-- AISHAH --

Kau Sahabat, Kekasih Dan Teman

Ku harapkan sinar purnama hingga ke siang
Ku harapkan mimpi mimpi bukan khayalan
Telah aku jelajahi seluruh benua
Mencari pengertian hidup yang sementara

* :
Manusia beranika ragam dan rupa
Ada yang jujur ramai berpura-pura
Ku sangka dalam ilmu dan pengetahuan ku
Tapi ada waktu ku terkeliru... oh...

Ku dambakan bukan sekadar yang dinamakan
Kekasih yang menemani ke sana sini
Ku dambakan sahabat dan teman setia
Rela bersama suka duka

Jadilah kau sahabat ku, kekasih dan teman
Hanya itu yang ku harapkan... oh..
Dalam susah dalam senang
Kita seiringan
Semoga ikatan berkekalan

Jadilah kau sahabat ku, kekasih dan teman
Hanya itu yang ku harapkan... oh..
Dalam susah dalam senang
Kita seiringan
Semoga ikatan berkekalan

( Ulang Rangkap * dan ** )

( Lagu : - Lirik : )


Kemaafan Dendam Yang Terindah

Kehangatan mentari ku rasakan
Tak sehangat api perbalahan
Ku ketuk pintu hati
Senyap dan sunyi
Tiada jawapan yang ku perolehi

Dinginnya malam bagai salju
Tidak sedingin kehangatan mu
Kau sengaja membina
Dinding pemisah diantara kita
Tak lagi bersemuka

Kekasih ku..
Kurasakan perlu
Menitip surat buat tatapan mu
Sekali ini aku rela merendah diri beralah
Agar perhubungan terjalin semula

Kekasih ku...
Tak mungkin ku tahu
Apa tersirat dihati kecil mu
Andainya aku yang bersalah
Maafkan saja...
Kemaafan... kemaafan... dendam yang terindah...

Kehangatan mentari dingin salji
Bertukar ganti hari ke hari
Aku masih di sini
Sabar menanti terbuka kembali
Hatimu yang terkunci...

( Lagu : - Lirik : )



-- ELITE --

Aku Siapa Eengkau Siapa

Aku siapa engkau siapa
Aku siapa engkau siapa
Dalam dunia ramai yang memuja
Ramaikan lagi irihati yang lebih suka mencari kelemahan
Walau lebih banyak kebaikan

* :
Meneropong ku dari lautan
Kau sudah tersilap pilih lawan
Bila tiba masanya
Kau tahu juga aku siapa
Bila tiba masanya akan kau sedar engkau siapa

Wahai pencela kau tiada makna
Lihatlah saja kau
Aku ketawa dengar kata-kata mu
Lahirnya dari perasaan iri hati

Meneropong ku dari lautan
Cerminkan diri mu dulu kawan
Bila tiba masanya kau tahu juga aku siapa
Bila tiba masanya kau tahu juga engkau siapa

** :
Patutkah kau didenda
Mahukah kau didenda
Patutkah kau didenda
Mahukah kau didenda

( Ulang Rangkap * dan ** )

( Lagu : Kru - Lirik : Kru )


Bila

Pabila ku melihat sekeliling ku
Semua berpasangan berpegangan tangan
Aku keseorangan
Pabila aku mendengar lagu cinta
Jiwaku tersentuh hiba

* :
Oh... Bila la la la la akan ku jumpa
Bila la la la la akan ku rasa
Keindahan cinta
Dan bila la la la la ku ketemu dia
Akan ku setia selama-lamanya
Persoalannya bila, bilakah akan ku dicinta

Diri ku sebaik mungkin mencuba
Menyembunyikan duka ku berpura-pura
Seolah tiada apa
Tak siapa tahu pedihnya di hati
Setiap malam ku tangisi

( Ulang Rangkap * ) Ku belayar di malam sepi
meniti hari yang tak pasti
Jiwa kekosongan
Adakah ditakdirkan hidup tak berteman
Kesepian... Kesepian...

( Ulang Rangkap * )

( Lagu : Kru - Lirik : Kru )


Merbahaya

Sudah berapa kali daku kata
Aku memangnya sudah berpunya
Aku bukanlah sebarang wanita
Mengapa masih berdegil juga
Seolah-olah dikau lebih suka
Lebih suka
Kau rasa
Kau rasa lebih hebatnya
Cinta murni ku setia
Hanya kepada yang satu
Waspada kerana ini
Amaran terakhir ku

* :
Oh Oh Ah Ah.. Jangan berani cuba-cuba
Oh Oh Ah Ah.. Jangan kau main-main mata
Oh Oh Ah Ah.. Ku tahu hajat kau sebenar
Baik undur saja kerna ku merbahaya

Bagi kau biasa saja
Bertukar pasangan ikut rasa
Kau salah juga
Kau fikir ku sebegitu
Cinta perlu ada kejujuran
Bukan sekadar manis ucapan
Berhatilah segalanya
Ku perkatakan
Jangan lagi diri mu
Mengambil kesempatan
Hati ku perasaan ku bukan permainan

( Ulang Rangkap * )

Merbahaya... Aku merbahaya ( 4X )

Hai.. jejaka
Jangan berani mara
Kerana langkah mu
Dapat ku baca
Ketampanan mu tak memberi sebarang erti
Diri ku cukup kenali
Insan seperti mu ini

Merbahaya...

