ARTI DAN MAKNA
LAMBANG
ARTI DAN MAKNA LAMBANG CEPEDI
Keseleruhuan warna dalam lambang PPS CEPEDI ada 6 macam, yaitu putih, hijau,merah, biru, hitam dan kuning emas. Semua itu merupakan simbol dari tingkatan keilmuan dalam pps CEPEDI.
Warna kuning, diartikan sebagai simbol ketaqwaan yang dimaksudkan bahwa Perguruan Pencak Silat CEPEDI berupaya untuk membentuk manusia yang bertaqwa.
Warna hitam, simbol dari amar ma�ruf nahi munkar. Maksudnya bahwa Perguruan Pencak Silat CEPEDI berupaya untuk membentuk para siswanya menjadikan pencak silat sebagai media dakwah.
Warna biru, melambangkan sikap ksatria dan persahabatan, kebenaran dan kejujuran, welas asih, setia dan sungguh-sungguh. Artinya bahwa Perguruan Pencak Silat CEPEDI membentuk para siswanya untuk mengamalkan panca prasetya CEPEDI.
Warna merah, melambangkan semangat dan kemauan keras, keberanian, kemenangan, ulet, rajin dan tahan banting. Maksudnya bahwa Perguruan Pencak Silat CEPEDI membentuk para siswanya untuk memiliki semangat dan kemauan yang keras, potensial, rajin dan ulet serta tahan banting dalam menghadapi gelombang kehidupan sehingga diharapkan akan menjadi manusia yang percaya pada kemauan diri sendiri sehingga memiliki keberanian dan memperoleh kemenangan.
Warna hijau, melambnagkan kesuburan dan kedamaian. Artinya bahwa Perguruan Pencak Silat CEPEDI berupaya keras untuk menggali bakat, minat dan kemampuan para siswanya mengembangkannya sehingga memperoleh kedamaian.
Warna putih, simbol dari ikhlas, merendah, bersih dan suci. Artinya bahwa Perguruan Pencak Silat CEPEDI membentuk para siswanya dalam memasuki dan belajar pada Perguruan Pencak Silat CEPEDI harus dengan niat yang ikhlas untuk mempelajari segala aspek pencak silat yang diajarkan dalam Perguruan Pencak Silat CEPEDI baik aspek olahraga, Bela diri, seni mental spiritual maupun aspek dakwah.
Arti Makna Gambar dan Tulisan
Jumlah mata rantai ada 17 (tujuh belas) buah. Jumlah gambar dan tulisan ada sembilan buah dan jumlah kilatan api ada duapuluh dua buah. Itu memiliki makna bahwa awal bergurunya pendekar utama PPS. CEPEDI almarhum Bapak Muhammad Zain Semarang pada gurunya Eyang Citro Mangkunegoro di Dagen Gedong Tengen Yogyakarta pada tanggal
17 bulan sembilan (September) tahun 1992 sebagai tanda berdirinya PPS CEPEDI. Sedangkan mengenai kapan mulai tahun berapa eyang Citro Mangkunegoro mengadakan Pencak Silat CEPEDI serta dari siapa bergurunya dirahasiakan. Bahkan
makamnya pun dirahasiakan.
Jumlah mata rantai 17, jumlah gambar dan tulisan 9, jumlah kilatan api 22, jenis warna 6, jumlah huruf 26, jumlah bintang 3 dan jumlah titik 8, jumlah keseluruhan ada 91 pelajaran. Masing-masing pelajaran bertumpu pada titik yang sama yaitu titik 7.
Gambar rantai memiliki makna persatuan dan kesatuan. Pada salahsau mata rantai ada tulisan CEPEDI mengandung maksud bahwa pencak Silat CEPEDI merupakan salahsatu alat persatuan dan kesatuan bangsa secara umum dan umat Islam
secara spesifik. Diharapkan para siswa CEPEDI memiliki rasa pemilikan handarbeni terhadap
perguruan pencak silat lainnya.
Gambar bejana tempat api yang betuliskan P.S. memiliki makna bahwa Perguruan Pencak Silat merupakan wahana yang representatif untuk membangkitkan kemampuan dan semangat bagi umat manusia untuk menjunjung tinggi budaya nasional bangsa Indonesia, cinta tanah air dan memilki patriotisme membela nusa bangsa dan agama.
Ganbar cabang memiliki makna kecepatan; titik 7 berarti ketepatan, dan dempel berarti kemantapan. Ini simbol dari trilogi CEPEDI yaitu cepat tepat mantap.
Gambar segitiga sama kaki yang bertuliskan Cepat Pembelaan Diri mengandung arti bahwa pps CEPEDI dalam rangka memperoleh keilmuan untuk membela diri diajarkan 3 macam cara membela diri yang tidak bisa dipisahkan antara satu dengan lainnya karena ketiganya merupakan satu kesatuan yang bulat
dan utuh.
Ketiga cara yang dimaksud adalah :
1. Diajarkan ilmu bela diri tradisional yaitu pencak silat sebagai olahraga prestasi, Bela diri dan seni yang dapat dipertandingkan dan digunakan untuk membela diri.
2. Diajarkan ilmu bela diri tenaga dalam yaitu perpaduan gerak oleh nafas dan dzikir sebagai metode pengungkapan dan pembangkitan tenaga dalam yang hasilnya tetap diyakini sebagai kekuatan ghaib yang berasal dari Allah swt.
3. Diajarkan ilmu bela diri pembinaan mental spiritual yaitu dengan melakukan wirid tertentu dengan 3 laku yaitu melek, ngeleh, dan ngamal. Melek yakni dengan menghidupkan malam dan mengurangi tidur. Ngeleh yakni melakukan puasa. Ngamal yakni dengan melakukan shalatul lail, memperbaiki dan menyempurnakan ibadah wajib dan sunat, membaca wirid tertentu, shodaqoh, dan bentuk ibadah yang lainnya.
Gambar bintang adalah lambang tauhid dan berjumlah tiga memilki makna bahwa pembentukan tauhid melalui tiga fase  yaitu iman, Islam, dan ihsan.
Gambar api yang menaggung segitiga bertuliskan Cepat Pembelaan Diri yang di dalamnya ada gambar canga, dempel dan
titik 7 serta 3 bintang memiliki makna semangat yang menyala-nyal.
Khusus pada bendera Perguruan Pencak Silat CEPEDI dituliskan lafaz hauqolah yang artinya Tiada daya dan kekuatan kecuali dengan seijin Allah Yang lurus dan Maha Agung memiliki makna bahwa segala ilmu yang dimiliki oleh seseorang berasal dari Allah dan dipergunakan untuk hal-hal yang diridhoi Allah dan tidak seorang pun yang dapat mengalahkan kecuali dengan ridho Allah. Dan tulisan PERGURUAN PENCAK SILAT dengan ukuran besar memiliki makna pengenalan, harapan, dan do�a dari sekian
arti dan makna warna lambang CEPEDI (kuning).
kembali ke halaman depan, yuk !!!
Hosted by www.Geocities.ws

1