaikan dengan Ejaan yang Disempumakan. Nama orang, badan hu�kum, dan nama diri lain yang sudah lazim disesuaikan dengan Ejaan yang Disempurnakan kecuali bila ada pertimbangan khusus.
 

 

 


My URL: http://www.geocities.com/daudp65/

Email:

[email protected]

 



Copyright � 2003. All rights reserved.

 

Hosted by www.Geocities.ws

1