Minum Obat Dari Babi

Ustadz, ayah terkena penyakit jantung, sekarang sedang di UGD. Dokter memberikan dua alternatif pengobatan, yang pertama : menggunakan obat yang bahannya terdapat unsur babi, tetapi manjur, sedang yang kedua : menggunakan obat yang bahannya halal, tetapi tidak manjur, bisa bertambah parah. Ustadz saya bingung, mana yang harus dipilih dari dua alternatif tersebut ?
Jawaban :
Saudara harus yakin terlebih dahulu bahwa yang mampu menyembuhkan hanyalah Allah subhanahu wa ta’ala, sebagaimana dalam firman-Nya :
وَإِذَا مَرِضْتُ فَهُوَ يَشْفِينِ
“ ( Ibrahim ) berkata : “ Jika saya tertimpa sakit, maka Dia-lah yang menyembuhkanku “ ( Qs Asy-Syu’ara : 80 )
Saudara juga harus yakin bahwa dokter dan obat hanyalah sarana. Dengan demikian saudara hendaknya memilih obat-obat yang halal walaupun menurut dokter itu tidak manjur. Itukan baru prediksi dokter. Bagi seorang muslim bahwa obat yang halal pasti lebih baik dari obat yang berasal dari barang najis. Karena yang penting adalah mendapatkan ridha Allah, apapun akibatnya, karena taqdir manusia di tangan Allah.
-

Tanya Jawab Aktual Tentang Shalat
Lihat isinya

Tanya Jawab Aktual Tentang Puasa
Lihat isinya » -

Jilbab Menurut Syari'at Islam (Meluruskan Pandangan Prof. DR. Quraish)
Lihat isinya

Halal dan Haram Dalam Pernikahan (Edisi I)
Lihat isinya » -

Halal dan Haram Dalam Pengobatan (Edisi I)
Lihat isinya

Halal dan Haram Dalam Transaksi Keuangan (edisi 1)
Lihat isinya » -

Nasionalisme
Lihat isinya

Panduan Haji dan Umrah
Lihat isinya » -

Mukjizat Al Qur'an Dalam Kesehatan
Lihat isinya

Berobatlah Dengan Yang Halal (edisi 2 Halal Haram Pengobatan)
Lihat isinya » -

Panduan Praktis Menghitung Zakat
Lihat isinya

Halal dan Haram Dalam Makanan
Lihat isinya » -

Waktumu Adalah Hidupmu, Managemen Waktu dalam Islam
Lihat isinya

Satu Jam Bersama Al-Qur'an
Lihat isinya » -

Jual Beli Terlarang
Lihat isinya

Kekuatan Istighfar
Lihat isinya » -

Panduan Praktis Berqurban
Lihat isinya

Al-Quran dan Kesetaraan Gender
Lihat isinya »