utama - kung fu boy - chinmi other stories - new kung fu boy - kabar terbaru

KUNG FU BOY - RINGKASAN CHINMI NOMOR 31 - 35

 

Chinmi seperti hilang kesadarannya ... Seri: 31
Sampul Depan: Chinmi sedang dalam kondisi marah
Diterbitkan: Tahun 1996 di Indonesia

Rangkuman Disusun: 1 Agustus 2005

Chinmi yang dua kali gagal menggunakan Jurus Peremuk Tulang kepada Iryu alisnya robek oleh Awaaaaassss Chiiiiinnnnmiiiiiii .............. Ups ....... hampir saja Chinmi kehilangan kepalanya ...... tonjokan Iryu. Tetapi Chinmi dapat mengalahkan Iryu dengan melancarkan dua kali Kung Fu Peremuk Tulangnya. Pertama tama Chinmi gunakan Kung Fu Peremuk Tulang pada kaki Iryu, yang kemudian pada pingggang Iryu.

Pertandingan kedua Tan Tan melawan Bumei. Tan Tan dengan susah payah melawan Bumei. Akhirnya dengan menggunakan tendangannya, Tan Tan dapat mengalahkan Bumei dan dengan menggunakan Jurus Tendangan Ganda. Kemudian tibalah waktu istirahat, Chinmi lalu menemui Guru Soshu palsu dan memperingatkan dan sedikit mengancam agar jangan sampai berbuat macam macam terhadap sahabatnya, Sie Fan, Guru Soshu Asli dan Kaisar.

Kemudian pertandingan dilanjutkan dan Sie Fan melawan Tairyu. Sie Fan sempat tersayat tangannya oleh serangan Tairyu dengan Jurus Naga Terbangnya. Kemudian Sie Fan dengan jeniusnya dapat menghentikan gerakan Naga Terbangnya Tairyu. Sie Fan dapat mengetahui rahasia Jurus Naga Terbang Tairyu.


Siap siap merasakan tandanganku Seri: 32
Sampul Depan: Kaki Chinmi dengan posisi menyerang
Diterbitkan: Tahun 1996 di Indonesia

Rangkuman Disusun: 1 Agustus 2005

Sie fan akhirnya dapat mengalahkan Tairyu setelah memecahkan rahasia Jurus Naga Terbang. Kemudian Senkai melawan Siba. Pertandingan berlangsung dengan cepat. Senjata melawan dengan senjata. Senkai dapat menekan pertahanan Siba. Tetapi kemudian kait rantai triple stick dapat diputuskan Siba, hal ini yang membuat Senkai dikalahkan oleh Siba.

Siba yang lengah dapat dibius dengan mudah oleh seorang komplotan Hup ... hup ... hup ... Go Kong menyerang orang asing Guru Soshu Palsu. Kemudian di dalam pengamanan pertandingan dan kejuaraan ini, ada seorang prajurit kerajaan yang mempunyai cerita tentang Siba yang Awas, mungkin orang ini berniat jahat pada kita dilaporkan pada Jendral Oulin.

Kemudian Chinmi dan Tantan meneruskan latihan sebelum bertanding. Ada sebuah kisah menarik mengenai Tan Tan sebelum dirinya mengikuti kejuaraan ini. Kisah bagaimana Tan Tan dilatih kung fu dengan keras oleh gurunya yang sudah cacat, yaitu kehilangan kedua tangannya.

Akhirnya Chinmi dan Tan Tan pun mulai bertanding. Lagi lagi pertandingan kedua orang petarung ini berjalan dalam tempo yang cepat. Chinmi meladeni pertarungan memakai kaki. Chinmi sempat 3 kali terkena Jurus Kaki Meriamnya Tan Tan. Pertandingan pun berlanjut setelah Chinmi dapat mengagalkan Jurus Kaki Meriamnya Tan Tan.


