Andai,
esok kubuka mata
dan barisan kereta senja
membawaku jauh dari tepian mentari tua
akankah tawaku masih disini
adakah pecahan-pecahan emosiku masih berbias benci
dan setiap tetes tangisku masihkah punya arti
untuk ruang yg pernah kuhuni
biarkan namaku terukir indah
menemani butiran tanah coklat yg masih basah
sempatkan dirimu tersenyum tanpa duka
jika hari itu menjamah
mungkinkah,
romanku masih menjadi bunga
diantara ranting-ranting patah,
berlalu tua dalam bahagia.
By : Yulia
pS : gw dapet dr milis [email protected], gw suka banget ama tulisannya