BERDASARKAN LAPORAN RELAWAN KEMANUSIAAN AMBON

Bulan Nopember 1999

Tanggal 5 Nopember 1999

Terjadinya pengerahanmassa merah  terhadap mobil dan truk warna kuning dengan nomor DE 8003 di Daerah Passo Teluk Ambon Baguala mobil naas itu ditumpangi oleh dua orang aparat TNI dari kesatuan ZENI Kodamn (Zidam) XVI Pattimura.  Namanya Serda Yulianto dan Kopda Marzuki. Pada pukul 16.15 WIT melintas dijalan Passo dan dicegat massa sehingga menyebabkan kedua anggota itu tewas terbakar bersama mobilnya, disamping itu senjata api jenis Tomson bersama 27 butir kaliber 9 MM hilang diambil massa.

Tanggal 8 Nopermber 1999

Pukul 10.00 WIT terjadi penyerangan merah  dari arah Karang Panjang (Karpang) ke arah perkampungan putih Batu Merah. Kurang  lebih 3 jam kemudian warga Batu Merah berbalik memukul mundur massa merah di Karpang. Dalam kejadian ini terdapat korban 13 orang luka ringan, 3 orang luka berat dan 2 orang meninggal. Warga yang meninggal bernama Rinto Gunawan, Hukol tertembak di dada dan Hasim Rumadan tertembak di kepala sedangkan pihak merah belum teridentifikasi korbannya. Di samping itu korban material kurang lebih 25 rumah dibakar massa. Dan pada hari itu juga terjadi penyerangan di pihak merah menyerang di daerah perkampungan Ponegoro dan Kampung Wara.  Pada kampung Wara, korban dari massa putih sebanyak 3 orang, yaitu La Hasan (17 tahun) tertembak pada lambung kanan, La Basa (50 tahun) tertembak di kaki dan La Iwa juga tertembak di kaki.

Diperkirakan kejadian tersebut merupakan penyusupan massa merah Galala dan Hative Besar yang ingin menyerang Desa Wara tersebut.

Tanggal 19 Nopember 1999

Pukul 12.00 WIT tepatnya hari Jumat massa putih Desa Nania dikejutkan oleh serangan tiba-tiba yang dilakukan massa merah Passo. Menurut saksi mata (Soeleman R) masyarakat Desa Nania yang hendak pergi sholat Jum?at tiba-tiba diserang oleh sekelompok massa merah dari Desa Passo sehingga sholat Jum?at yang hendak dilaksanakan dan diganti dengan perlawanan terhadap massa penyerangan tersebut. Pertikaian ini diketahui oleh warga Kecamatan Leihitu yang akhirnya pasukan dari Jazirah tersebut yang mayoritas beragama Islam membantu warga putih di Nania. Dengan bantuan ini warga merah Passo berhasil didesak mundur. Pertikaian berlangsung selama dua hari yaitu tanggal 19 dan 20 Nopember. Pertikaian meluas sampai desa Waeheru dan  Negeri Lama. Dari pertikaian ini mengakibatkan puluhan rumah hangus terbakar, 1 buah masjid nyaris ikut terbakar dan sebanyak 31 orang terkena tembakan aparat Brimob, 20 orang luka ringan, 10 luka berat dan 6 orang meninggal dari pihak putih sedangkan dari pihak merah belum teridentifikasi.

Tanggal 20 Nopember 1999

Selain pada tempat kejadian yang lain di tempat yang berbeda. Pada pukul 12.00 WIT terjadi baku tembak di laut di Teluk Ambon Baguala antara speed boat kaum massa putih dengan speed boat massa merah. Peristiwa ini berhasil di atasi oleh Polisi Air Ambon. Namun korban tidak terelakkan. Dari peristiwa ini terdapat korban  meninggal dari pihak putih 1 orang dan korban meninggal dari pihak merah 2 orang.

Selanjutnya pada hari yang sama pada pukul 08.00 WIT terjadi pertikaian antara Desa Tulehu dan Desa Suli Kecamatan Salahutu Kabupaten Maluku Tengah yang mengakibatkan 2 orang pihak putih luka-luka dan dari pihak merah tidak teridentifikasi.

Tanggal 23 Nopember 1999

Talake Dalam

Ledakan bom rakitan sebanyak 6 kali yang dilemparkan oleh kelompok merah dengan menggunakan katapel dari arah Kampung Kolam Talake. Ledakan ini bunyinya cukup keras. Kelompok putih mulai berkerumun dengan membawa parang dan peralatan perang lainnya di Jalan Sultan Baabullah yang berbatasan langsung dengan wilayah yang dibom. Ledakan bom rakitan ini juga diiringi dengan lemparan batu oleh kelompok merah ke rumah warga putih di daerah Talake Dalam depan Telkom. Aparat Siliwangi yang melakukan penjagaan di wilayah setempat belum melakukan tembakan.. terdengar suara semacam khutbah dari pengeras suara gereja.