( Lagu : Kru - Lirik : Kru )



-- ERRA FAZIRAH --

Pasrah

Ingin ku sendiri
Meniti hari kala sunyi
Yang melanda sepi
Alam bisu bagaikan mengerti
Berakhirnya sebuah memori

Ingin ku melangkah
Membawa diri
Kerna cinta yang dikhianati
Luka rasa untuk menghadapi
Pengorbanan tidak dihargai

* :
Kini aku... pasrah
Dengan segalanya
Kepedihan itu masih terasa
Apakah salah ku
Apakah dosa ku
Tuhan berilah ku petunjuk mu
Redha dengan kehendak mu
Cukup kali ini
Kau menyakiti berulangkali
Tak usahlah kembali
Dengan rela hati
Melepas Kau pergi...

( Ulang Rangkap * )

Ingin ku sendiri
Meniti hari
Kala sunyi
Yang melanda sepi
Alam bisu bagaikan mengerti
Berakhirnya sebuah memori

( Lagu : - Lirik : )


Soal Hati

Kau hanya wajah biasa dimata ku
Pasti lenyap sederas tiba mu
Tak perlu aku memikirkan mu selalu

Kau tiba pada waktu tak terduga
Dalam mimpi dan di dalam jaga
Sehingga aku bukan diri ku yang dulu

* :
Soalnya hati
Sukar dimengerti
Apa terjadi
Diluar kawalan diri
Entah mengapa sejak bersua
Aku dilanda resah
Kau mewarnai mimpi ku
Ku dalam igauan rindu

Kau yang biasa kini istimewa
Engkau membuat hidupku berubah
Yang ku cari-cari selama ini
Telah ku temui

( Ulang Rangkap * )

Kau mewarnai mimpi ku
Ku dalam igauan rindu

Soalnya hati sukar dimengerti
Apa terjadi di luar kawalan diri
Entah mengapa sejak bersua
Aku dilanda resah
Kau mewarnai mimpi ku
Ku dalam igauan

( Lagu : - Lirik : )


Teman Bicara

Bukan sekali bukannya dua
Telah sering kita berjumpa
Belum pernah terusik rasa
Kita sekadar teman biasa
Aku kenali siapa diri mu
Kau pun tahu siapa diri ku
Kerana engkau teman bicara
Antara kita tiada rahsia

* :
Tiba-tiba ku lihat sikap mu
Tidak seperti dulu terhadap ku
Kau menaruh hati
Sejak bilakah ku sedari
Tiba-tiba ku rasa diri ku tidak seperti dulu
Terhadap mu ku menjadi resah
Sering kehilangan kata-kata

** :
Kini bila bertentang mata
Bergementar seluruh anggota
Entah mengapa
Tiada ku tahu
Berdepan dengan mu ku terasa malu

( Ulang Rangkap * dan ** )

( Lagu : Fauzi Marzuki - Lirik : Habsah Hassan )



-- ROZITA IZLYN --

Berbalam Cinta Ku

Masih pasrah ku berdiri
Mencari di mana letaknya diri ku di hati mu
Makin diri tak mengerti
Senyuman ku beri tak kau hargai
Kau lempar ke tepi

Hadirnya ku di sisi
Tidak bermakna lagi
Yang terluka terhiris
Ku baluti

* :
Kepayahan diri ku memenuhi pinta mu
Pernahkah di hati mu mengagumi teguh cinta ku
Ku rebahkan halangan kerna menyayangi mu
Demi setia pada mu terkorban jiwa ku
Masihkah ada ruang di hati mu
Bagi menagih rindu ku
Biar kini kita pun tahu
Ada penghuni dalam kamar hati mu

** :
Masih diri ku mencari
Biarpun sendiri aku tak pasti
Haluan diri
Ku pendamkan segala
Yang tersimpan di hati
Biar berbalam cinta ku
Menyayangi mu

( Ulang Rangkap * dan ** )

( Lagu : - Lirik : )



*** Page 13 ***

<-- Previous Next -->

[Lyrics Index] [Main Index]


Hosted by www.Geocities.ws

1