(English )

THE MARDIKA INCIDENT

The fight in Mardika between the Jihad Troop Hatuhaha and the White Group Mass and the Red Group Mass in Mardika took place on Saturday (date??) at 17.00 East Indonesian Time.

When the two groups met, bomb explosions were heard 4 times. The first explosion was heard at around 17.30 East Indonesian Time. Then the two groups started to attack. The security force around the area did not stay quiet. They fired warning shots. However, the two groups were not scared off. The attack burnt 7 shops belong to the Chinese in Mardika. The shops were burnt by the Hatuhaha Troop.

The dead victims in the incident were Muhamad Marasabessy (42 yrs), L. Bili (20 yrs) who that afternoon still smiled at me, held up his fist and whispered the takbir (Allahuakbar) and La Amu (39 yrs). The victims were dead from the shots by the security force.

Based on the story of Hawa, who witnessed the death of the three Muslims, the victims were shot by the security personnel from Yonif 733 named Serda Barito. Hawa pointed out that she knew the security personnel well.

The fight atmosphere made the situation very bad.

O Allah, truly only You Who Knoweth that these hearts have gathered to love You only, met to obey You, united to Call in Your Name and faithfully promised to defend Your Commands. So tighten their loving bond, O Allah, last the love, show the way and shower with Your Light which never ceased, fill the breasts with mercy.

Assalamu'alaikum iman and the beauty of surrending to You, let live with Your Ma’rifah and let die in the state of SYAHID in Your way. Truly You are The Best Protector.


"Truly Allah loves those who fight in His Way in layers strong as a fort" (QS Ash Shaff : 4).

 

 

 

 

 

 

 

(Indonesian)


PERISTIWA MARDIKA

Bentrok di Mardika terjadi antara Pasukan jihad Hatuhaha dan massa
kelompok putih dengan kelompok merah di Mardika pada hari Sabtu jam 17.00 WIT.
Dalam pertemuan kedua kelompok ini, terdengar letupan bom sebanyak 4 kali. Letupan pertama sekitar pukul 17.30 WIT. Kemudian kedua kelompok ini mulai saling menyerbu. Aparat keamanan yang berada di lokasi kejadian
tidak tinggal diam. Mereka memberikan tembakan peringatan. Namun kedua
massa tidak dihalau. Penyerbuan ini menyebabkan 7 buah toko di mardika
milik Tianghoa terbakar. Toko ini dibakar oleh pasukan hatuhaha.

Korban yang meninggal dalam peristiwa ini adalah Muhamad Marasabessy (42 tahun), L. Bili (20 tahun, yang sore itu masih sempat tersenyum kepada saya sambil mengepalkan tangannya dan berucap takbir secara perlahan) dan La Amu (39 tahun). Para korban ini meninggal karena ditembak oleh aparat keamanan.

Menurut kesaksian yang disampaikan oleh Hawa yang melihat
langsung gugurnya tiga warga muslim ini, korban ditembak oleh aparat dari
Yonif 733 bernama Serda Barito. Hawa melanjutkan bahwa aparat keamanan ini cukup dekat dikenalnya.
Suasana bentrokan ini menyebabkan Ambon kembali tegang

Ya ALLAH sesungguhnya hanya Engkau yang Maha Mengetahui bahwa
hati-hati ini telah berkumpul untuk mencurahkan mahabbah hanya kepada-Mu,
bertemu untuk taat kepada-MU, bersatu dalam rangka menyeru (dijalan)-Mu
dan berjanji setia untuk membela syari'at-Mu, maka kuatkanlah
pertaliannya, ya ALLAH abadikanlah kasih sayangnya, tunjukilah jalannya
dan penuhilah dengan cahaya-Mu yang tidak pernah redup, lapangkanlah
dadanya dengan limpahan Assalamualaikum wr. wb.

Assalamu'alaikum iman dan keindahaan tawakal kepada-Mu, hidupkanlah
dengan ma'rifah-Mu dan matikanlah dalam keadaan SYAHID dijalan-mu,
sesungguhnya Engkau sebaik-baik pelindung.



"Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berjuang dijalannya dalam
shaf-shaf yang seolah-olah benteng yang kokoh" (QS:Ash shaff : 4)

Hosted by www.Geocities.ws

Hosted by www.Geocities.ws

1