Jalan Baru

Bunyi tembakan dari senjata milik aparat keamanan terdengar cukup jelas.

Kapaha- Tantui

Pada hari Selasa pukul 18.30- 03.00 WIT terjadi pertikaian antara warga Kampung Jawa (Anak Desa Batu Merah) Kelurahan Kapaha (warga putih) bertikai dengan warga Desa Tantui (warga merah) yang dibantu oleh warga Galala Kecamatan Sirimau.

Pada peristiwa ini puluhan rumah ikut terbakar dan korban meninggal 6 orang, 2 orang dari pihak putih dan 4 orang dari pihak merah. Luka-luka dari pihak putih 9 orang dan 21 orang dari pihak merah. Data ini diperoleh dari rumah sakit setempat.

Tanggal 25 Nopember 1999

Pada pukul 16.00-04.00 WIT terjadi pertikaian antara warga merah Wailela  dan warga putih di Kampung Kota Jawa . Pada peristiwa ini korban dari pihak putih 1 orang dan kurang lebih 20 orang luka-luka sedangkan dari pihak merah 3 orang meninggal (1 orang di antaranya adalah Dosen UnPatti) sedangkan korban luka-luka tidak teridentifikasi.

Pada tanggal yang sama pukul 23.00-03.00 WIT terjadi penyerangan dari Kampung Kolam (warga merah) menyerang Kampung Parigi Lima Kelurahan Waihaong Kecamatan Nusaniwe. Pada peristiwa ini tidak terjadi korban dari dua belah pihak. Peristiwa ini dapat diatasi oleh aparat keamanan.

Tanggal 26 Nopember 1999

Pada hari ini Jum?at pukul 09.00-18.00 WIT terjadi pertikaian antara warga Mardika (warga merah) dengan warga Batu Merah (warga putih). Peristiwa ini dipicu oleh warga merah mardika yang menyerang dan membom Pos ARMET diperbatasan  kedua desa yang bertikai. Korban dari pihak putih meninggal 18 orang, 54 orang luka-luka sedang dari pihak merah diperkirakan pada sekitar pukul 11.00 WIT terhitung 15 orang meninggal, 52 orang luka-luka serta sejumlah ruko dan rumah penduduk  di Mardika hangus terbakar. Total jumlah korban hingga sore hari belum teridentifikasi. Selain itu pada pihak aparat keamanan (ARMET) 2 orang diantaranya ikut tertembak oleh pihak oknum Brimob Kristen dan penduduk sipil Kristen Ambon bersenjata organik, 1 orang meninggal, yakni Prada Suparno. Sampai berita ini diturunkan pertikaian belum dapat diatasi oleh pihak keamanan.

Pada pukul 05.30 WIT terjadi penembakan massal oleh aparat SATPOL AIRUT Kristen di pelabuhan kecil belakang kota Ambon mengakibatkan beberapa korban luka yang belum teridentifikasi.

Pada pukul 06.00 WIT terjadi penembakan beruntun oleh pihak Kristen Poka terhadap sebuah kapal laut penumpang berkapasitas 150 orang dengan rute Poka ? Pasar Lama. Yang tertembak 6 orang, luka-luka 5 orang dan meninggal 1 orang.

Tanggal 27 Nopember 1999

Pukul 07.00 terjadi pertikaian lanjutan di Kampung Ahuru Karang Panjang. Adanya insiden penembakan dari warga sipil bersenjata, 2 orang muslim korban luka berat tertembak.

Ambon, 28 Nopember 1999

Sekelompok warga Nashara menyerang kompleks Air Kuning sekitar Kampus STAIN Ambon, korban 1 orang warga muslim luka berat (tangan putus) terkena bom.

Pada jam 03.00 WIT terjadi penembakan terhadap 3 warga muslim di perbatasan Mardika dengan Batu Merah. Penembakan terjadi pada saat massa berkumpul menuju tiitik api pada salah satu rumah yang terbakar di Mardika. Salah satu yang tertembak Nn. Bintarwatu (17 tahun) syahidah asal Desa Wakal Kecamatan Leihitu yang berada dalam massa tersebut.

Pukul 04.00 WIT dinihari warga Kampung Kolam (kelompok merah) berbatasan dengan Parigi Lima melakukan pengeboman terhadap warga Talake dan warga Waihaong. Dalam insiden ini tidak ada korban jiwa. Lebih dari 10 buah bom meledak dengan suara yang sangat menggelegar.

Pukul 06.00 WIT di tempat yang sama terjadi ledakan bom dan tembakan beruntun dari arah yang sama (Kampung Kolam) dan ke arah Talake serta Waihaong Parigi Lima. Pada kejadian tersebut 3 aparat Marinir luka-luka (luka tembak). Seluruh korban  dievakuasi ke RS Tentara.

