Tim CLBSoccer kembali mempertahankan gelar juara bertahan setelah berhasil dalam Piala Columbus Cup 2003 yang berlangsung di Columbus,OH 4-5 November kemarin. Tim yang beranggotakan 17 pemain ini mampu menunjukkan diri mereka dalam permainan disetiap pertandingan. Selama babak penyisihan sampai final, tim CLBSoccer ini tidak pernah mengalami kekalahan. Ini merupakan hasil yang cukup menggembirakan bagi para tifosi-tifosi CLBSoccer yang turut hadir di Stadium Hospital maupun yang menyaksikan lewat layar monitor.
         Pada hari pertama, CLBSoccer berhasil menahan imbang Michigan dengan skor 0-0. Dengan bermain seri ini tim CLBSoccer merasa sudah cukup puas karena Michigan bermain sangat bagus, dan mereka mampu mengimbangi permainan CLBSoccer sendiri. Pertandingan kedua tim ini merupakan pertandingan Pembukaan Columbus Cup 2003. " Kami sudah bermain cukup baik, namun mereka yang tampil dengan defensive style mampu menahan serangan2 dari tim kita." ujar salah satu pengurus CLBSoccer.
         Setelah itu pada pertandingan kedua, CLBSoccer kembali bermaing imbang dengan tim Purdue dengan skor 1-1. Permainan anak-anak cukup stabil dan konsisten dalam pertandingan ini namun sayang sekali dewi fortuna tidak berpihak pada tim CLBSoccer. Penguasaan lapangan pun dipertontonkan pada saat melawan Michigan ini. Akhirnya tim CLBSoccer berhasil melaju ke babak perempat final setelah berada di posisi kedua klasemen group A dengan 2 points. Karena dipertandingan yang lain, Purdue berhasil mengalahkan Michigan. " Memang kami hanya berhasil bermain imbang pada kedua pertandingan hari ini namun saya rasa dengan nilain ini kita sudah cukup bersyukur dapat melaju ke babak selanjutnya." kata salah seorang pemain. " Walaupun dewi fortuna berada jauh dari samping CLBSoccer dalam pertandingan dibabak penyisihan tapi saya yakin dengan motivasi yang tinggi tim CLBSoccer dapat berhasil menjuarai kejuaraan ini." ungkap President CLBSoccer dengan optimis. Sesudah pertandingan ini, tim CLBSoccer kembali ke markas mereka. Anak-anak kelihatan cukup lelah dan butuh istirahat yang cukup serta makanan yang berkhasiat tinggi.
         Hari kedua tim CLBSoccer akhirnya menelan korban. Korban kali ini adalah Bloomington yang dikalahkan dengan skor 3-1 di babak semi final. Permainan anak-anak Columbus ini berbeda jauh dengan permainan pada hari pertama. Kali ini mereka benar2 menunjukkan bagaimana kekuatan mereka sesungguhnya. Semangat ingin menang ada pada diri setiap pemain CLBSoccer.Tampil dengan konsisten dan solid serta bertipe keras adalah hasil dari perjuangan anak-anak kota Columbus ini. Pertandingan ini juga sempat terhenti akibat tawuran yang dimenangkan oleh CLBSoccer sendiri. " Saya melihat dengan jelas bahwa pemain Bloomington pertama kali membuat masalah hingga tawuran pun tak terhindarkan. " ujar wasit utama sehabis pertandingan. Hal ini juga didukung oleh pihak CLBSoccer. " tawuran yang terjadi bermula dari tackling yang wajar kepada pemain Bloomi. Karena merasa tidak puas, maka dia mendorong serta mengeluarkan kata2 yang tidak baik kepada pemain kita. Nah, kalo udah begini kan berarti mau cari masalah sebagai akibat yah berantem. Dan saya juga yakin hal ini sudah sepantasnya terjadi. Kejadian ini juga bermula pada saat kita telah unggul 3-0 dan kemungkinan pemain2 Bloomi tidak mau menerima kekalahan atau dikalahkan dan hasilnya harus berakhir seperti ini " ujar manager CLBSoccer. " Dalam sepakbola, kita harus bisa menerima kekalahan juga dalam sepakbola kalah itu hal yang biasa, dan INGAT kekalahan bukan berarti tim kalian BEGO tapi kekalahan merupakan pelajaran bagi yang kurang pengetahuan tentang cara bermain bola. " tambahnya dengan nada penuh arti. Setelah pertandingan tersebut akhirnya tim CLBSoccer mampu menjadi juara bertahan untuk kelima kalinya sejak tahun 2001." Saya secara pribadi cukup bangga dengan kerja keras anak-anak CLBSoccer karena mereka mampu memainkan sepakbola yang indah. Ini merupakan hasil yang sangat memuaskan dan patut dirayakan." kata manager tim CLBSoccer yang dihubungi kemarin sore dirumahnya. Dia juga menambahkan bahwa semoga perjuangan kita jangan sampai disini saja, mudah-mudahan generasi yang akan datang tetap mampu mempertahankan gelar juara bertahan di wilayah timur dan juga wilayah barat.

                                           


                          
Back At Home
Hosted by www.Geocities.ws

1