-- DEJA MOSS --

Di Mata Mu Aku, Di Jiwa Mu Dia

Terdesak ku lepas kan cinta
Demi hari esok walaupun ku tahu
Yang menanti lusuh kesepian
Apa lah gunanya
Bertepuk sebelah tangan
Di mata mu aku
Di jiwa mu dia

* :
Aku tahu kau terpaksa cintai ku
Kau terpaksa sayangi ku
Dalam pura-pura
Aku sedar kau lebih mengasihinya
Kau lebih memerlukannya
Dalam diam terang

** :
Berabad ku menangis
Berkurun ku merindu
Bersalah ku menunggu
Tak mungkin ku berpaling lagi
Diri pulangkan sayu
Ambil semula cinta
Buangkan saja setia
Agar jadi penawar intan di kalbu ku

( Ulang Rangkap * dan ** )

Bahagialah ku sendiri berikan nilai
Digelapkan langkah ku tanpa janji
Tanpa tipu daya
Inilah buktinya asmara ku korbankan
Kau nyalakan api membakar diri mu

( Lagu : LY - Lirik : Baiduri )


Hanya Untuk Mu

Selaut cinta yang tulus dan putih
Hanya untuk mu
Setiap langkah
Nafas ku beralunkan suara mu
Tak terungkap kau permata hati ku

* :
Hilangkan nista
Hilangkan resah luka di dada
Semat asmara gelora yang membara di jiwa
Tak ternilai kerna kaulah nyawa ku

** :
Kaulah seri di hati ku
Syurga di mata ku
Cinta di jiwa ku
Malam ku menjadi bintang
Siangkan bersinar hanya kerana mu

( Ulang Rangkap *, ** dan ** )
Kerana mu...

( Lagu : - Lirik : )


Mestikah Aku Menerima Mu

Belum pasti
Akukan teguh menerima
Kesilapan dan dugaan yang telah kau lakukan
Sebaiknya kasih engkau kumpulkan kemaafan
Dan lekatkan diantara
Retak kasih sayang

* :
Kau janjikan asmara
Sinari wajah ku
Kau janjikan setia
Gemerlap jiwa ku
Bersabarlah hati diusik sengsara
Bersabarlah mata yang menumpang rasa

Sebanyak mana kasih sayang mu
Bukan hitungan (bukan hitungan)
Seberat mana kasih sayang mu
Aku keliru (aku keliru)
Tanpa gurauan tanpa senyuman
Kita tenggelam
Jambatan ku hanya rindu
Menghubungi perasaan mu
Di detik sendu
Kelahiran mu

( Ulang Rangkap * )
Jambatan ku hanya rindu
Menghubungi perasaan mu
Di detik sendu
Kelahiran mu

( Lagu : LY - Lirik : Baiduri )



-- NEW BOYZ --

Akulah Bakawali

* :
Sepatu getah di kaki
Berlari usah nak kejar mentari
Apa yang ada perlu dicari
Bukan datang sendiri ( 2X )

** :
Di mana semahunya
Di situ ada haluan yang terang
Bukannya lalang di pinggir jalan
Tiada pendirian
Keringnya ketandusan

Jalan penuh rintangan
Jalan penuh halangan

*** :
Walau hujung dunia
Walau di tengah rimba
Walau puncak mentari
Aku bisa berdiri

Aku bukan melarang
Aku cuma berpesan
Cakap jangan sebarang

Aku ada impian
Aku ada tumpuan
Bukan hanya omongan
Ada dalam genggaman

Biar sampai ke bintang
Aku akan buktikan ( 2X )

( Ulang Rangkap ** dan *** )

Bukan hanya sindiran
Akulah bakawali ( 3X )

( Lagu : - Lirik : )


Andainya Kau Terima

Ku lihat di sana
Sepasang camar yang berterbangan
Menghayunkan sayap sebebas-bebasnya
Yang tidak lagi kan terluka

Tersentuhlah naluri hati ku
Tiba-tiba terharu
Bagaimanakah harus memula langkah
Untuk akukan mengulang cinta
Andainya ini adalah pembalasan
Kan ku relakan