Pukul 08.30-10.30 WIT Asrama Polres Pulau Ambon dan Pulau Lease digempur bom dan tembakan dari arah warga Nasrani (Kampung Kolam). Dalam kejadian ini tercatat 3 orang anggota Polres tertembak. Sesuai pantauan di lapangan, ketiga aparat tersebut tertembak saat berupaya memadamkan api yang hendak menjalar ke Masjid Polres. Adapun nama ketiga korban tersebut adalah:

Sertu La Ali (anggota Intel Polres)

Sertu Mapasela

Sertu Sukardi

Dari tiga yang tertembak ini satu diantaranya yang meninggal di tempat adalah Sertu La Ali (tertembak bagian dada). Sedangkan dua teman yang lain dilarikan ke RS Tentara. Sertu  Mapasela tertembak di bagian dada.

Satu buah rumah yang berada di dekat Asrama Mapolres dibakar dengan menggunakan bom molotov (bensin). Kebakaran ini menjalar ke rumah-rumah di sampingnya sehingga menyebabkan 6 rumah ikut musnah dilalap api. Masjid Mapolres yang bersebelahan dengan titik kebakaran, beberapa bagiannya ikut terbakar.

Pada jam 11.00 WIT warga Asrama Polres P. Ambon dan PP. Lease. Semua ini karena warga Petak Sepuluh (Kristen) menjebol dinding Asrama Polres. Warga penghuni asrama yang selama ini aman tinggal dalam kompleks asrama, semuanya ikut mengungsi ke masjid dan rumah-rumah keluarganya di Waihaong dan Kebun Cengkeh.

Pukul 06.00 WIT ledakan bom kembali terjadi di perkampungan Diponegoro dan Pohon Pule. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

KORBAN KERUSUHAN AMBON MARDIKA/GALALA

Jum'at 26 Nopember 1999

NO

NAMA

UMUR

ASAL

JENIS KORBAN

BAGIAN TUBUH YANG LUKA

KETERANGAN

1

Prada Suparno

Armed 11

tertembak

kepala bagian depan

meninggal

2

Bahrum Wajo

Geser

Kena bom

kaki kiri

luka ringan

3

Iman

4

Ali Waliulu

Luhu

luka tembak

lengan kiri

luka ringan

5

Idris

38 thn

luka tembak

pipi

luka berat

6

Muhammad Irfan Rery

18 thn

Tual

luka tembak

dada

luka berat

7

Ismail Wala

luka tembak

8

Mahmud Tuanany

Kailolo

luka tembak

meninggal

9

Sirman

luka tembak

lengan kiri

luka ringan

10

Bobi

luka tembak

meninggal

11

La Udin/Carles

Buton

luka tembak

pipi

luka berat

12

Ramadhan

15 thn

luka tembak

paha kanan

luka berat

13

Taha Lombok

25 thn

Kena bom

pelipis kiri

luka berat

14

Iwan

luka tembak

punggung

luka berat

15

Heri Tuhulele

15 thn

Kulur

luka tembak

punggung

meninggal

16

Iksan Marikar

15 thn

Banda

luka tembak

paha

luka ringan

17

Tyson

18 thn

Geser

luka tembak

kaki kiri dan kanan

luka berat

18

Bakri

luka tembak

dada

luka berat

19

Hamit

luka tembak

20

Syamsuddin

luka tembak

lengan kiri

luka berat

21

Sugeng

22 thn

Kena bom

dahi

luka berat

22

Dani

16 thn

luka tembak

paha

luka berat

23

Iwan

38 thn

luka tembak

betis kiri dan kepala

luka berat

24

Ade Abbas

22 thn

luka tembak

lutut

luka berat

25

Basri Tuanaya

22 thn

Kailolo

luka tembak

leher (tenggorokan)

