| Sekali pun keluargaku meninggalkanku, Sahabat-sahabatku menertawakanku, Tuhan, hatiku tetap mengasihi-Mu, dengan sabar dan rendah hati aku menerima celaan, Tuhan, hatiku tetap mengasihi-Mu, Tuhan, hatiku tetap mengasihi-Mu sekarang dan selamanya, meskipun lautan kering, dan bebatuan cadas hancur remuk, Tuhan, hatiku tetap mengasihi-Mu. |
||||||||||||||||
| Setialah terhadap apa yang sudah diperbuat terhadapmu. Setialah kepada Allahmu yang Kudus. Setialah ! Setialah ! Sekaliapun setiap orang menolakmu. Sekalipun kesukaran menghadangmu. Tetaplah teguh berdiri di hadapan Allahmu. Izinkanlah Allah menyaksikanmu tetap setia. |
||||||||||||||||
| "Ketika aku mati tenggelam di dalam dosa, di sekitarku hanya ada badai penderitaan dan dukacita; ketika lolongan serigala ganas memecahkan keheningan malam, ketika hatiku teriris kesedihan sampai tenagaku habis terkuras ketika pegunungan yang terpencil, dan lembah-lembah yang sunyi diselimuti onak duri, ketika aku ingin pergi ke tempat semua berakhir; betapa kasih yang besar itu mencari dan menemukanku ! betapa mulia darah yang membasuh aku ! betapa besar anugerah itu, anugerah yang menuntun aku kembali ke kawanan domba ! |
||||||||||||||||
| Bahwa Tuhan mengizinkan aku hidup, hanya untuk mengasihi Tuhanku, dengan segenap hatiku, kekuatanku, dan talentaku, hanya untuk mengasihi Tuhanku, tidak peduli dengan apa yang terjadi, hanya untuk mengasihi Tuhanku, dalam setiap tindakanku dan perkataanku, hanya untuk mengasihi Tuhanku, dalam masa kesesakan untuk belajar dari Tuhan, hanya untuk mengasihi Tuhanku, dalam masa sukacita, hanya untuk mengasihi Tuhanku, apakah aku berkekurangan atau berkelimpahan, hanya untuk mengasihi Tuhanku, hidup atau matai atau milik-Nya, hanya untuk mengasihi Tuhanku Karena Tuhan telah menyerahkan hidup-Nya bagiku, dosaku yang paling hina telah diampuni-Nya, aku telah menyerahkan hidupku kepada-Nya, hanya untuk mengasihi Tuhanku. |
||||||||||||||||
| Diambil dari buku : Darah dan Air Mata (Danyun) | ||||||||||||||||
| Next | ||||||||||||||||