Grrr ..... rasakan dahsyatnya tenaga dalamku Seri: 33
Sampul Depan: Terlihat Chinmi mengerahkan tenaga dalamnya
Diterbitkan: Tahun 1996 di Indonesia

Rangkuman Disusun: 1 Agustus 2005

Di pertandingan ini Tan Tan mulai menggunakan Jurus Tangannya setelah terdesak oleh serangan Chinmi. Akhirnya dengan Kung Fu Peremuk Tulang yang dilakukan sangat cepat Tan Tan pun kalah dari Chinmi. Dan Kakek Tan Tan yang sekaligus gurunya mengunjungi anak muda itu dengan terharu.

Whoaa ... bukankah kaki itu yang cedera yang digunakan untuk menahan serangan tongkat Chinmi pun dirawat oleh tabib kejuaraan ini. Sementara itu Tan Tan dipulihkan semangat juangnya oleh gurunya. Ternyata gurunya itu kehilangan kedua tangannya Serangan tongkat akhirnya bisa kutahan dengan kaki Chinmi di kejuaraan yang sama seperti ini tahunan yang lalu.

Pertandingan pun dilanjutkan antara Sie Fan dan Siba. Sie Fan yang sakit kepalanya kambuh harus dibius lagi oleh Goru Shosu Palsu itu. Sementara itu Siba mulai menyadari bahwa dirinya telah dibius oleh komplotan Sie Fan.

Sementara itu ada kisah menarik mengapa Siba sampai bisa mengikuti kejuaraan bela diri kerajaan. Siba mempunyai masa lalu yang suram, semua keluarganya mati kecuali adiknya Shu dalam sebuah penyerangan oleh perampok. Dalam pertarungan kali ini Siba berkali kali dapat menghindari Jurus Tongkat Berpilinnya Sie Fan. Dia bahkan dapat mematahkan tongkat Sie Fan. Kegigihan Sie Fan dalam menekan pertahanan Siba akhirnya membuahkan hasil. Sie Fan pun dengan susah payah dapat memenangkan pertarungan kali ini.


Hup ... hup ... rasakan serangan tongkat gandaku .... Seri: 34
Sampul Depan: Chinmi dengan tongkat ganda siap menyerang
Diterbitkan: Tahun 1997 di Indonesia

Rangkuman Disusun: 1 Agustus 2005

Sie Fan memenangkan pertarungan kali ini dan berhak mengikuti final antara kelompok bersenjata dan kelompok tangan kosong. Pertandingan final dilangsungkan esok hari. Chinmi dan Lenka akhirnya pulang ke rumah Jend.Oulin. Rakyat yang melihat pertandingan hari itu, ramai membicarakan jurus jurus yang dipertontonkan para petarung.

Kemudian esok harinya pun tiba. Chinmi, Go Kong, Lenka serta Ibu Keihan sarapan. Setelah itu Chinmi dan Lenka berangkat. Tiba tiba Hah , Sie Fan ?! Guru Soshu ?! Apakah kalian ...... ?! .... Ouch, kepalaku ......... Chinmi ..... Chinmi ..... bangunlah, pertandiangan sudah usai didepan pintu Go Kong menyakiti seseorang misterius. Ternyata orang itu adalah ahli tusuk jarum. Ahli Tusuk Jarum itu berusaha menemui Chinmi. Dia memberi tahu Chinmi tentang misteri tusuk jarum yang dilakukan guru Soshu palsu. Dia menamakan ilmu yang dipakai oleh guru soshu palsu kepada sie fan adalah jarum pembius yang dapat membuat seseorang seperti boneka tidak ada rasa kasihan dan rasa takut.