meninggal

26

Jalal

15 thn

luka tembak

27

Ilham

13 thn

luka tembak

lengan kiri

luka ringan

28

Irfan Rery

19 thn

tual

luka tembak

lengan

luka ringan

29

Fohisman

16 thn

luka tembak

kepala bagianbelakang

luka berat

30

Zulkifli suat

tual

luka tembak

lengan

luka berat

31

Huzair Lekawa

20 thn

luka tembak

leher dan lengan

meninggal

32

Eko latumiko

15 thn

luka tembak

pinggang

meninggal

33

Ihsan Lampung

27 thn

luka tembak

kepala

luka berat

34

Carwis bin Sulaiman

17 thn

luka tembak

kepala

luka berat

35

Ahmad asidan

15 thn

buton

luka tembak

lambung

meninggal

36

Cade kasim

20 thn

luka tembak

kaki kiri

luka ringan

37

Saleh

27 thn

luka tembak

leher dan pipi

luka berat

38

Farhan

16 thn

luka tembak

pipi

luka berat

39

Mansyur Fataruba

21 thn

sanana

luka tembak

dada sebelah kanan

luka berat

40

Ay Ayu

25 thn

luka tembak

dada kiri

luka berat

41

Abd. Rahim Waliulu

43 thn

luhu

luka tembak

perut

luka berat

42

Jalaludin temarwut

17 thn

Tual

luka tembak

dada kiri

luka berat

43

La suri

22 thn

Buton

luka tembak

perut

luka berat

44

Humid Soamole

luka tembak

meninggal

45

Ramli

16 thn

luka tembak

lengan kanan

luka berat

46

Basal Bopeng

23 thn

luka tembak

lengan kiri

luka berat

47

Irwanto Wala

26 thn

batu merah

luka tembak

dada

meninggal

48

Muhammad rum

18 thn

luka tembak

lutut

luka berat

49

Ardian

luka tembak

lutut

luka berat

50

Sony karim

14 thn

luka tembak

lengan kanan

luka berat

51

Ilham wakano

20 thn

Haloi

luka tembak

lengan kanan

luka berat

52

Salim Lausepa

25 thn

Larike

luka tembak

perut

meninggal

53

Sdeman siwangsiwang

luka tembak

pantat

meninggal

54

Abdul Kadir

luka tembak

kepala bagianbelakang

meninggal

55

Nurdin Umamid

sanana

luka tembak

belakang tembus dada

meninggal

56

Res Attamimi

luhu

luka tembak

kepala

meninggal

57

Teguh

18 thn

luka tembak

wajah

luka berat

58

Sofyan

22 thn

batu merah

luka tembak

kaki, tangan dan wajah

luka berat

59

A.Latif Tuanany

Kailolo

luka tembak

kaki kiri

luka berat

60

Fanrul

20 thn

luka tembak

bahu kanan

luka berat

61

Muhammad Makatita

21 thn

Wakal

luka tembak

pantat

luka berat

62

Sepi Marasabessy

16 thn

Kailolo

luka tembak

lengan

luka berat

63

Amir Latuconsina

20 thn

Pelauw

luka tembak

paha

luka berat

64

Slamet Mewa

16 thn

luka tembak

lengan

luka berat

65

Halis Abdul Karim

21 thn

luka tembak

pangkal lengan

luka berat

66

Amidu

luka tembak

meninggal

67

Hamin Angkotasan

43 thn

Pelauw

luka tembak

perut

meninggal

68

Sakti Harun

luka tembak

meninggal

69

Hepdi Pelu

20 thn

Hitu

luka tembak

lengan kanan

luka berat

70

Muchsin Pattimura

15 thn

Latu

luka tembak

Tulang kering kiri (kaki)

luka ringan

71

Alimuddin Sowakel

17 thn

Geser

luka tembak

Pgkl paha dan telapak tangan kiri

luka berat

72

Imran Pahlewi

18 thn

Pandan kasturi

luka tembak

pipi kanan tembus telinga

luka berat

73

Ramli Umasugi

25 thn

Sanana

luka tembak

kepala

luka berat

74

Karim

26 thn

luka tembak

dagu

luka berat

75

Slamet Difinubun

26 thn

Tual

luka tembak

Tulang belakang

meninggal

76

La ata

18 thn

Buton

luka tembak

paha kiri

luka berat

77

Sabri Fataruba

28 thn

sanana

luka tembak

dada kiri

luka berat

78

Irfan Kaflale

25 thn

Sirisori

luka tembak/galala

paha kanan, pergelangan kaki kiri

luka berat

79

Thalib Tuasikal

30 thn

Pelauw

luka tembak/galala

Paha kanan

luka berat

80

Bimahu

50 thn

Kailolo

luka tembak/galala

Tulang belakang/belakang leher

luka berat

81

La diaba

45 thn

Buton

luka tembak/galala

tangan kanan

luka berat

82

Sadly Selay

27 thn

Mamala

luka tembak/ galala

kaki kanan

luka ringan

83

Ali Umarella

25 thn

tulehu

luka tembak/ galala

Kepala,lutut kiri

meninggal

84

Sertu Pol. Burhanuddin

24 thn

Bugis

luka tembak/galala

pantat

luka berat

85

Sabtu Suin

28 thn

Werinama

luka tembak

pundak kanan tembus

luka berat

86

Kubal

32 thn

Werinama

luka tembak

bagian perut

meninggal

87

Ismail Wailiulu

19 thn

Hitu

luka tembak

perut/lambung

meninggal

88

Anida

22 thn

Buton

luka tembak

perut

meninggal

89

Hosted by www.Geocities.ws

1