Upacara Di Padang Mahsyar
Di padang mashyar nanti bendera-bendera dipasang oleh pemimpin-pemimpin
kebenaran dan di bawahnya terdapat barisan-barisan pengikutnya. Bendera itu
dipasang dan dikibarkan oleh :-
(1) LIWAUS SHIDQI (Bendera Kebenaran) dikibarkan oleh Saidina Abu Bakar as-Sidiq
r.a. bagi semua orang yang benar dan jujur akan berada di bawah bendera
tersebut.
(2) BENDERA FUWAHA' untuk saidina mu'adz bin jabal r.a. bagi semua orang yang
alim fiqih akan berada dan berbaris di bawah bendera panji-panji ini.
(3) BENDERA ZUHUD untuk Abu Dzarr r.a. bagi semua manusia yang menjiwai dan
membudi daya dengan zuhud akan berada di bawah bendera ini.
(4) BENDERA DERMAWAN untuk Saidina Osman bin Affan r.a. bagi para dermawan akan
berada di bawahnya.
(5) BENDERA SYUHADA untuk saidina ali r.a. bagi setiap orang yang mati syahid
sama berbaris di bawah bendera ini.
(6) BENDERA QURRA' untuk ubayya bin ka'ab r.a. bagi para qari' sama berbaris di
bawah bendera panji-panji ini .
(7) BENDERA MU'ADZIN untuk Bilal r.a. bagi para mu'adzin akan berada pada
barisan di bawah bendera ini. Bendera orang-orang yang dibunuh dengan aniaya
untuk saidina Husain r.a. Bagi orang-orang yang dibunuh dengan aniaya akan
berada di bawah bendera ini.
ORANG-ORANG YANG DAPAT BERTEDUH DI PADANG MAHSYAR Di waktu panas yang maha
sangat di padang Mahsyar di hari kiamat, tentulah para manusia menjadi bingung
dan menggelabah ingin mencari tempat perlindungan. Dan pada hari itulah manusia
berkata : "Ke mana tempat lari?". Dalam Al-Quran disingkapkan dengan tegas dan
jelas sekali perihal keadaan itu sebagaimana Firman Allah s.w.t.:
"Pada hari itu manusia berkata: "Kemana tempat lari?" Sekali-kali tidak! Tidak ada tempat berlindung!" (Al-Qiyamah : 10-11) tetapi dengan kehendak Allah s.w.t akan terdapat beberapa naungan, tetapi tidak semua manusia dapat berteduh di bawahnya, itu merupakan rahmat Allah s.w.t dan naungannya. Rasulullah bersabda : "Tujuh orang bakal Allah naungi dengan rahmatNya pada hari yang tiada naungan selain naunganNya ialah :-
(1) Penguasaan pemimpin yang adil.
(2) Seorang remaja yang mengawali keremajaannya dengan beribadah kepada Allah.
(3) Seorang lelaki yang hatinya dipertautkan dengan masjid-masjid.
(4) Dua orang yang saling cinta-mencintai kerana Allah, yakni yang keduanya
berkumpul dan berpisah kerana Allah.
(5) Seorang lelaki yang ketika dirayu oleh wanita bangsawan lagi rupawan, lalu
ia menjawab: "Sesungguhnya akau takut kepada Allah".
(6) Seorang yang mengeluarkan sedekah dan disembunyikan, sampai tangan kirinya
tidak mengetahui apa yang diperbuat oleh tangan kanannya itu.
(7) Seorang yang berzikir kepada Allah Ta'ala di tempat yang sunyi,hingga kedua
matanya mencucurkan air mata." (Iman Bukhari & Muslim)
JENIS-JENIS HUKUMAN DAN SEKSAAN DI NERAKA
Betapa hebatnya hukuman dan seksaan yang akan ditimpa kepada manusia-manusia
yang penuh dosa dan kesalahan, durhaka dan kemaksiatan, serta segala
pelanggaran-pelanggaran dan kejahatan yang mereka lakukan di dunia (selama hidup).
Di akhiratlah mereka menjalani hukuman berupa seksa yang sangat pedih. Seksaan
yang mereka deritai dalam neraka itu bermacam-macam sekali, sebagaimana yang
difrmankan Allah seperti berikut :-
(1) Firman Allah s.w.t : "Dalam neraka Jahannam, lalu dibakar dengannya dahi
mereka, lambung dan punggung mereka." (At-Taubah:35)
(2) Firman Allah : "Ketika belenggu dan rantai dipasang di leher mereka, supaya
mereka diseret, kedalam air yang sangat panas, kemudian mereka dibakar dalam
api."(Al-Mukmin71-72)
(3) Firman Allah : "Peganglah dia kemudian seretlah dia ketengah-tengah neraka.
Kemudian tuangkanlah di atas kepalanya seksaan (dari) air yang amat panas.
Rasakanlah, sesungguhnya kamu orang yang perkasa lagi mulia." (Ad-Dukhan:
47-49)
(4) Firman Allah bermaksud : "Peganglah dia lalu belenggulah tangannya
kelehernya. Kemudian masukkanlah dia ke dalam api neraka yang menyala-nyala.
Kemudian belitlah dia dengan rantai yang panjangnya tujuh puluh hasta." (Al
Haaqqah : 30-32)
(5) Termasuk seksaan neraka ialah orang kafir." Firman Allah : "Maka orang kafir
akan dibuatkan untuk mereka pakaian dari api neraka, disiramkan air yang sedang
mendidih ke atas kepala-kepala mereka. Dengan air itu dihancur luluhkan segala
apa yang ada di dalam perut mereka dan juga kulit-kulit mereka. Dan
cambuk-cambuk dari besi. Setiap kali mereka hendak keluar dari neraka lantaran
kesengsaraan mereka, maka mereka dikembalikan kedalamnya, (serta dikatakan
kepada mereka): "Rasailah azab yang membakar ini." (Al Hajj : 19-22) ALLAH.