KOPYAH
LANCIP YANG TERNODA
Alkisah, disuatu Desa yang terkenal agamis dan konon
bermoral tinggi.Musholla dan tempat ibadah menjamur layaknya partai-partai
yang sekarang lagi berebut massa untuk mencoblos caleg-caleg mereka.walaupun
toh para konstituennya tahu bahwa mereka hanya dianggap mana kala
dibutuhkan oleh para caleg untuk memperoleh suara agar dapat menduduki
kursi di parlemen.Selanjutnya dada la laa...Di desa tsb hiduplah
sebuah keluarga terhormat dan disegani oleh masyarakat setempat.Keluarga
mereka terkenal dengan kopyah lancipnya sebagai simbol mahkota kebanggannya.Diantara
keluarga besar mereka sebagian besar menduduki jabatan-jabatan penting
. Antara lain ada yang jadi kiai, kades ,
guru , pengurus masjid , pengurus musholla, pengusaha, PNS dll.
Pokoknya bisa di bilang keluarga ningrat deh..
By the way...dikeluarga ningrat yang mulia tsb ,hiduplah seorang
janda manis , bahenol wal zemox..he.. he..Janda beranak dua yang
berprofesi sebagai pahlawan tanpa tanda jasa..alias bu guru..Sebut
saja bu JUNASRI.
Bu JUNASRI termenung dan seakan tak percaya bahwa angan-angan yang
direncanakan selam tiga tahun ini untuk bersanding dengan kang mas
Arjuna ada peluang batal alias gagal maning.Secepatnya dia menghubungi
Arjuna khusus untuk membahas rencananya tsb.
Dalam kondisi haus kasih sayang,yang terpenting adalah bisa terpenuhi
semua hasratnya termasuk segera memadu cinta dengan kang mas Arjuna..”Kang
mas Arjuna,kemana saja kang mas?,” desah bu JUNASRI melalui Hp
nokianya (Arjuna modern udah pake Hp lho...?).” Lagi nyiapin
Rudal kebanggaanku dinda,” jawab Arjuna dengan bangga,Karena
rudalnya walaupun tidak segede rudal IRAQ ataupun rudal scud milik
AMRIK,Namun ampuhnya ruarrr biasa..”OK,kang mas ,siapkan rudalmu..!jangan
lupa pake STMJ,”teriak bu JUNASRI senang.
Tanpa diduga dan disadari keluarga besar kopyah lancip ,bu JUNASRI
dan Arjuna telah menyiapkan rudal yang akan menaklukan keluarga
kopyah lancip yang terkenal dengan kekuasaannya dan kealimannya
sepanjang masa.
Rupanya keluarga kopyah lancip tidak menginginkan Arjuna bersanding
dengan bu JUNASRI.Maklum Arjuna bukan dari keluarga terhormat.So, gak
level gitu loh..!
”hai Arjuna,mundur atau mimis senjataku yang berbicara,”ancam
kopyah lancip sebagai panglima perang keluarga terhormat dengan
sengit.”tidak bisa, kami akan berjuang sampai titik darah
penghabisan,”jawab bu JUNASRI tak kalah genit,eh,sengit.Arjuna
Cuma nyengir aja ketika bu JUNASRI mewakilinya untuk menjawab ancaman
Jendral kopyah lancip.
Akhirnya,Saling lontar Amunisi tak terleakkan perang terbuka! Sebuah
Rudal yang menjadi kebanggaan Arjuna kelak akan menjadi senjata
pamungkas..Namun Arjunapun menyadari kalau perang terbuka sulit
untuk memenangkan perang ini.Akhirnya Arjuna sepakat untuk menggunakan
senjata pamungkasnya yang sakti mandraguna dengan taktik perang
gerilya.
Jendral kopyah lancip dan kiainya putus asa.Serasa tanpa harapan
ketika tahu bahwa Arjuna memenangkan perang tsb.Kemenangan Arjuna
merupakan tamparan keras dan Aib bagi keluarga ningrat tsb.Apalagi
Jendral kopyah lancip merasa ternoda dengan kemenangan Arjuna.
Namun karena sang jendral sudah mempunyai ilmu kedigdayaan yaitu
ilmu kebal malu alias rai sesek.Maka,Jendral kopyah lancip berinisiatif
mewakili keluarga ningrat untuk membuat surat perjanjian takluk
dan bertekuk lutut pada Arjuna.
Rudal Arjuna memang ampuh.Walaupun kecil tapi daya ledaknya mampu
menaklukkan keluarga ningrat seorang diri.Rudal Arjuna mempunyai
efek yang lama melebihi efek radiasi bom Atom yang di jatuhkan oleh
Amrik di hirosima dan Nagasaki.Bedanya,Kalau rudal Arjuna merupakam
berkah bagi bu JUNASRI karena bisa memenuhi hasratnya selama ini, Akan
tetapi Telah menjadi sejarah KOPYAH LANCIP YANG TERNODA beserta
keluarga besarnya selama-lamanya.

BU JUNASRI YANG BAHENOLLL DAN MONTOK..