|
|
Index > Home > Musik > Mel Shandy
|
Mel Shandy
Bersama grup Rons Adam, Mel yang berduet dengan Lady Avisha kemudian ikut festival Rock se Indonesia pada 1987. Meski kalah ia kemudian dilirik oleh Log Zelebhour. Ia kemudian membuat album Bianglala pada 1989. Untuk kedua kali Mel kemudian tampil lagi Wajah Baru TVRI. Sebenarnya, pada tahun 1986 ia telah membuat album Gacoan (Utje F Tekol) namun tak meledak di pasar. ''Saya kapok, saya merasa dibohongi karena meski kasetnya diedarkan tapi saya nggak dibayar,'' tutur anak bungsu dari enam bersaudara pasangan Muhamad Khalil-Titi Tresnawati ini. Selama menekuni karir sebagai penyanyi ia telah menghasilkan enam album, Bianglala (1989), Nyanyian Badai, Ngeri (bersama Metal Boy), Nyanyian Janji, Apa Salahku, dan Si Komar (1999). Selain itu Mel juga telah membuat beberapa single, antara lain Sesal, Biangkeladi, Gejolak Hati, Takdir, dan Halusinasi. Musik rock, buat Mel, adalah segala-galanya. Beruntung dulu banyak diadakan festival rock, sehingga ia bisa menyalurkan bakat menyanyi. Buat Mel, mendengarkan musik rock juga bisa bikin hati tenang, tidak stres. Sebagai penyanyi rock, Mel memiliki banyak idola, di antaranya Yngwie Malmsteen, Extreme, Sting, Metallica, Whitesnake, Deep Purple, Aerosmith, Joan Jet, dan Roxette. Banyaknya order pentas membawa Mel untuk membentuk band sendiri. Sebelum pentas, biasanya ia rajin melakukan jogging, selain latihan bersama grup. Kondisi tubuh yang prima, buat Mel amat mutlak dibutuhkan. ''Kalau kondisi nggak fit, bagaimana kita mau menyanyi, lagu rock pula.'' Selain sebagai penyanyi rock, Mel juga dikenal sebagai qoriah. Saat masih tinggal di Cikapundung, ia bahkan pernah menyabet sebagai qoriah terbaik untuk tingkat kecamatan. ''Ketika mengaji batin bisa puas.'' DISKOGRAFI |
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Design By �
2002 AM - NJ All Right Rreserved.
Please send comment to [email protected]