Akhirnya Chinmi tiba di gedung itu setelah mendapat pelajaran dari ahli tusuk jarum itu. Tiba tiba chinmi yang sedang memikirkan Sie Fan didatangi oleh guru soshu palsu dan menyampaikan pesan agar mengalah dari pertarungan kali ini kalau tidak pemilik pita yang dia pegang akan mati yaitu Lenka. Tetapi Tan Tan yang tidak sengaja menguping pembicaraan mereka, mengatakan akan menolong Chinmi, sehingga seharusnya Chinmi tidak perlu khawatir. Tetapi kenyataannya berbeda.

Pertandingan pun dimulai Chinmi melawan Sie Fan. Dan Chinmi pada pertandingan kali ini benar benar terdesak. Sie Fan memang sangat kuat, hal ini dibuktikannya dengan Jurus Tongkat Berpilinnya yang mampu menghancurkan batu di lantai pertandingan yang besar sebanyak satu buah. Beberapa bagian dari tubuh chinmi ada yang terluka karena kena tongkat Sie Fan. Sementara itu Tan Tan dan gurunya yang mencari Lenka dapat mengetahui komplotan penculiknya dan akhirnya membebaskan Lenka dan mengantar Lenka ke tempat pertandingan. Dan di tempat pertandingan Chinmi makin terdesak oleh serangan tongkat Sie Fan.

Pelajaran Kung-fu Ketujuh Belas : Yang membuat batasan adalah rasa puas diri dan putus asa.


Seri: 35
Sampul Depan: Go Kong, Ayo serang lawan bersama Chinmi
Diterbitkan: Tahun 1997 di Indonesia
Chinmi dan Go Kong merupakan pasangan kompak dalam memainkan jurus bertahan dan menyerang
Rangkuman Disusun: 1 Agustus 2005

Tan Tan yang menggendong Lenka ke gedung pertandingan baru mengetahui kalau Lenka adalah putri Jend.Oulin. Lenka yang berteriak mengagetkan Chinmi di balkon pertandingan menyelamatkan Chinmi lolos dari serangan maut Sie Fan.

Chinmi pun mulai bertanding dengan semangat baru lagi untuk menghadapi Sie Fan. Lenka tak sampai hati untuk memberi tahu Hei ...... Go Kong, mengagetkan kami saja, mana Chinmi ?! ..... Tuch disamping ..... ayahnya kalau dirinya telah diculik pada saat pertandingan Chinmi dan Sie Fan berlangsung.

Beberapa kali Chinmi berusaha menangkap tongkat Sie Fan dan hasilnya telapak tangannya gosong karena menerima Jurus Tongkat Berpilin. Di lain tempat, kawanan penculik Lenka yang sudah sadar lagi mencoba membawa Guru Soshu asli untuk mengancam chinmi. Oiiiii ..... Chinmi ........... rindunya ingin ketemu dirimu .... Diceritakan bahwa Sie Fan sampai begini karena sakit wasir yang diderita guru soshu berusaha disembuhkan oleh seorang ahli tusuk jarum. Dan dengan kelicikannya ahli tusuk jarum ini berhasil membius Sie Fan menjadi mayat hidup yang digunakan untuk membunuh Kaisar.

Sie Fan yang berhasil melubangi tembok pembatas antara penonton dan lantai pertandingan. Sie Fan kemudian terkena jurus peremuk tulang Chinmi tetapi tidak penuh. Dan dengan pengorbanan yang besar akhirnya Chinmi dapat menotok ubun ubun Sie Fan dan akhirnya mereka berdua pingsan.

Titik ini merupakan jalan keluar bagaimana mengalahkan Sie Fan dari ketidak sadarannya. Hal ini adalah nasehat dari Ahli Tusuk Jarum yang dimintai tolong oleh Chinmi. Sie Fan pun dapat bangkit lebih dahulu, dan komplotan yang membantu Guru Soshu sebagai sandera akhirnya masuk ke gedung dengan membius penjaga pintu gerbang.


utama - kung fu boy - chinmi other stories - new kung fu boy - kabar terbaru - rangkuman 36-37

Hosted by www.Geocities.ws

1