Hanya kini ku mula menyedari
Betapa mulianya hati mu
Kini aku merasai
Oh, pedihnya bila terluka

Kasih andainya kau tahu
Betapa hebatnya penyesalan daku
Kasih katakan pada ku
Masihkah ada ruang untuk diri ku

Berikan kesempatan kepada ku
Merawat luka hati mu
Kan ku padamkan api kemarahan mu
Dengan limpahan kasih sayang ku
Kan ku kotakan segala janji-janji
Yang ku mungkiri

Sesungguhnya ku tak ingin memaksa
Hanya ku harapkan kau percayalah
Selamlah dasar hati mu
Adakah aku di situ

Kasih katakan pada ku
Bagaimana lagi untuk memujuk mu
Kasih andainya kau terima
Akulah insan yang paling setia

( Lagu : - Lirik : )


Cuba Cuba

Berapa kali aku bilang
Jangan kau cuba menongkah arus
Kerna arus itu sentiasa laju
Bisa menongkat dada mu
Kerasnya kepala mu macam batu
Macam batu
Kerasnya kepala mu haru biru

* :
Kadangkala terfikir juga aku
Betul juga cara mu
Kerna sekian lama cara ku
Masih juga begitu
Lembut ku akhirnya menyesah ku
Sopan ku jadinya tak menentu

** :
Cuba berbaik... (Jahat)
Cuba kekanan... (Kiri)
Cuba betulkan... (Salah)
Cuba luruskan... (Gagal)

Maunya itu, itu juga ( 2X )
Sudahnya begitu juga

( Ulang Rangkap * dan ** ) ( 4X )

( Lagu : - Lirik : )


Habis Manis Sepah Dibuang

Kembangnya mekar
Harum mewangi pandang pandang
Dengan teliti

Pohon nan rimbun dicelah daun
Oh.. melati kembang berseri
Kini dihampiri sang kumbang
Menaruh cinta yang sejati dan berjanji

Terbit sinar mentari pagi
Melati terkulai layu tak berseri

** :
Menangis-nangis tinggal sendiri
Kumbang asmara entah ke mana
Hilang menyepi

Insaf melati sedarlah diri
Waktu kau cantik
Banyaklah kumbang ingin hampiri

Benar sungguh bagai dikata
Habis manis sepah dibuang

( Ulang Rangkap * dan ** )

( Lagu : - Lirik : )


Hanya Tinggal Sejarah

Puas aku fikirkan
Masih dalam samaran
Apakah semuanya
Tanpa penjelasannya

Telah aku korbankan
Cuma hanya untuk mu sorang
Kesetiann ku tidak kau hargakan
Sedihnya

Kini tiba masanya sayang
Aku akan mengatur langkah
Biarlah semuanya kita tinggal
Hanyalah buat sejarah

* :
Masih ku ingat dan terkenang
Percintaan yang penuh makna
Terlalu banyak aku memendam rasa

Selamat tinggal kasih
Selamat tinggal sayang
Tak ingin sejarah cinta berulang
Luka masih terasa duhai sayang

( Ulang Rangkap * )

Selamat tinggal kasih
Selamat tinggal sayang
Ku rela andai hati ku terluka
Rindu pasti bertamu duhai sayang

Puas aku fikirkan
Masih dalam samaran
Kesetiaan ku tidak kau hargakan
Sedihnya...
Sedihnya...

( Lagu : - Lirik : )


Hiasan Di Laman Rindu

Telah sekian lama sayang
Ku pahat nama mu di hati
Tak ingin rasanya berpisah
Rindu mu penawar sepi ku
Ungkapan akhir lahir di bibir mu
Cinta palsu

* :
Ku lempar segala kesalan
Demi cinta pada mu
Walaupun aku bisa tenggelam
Mungkin terkubur dalam kelemasan

** :
Namun rindu ku ini semakin mendalam
Kasih di hati nyala bagai bara

Teguhnya tangkai bagai cinta ku
Namun berbunga hampa
Pedihnya ku hadapi perpisahan

Biarpun harapan ku telah hancur berderai
Kan ku hiasi kenangan ku laman rindu

( Ulang Rangkap * dan ** )

( Lagu : - Lirik : )


