-- NORANIZAH IDRIS --

Laduni

Laduni Yang mana ku tak tahu
Langit atau hati ku
Mana yang lebih membiru
Aku tak tahu

Di bawah pohon wahyu
Suatu hari nan syahdu
Ku hayat puisi Mu yang satu
Oh kekasih ku

* :
Gerimis gugur merenjis insan
Umpama menabur bela kasihan
Apakah gerangan
Adakah gurauan
Ku renung langit menyoal iman

Apa tanda
Moga nyata
Ku dakap gurindam mulia

Damar tidak menyala
Kamar gelap gelita
Bagai murkaNya
Angin tanpa suara

Ku mohon laduni

** :
Di bawah pohon wahyu
Suatu hari nan syahdu
Ku hayat puisi Mu yang satu
Oh kekasih ku
( 2X )

Tika waktu terlena
Ku cari satu nama
Mekar kuntum kata
Tetapi tanpa makna

Tiba hari pagi
Alam tak berseri
Unggas tak menyanyi
Pelangi tak menjadi

Oh langit gerhana

Jambangan tak bermaya
Hati membiru rawan
Resah dan bimbang

Ku mohon laduni

Di bawah pohon wahyu
Suatu hari nan syahdu
Ku hayat puisi Mu yang satu
Oh kekasih ku
( 2X )

( Ulang Dari Rangkap * hingga ** )

( Lagu : Pak Ngah - Lirik : Samoza )


Layar Battuta

* :
Kau merentasi segala rintangan di Gurun Madai
Ku melewati cerita pandangan mu penuh damai
Sayap terkembang
Luas terbentang

** :
Akal catatan
Kota tanah pilihan
Kata indah direnungkan

*** :
Relakan ku temui nyawa ku sendiri
Dan mencari jiwa yang tersembunyi
Aaa... aaa...

Pinjam kan aku layar mu
Nakhoda junjungan nan satu
Susuri jalan silah mu
Aaa...

Utuskan aku tetamu
Cahaya alam seribu
Moga tak hilang jejak ku
Aaaa...

( Ulang *, ** dan *** )

Relakan ku temui nyawa ku sendiri
(Pinjamkan aku layar mu )
Dan mencari jiwa yang tersembunyi
(Utuskan aku tetamu)
Aaa...

Pinjam kan aku layar mu
Nakhoda junjungan nan satu
Susuri jalan silah mu
Aaa...

( Lagu : - Lirik : )


Lenggang Lenggok

Lenggang lenggok bergaya senyum manisnya
Sungguh menawan
Paras cantik memikat gaya manjanya
Hati tertawan
Rambut panjang berjurai hitam berkilat
Mayang mengurai
Lemah lembut gayanya tersenyum simpul
Lemah gemalai

Resah jangan diharap
Pagi yang cerah bawa bersenda
Usah bagaikan dedap
Sungguhpun merah harum tiada

Bukan kerana mawar
Kumbang mengidam seri gubahan
Intan tetap bersinar
Walau terbenam di perlimbahan

Cantik baju kebaya
Pukau warnanya berbunga jarang
Baik budi bahasa
Walau kemana dikenang orang

Segar dingin terasa
Bayu membelai tiada henti
Biar miskin kelana
Asalkanpandai mengambil hati

( Lagu : Fadzil Ahmad - Lirik : Hairul Anuar Harun )


Logamaya

Logamaya Pabila kembara di gurun Sahara
Mentari membakar lapar dahaga
Hindar mega lintasan mega
Jalur anggun pertahan jua

Menjana amanah diseru pujangga
Mendukung kalimah para pendta
Sedar.. leka bualan leka
Logamaya menggoda jiwa
Sedar.. leka bualan leka
Logamaya menggoda jiwa

Menyilau logamaya berkilau
Melambai manja
Cuma bayangan saja
Ku percaya hanyalah puraan
Menunda impian
Godaan.. logamaya.. pancarona
Menyilaukan mata

Pengembara meluncur di alur jaya
Bagai musafir di gurun Sahara
Sering berpinar pandangan mata
Jangan sedetik lalai.. leka

* :
Biar jauh haluan menanda
Takkan jatuh bulan di puncak sana
Kan ku tuju
Ku seru
Hasrat hati bertakhta di langit biru

** :
Andai logamaya menerpa
Kan ku hunus panah arjuna
Andai logamaya menawan
Restu pahlawan sisihkan

*** :
Ooh.. Benarkah logamaya memperdaya
Ooh.. Apakah.. logamaya mempersenda
Ooh.. Satria salami kasih dengan setia
Langkah beriring doa
Ku jalinkan nafas dan cinta

Menjana amanah diseru pujangga
Mendukung kalimah para pendta
Sedar.. leka bualan leka
Logamay menggoda jiwa

( Ulang Tangkap *, ** dan *** )

Menjana amanah diseru pujangga
Mendukung kalimah para pendta
Sedar.. leka bualan leka
Logamay menggoda jiwa

Pabila kembara di gurun Sahara
Mentari membakar lapar dahaga
Hindar mega lintasan mega
Jalur anggun pertahan jua

Logamaya..

( Lagu : Pak Ngah - Lirik : samoza )


<-- Previous Next -->
[ M ] [ N ] [ O ]
[Lyrics Index] [Main Index]

Hosted by www.Geocities.ws

1