(Langit terluka) membisu
(Bumi meratap) keliru
(Lalu tertanya) apa salah dan dosa ku
(Bila mentari) tiada
(Lalu sembunyi) di mana
(Apa yang ada) hanya kata tanpa suara
Sang mentari senyumlah sepanjang zaman
Yang memberi segunung sinar harapan
Tiap pagi wajah mu pasti menjelma
Tiap janji tidak kau dustai
*:
Bila mentari enggan tersenyum
Alam jua turut derita bersama
Dengarilah pandangilah sentuhilah rasailah
Yang tertinggal cuma hati dan kalimah
2x
(Bila terbukti) firasat
(Akan bertemu) hakikat
(Pasti semua) akan musnah dan binasa
(Temui arah) haluan
(Agar mengenal) jalanan
(Di waktu pulang) tidak sesat kegelapan
(Ku selami) cintanya
(Ku rindui) nikmatnya
(Tiap masa) ku cari segenap suasana
(Ku kagumi) sucinya
(Ku mencari) mistiknya
(Lima waktu) ku pasti akan ketemui jua
(Hayatilah) agungnya
(Abadilah) kasihnya
(Dan semoga) mentari sudi lagi bersama
(Syukurilah) nikmatnya
(Kembalilah) padanya
(Dan semoga) mentari masih tersenyum manja
(Ulang *)
Samrah (4x)
( Lagu : Pak Ngah - Lirik : Hairul Anuar Harun )