Kau Abadi Selamanya

Redup kasih mu
Memayung cinta ku
Kaulah segala
Oh Kehadiran mu umpamakan sinar
Yang menerangi kegelapan

Setulus kasih ku hanya untuk mu
Kaulah penawar
Di dalam jiwa ku tersemat cinta mu
Abadi selamanya

* :
Ingin ku teroka hati mu
Agar terubat rindu di kalbu
Semakin lama ku
Memendam rasa
Terasa siksa jiwa ku

** :
Hadirlah kasih hadirlah sayang
Berbisiklah naluri di hati
Jalinan kasih beralun rindu di kamar hati ku
Semaraklah cinta ku membara di hati mu
Serlahkanlah kasih dan sayang mu pada diri ku

Setulus kasih ku hanya untuk mu
Kaulah penawar
Dalam jiwaku tersemat cinta ku
Abadi selamanya

( Ulang Rangkap * dan ** )

( Lagu : - Lirik : )


Masih Ada Cinta

Terungkaplah kata
Cinta terlerai di tabir senja
Adakah ini dugaan dari Nya
Kau berpura menyinta sepenuh jiwa

* :
Terungkaplah madah
Kasih terkubur di laman cinta
Hati terhiris sendu meratapi
Pengorbanan ku tidak engkau hargai

** :
Telah sekian lama
Ku cuba mencari di mana silapnya
Hati mu berubah
Keegoan semakin memuncak
Siapakah diri ku setelah hadirnya
Di dalam hidup mu
Cepat kau berpaling mendustai kasih

*** :
Curahan rindu tiada maknanya
Harapan menjadi kenangan
Ku berdoa semoga kau bahagia
Disamping insan yang kau cinta

Ku rela perpisahan
Kerana ku yakin
Masih ada cinta

( Lagu : - Lirik : )


Meraung

Menggigil tubuh ini
Melihat kau bersamanya
Tergamam aku tak terkata
Meraung di jiwa

Puas ku pertahankan
Cinta kita sejak dulu
Tapi sayang
Sikit pun tidak
Menghargai cinta ku

* :
Sia-sia saja
Pengorbanan dan kesetiaan ku ini
Ku sangka kau permata
Rupanya duri paling berbisa

Ku pasrah dan berdoa
Semoga tabah jiwa ku
Oh... tetapi bagaimana
Nak ku lawan
Jiwa yang siksa

Ke mana arah hendak ku tuju
Bila hati ku rindu pada mu
Hendak ku cari tapi tak guna
Kau bahagia dengan si dia

Di kamar sepi aku termenung
Terbayang bayang kenangan kita
Tidak ku sangka kau
Tergamak pergi
Saat ku masih perlukan mu

Ah... Ah... Ah....
Ah... Ah... Ah....
Meraung di jiwa
Apalah daya kiranya
Orang dah benci

Ah... Ah... Ah...
Ah... Ah... Ah...
Meraung di jiwa
Tapi tak pernah ku benci
Diri mu sayang

( Lagu : - Lirik : Juwie )


Sejarah Mungkin Berulang

Sejauh mana mampu bertahan
Sampai bila harusku kenang
Setiap kali bertentangan
Tiada ketenangan

Cemburu mu merantai hati
Meleburkan semangat diri
Bila aku kenangkan kemanisan lalu
Semua itu ku ketepikan

* :
Andai ku turut rasa hati
Telah jauh ku bawa diri
Tapi kemaafan ku lahir dari hati mengatasi
Sejarah mungkin berulang
Walau engkau ku maafkan
Oh kekasih
Tapi mungkin hanya sementara
Keinsafan di hati mu

Berpanas hujan berembun
Tak pernah ku hiraukan
Asal dapat memenuhi
Segala keinginan hati

Ku bina istana cinta
Dihiasi lukisan rindu
Indahnya pada di luar
Tapi penuh kepalsuan
Bila ku tiada
Terbuktilah
Betapa aku pula di sisi mu

( Ulang Rangkap * )

( Lagu : - Lirik : )



*** Page 22 ***

<-- Previous Next -->

[Lyrics Index] [Main Index]


Hosted by www.Geocities.ws

1 1