utama - kung fu boy - chinmi other stories - new kung fu boy - kabar terbaru

KUNG FU BOY - RINGKASAN CHINMI NOMOR 21 - 25

 

Chinmi Menggunakan Tongkat sebagai Pertahanan Seri: 21
Sampul Depan: Chinmi Menggunakan Tongkat sebagai Pertahanan
Diterbitkan: Juli 1993 di Indonesia

Rangkuman Disusun: 1 Agustus 2005

Chinmi yang sedang tidur bersama Li How di salah satu kamar kuil dikagetkan oleh kedatangan empat orang yang berniat membunuh mereka dengan sumpitan beracun. Tetapi rencana itu dapat digagalkan karena kesigapan mereka. Para penyusup itu dapat kabur di kegelapan malam. Chinmi dan Li How sadar bahwa rencana mereka diketahui oleh Kelompok Jalan Kebahagiaan. Dr.Sai pun berhasil mereka culik. Dr.Sai berhasil mereka sandera dan di dalam penyanderaan itu Dr.Sai sempat diberikan candu dalam dosis yang tinggi oleh kelompok Jalan Kebahagiaan. Sementara itu Chinmi dan Li How berencana untuk menggagalkan khotbah umum Jalan Kebahagiaan yang diadakan sebulan sekali. Tetapi tiba tiba � Sebuah timpukan kertas yang berisi tantangan mengagetkan Chinmi dan Li How. Anggota Jalan Kebahagiaan berusaha melepaskan Dr.Sai dengan menantang Chinmi dan Li How di sebuah lapangan yang luas. Chinmi dengan seksama memperhatikan setiap gerak Kowlan Kowlan sedang memperlihat tariannya  

Chinmi dan Li How kemudian menemukan Dr.Sai yang tergeletak di sebuah batu besar. Tetapi disadari kemudian ada tiga orang pengawal Kelompok Jalan Kebahagiaan yang dipimpin oleh Ho Kan. Li How menantang Ho Kan, sementara Chinmi melawan dua orang lainnya. Li How berhasil dikalahkan Ho Kan, dan Chinmi berusaha melarikan diri dari Ho Kan. Chinmi dan Dr.Sai yang meloloskan diri akhirnya sempat ditolong oleh penduduk sekitar yang baru saja lewat. Dr.Sai harus berjuang selama dua hari dua malam untuk mengatasi candu yang diberikannya. Setelah masa pemulihan dua hari lewat, akhirnya Chinmi, Dr.Sai penduduk yang menolong (Pak Tsuen dkk) mencoba mengatur siasat membuka kedok Jalan Kebahagiaan, dengan mengacaukan pada saat Khotbah umum.

Hari yang ditentukan tiba Chinmi dan kawan kawan mulai beraksi. Chinmi yang harus membebaskan Li How, sebelumnya harus melawan Shu Li dengan Kung Fu Peremuk Tulang. Kedok kejahatan Jalan Kebahagiaan terbuka dengan penjelasan Dr.Sai di khutbah umum kepada penduduk dan atas bantuan pasien pasien yang telah diberi candu. Chinmi pun kembali melanjutkan perjalannya.


Chinmi Menggunakan Tongkat Ganda Seri: 22
Sampul Depan: Chinmi Menggunakan Tongkat Ganda
Diterbitkan: Tahun 1995 di Indonesia

Rangkuman Disusun: 1 Agustus 2005

Chinmi yang tiba di Kuil Kairin mendapat penjelasan dari biksu di kuil itu bahwa di Kota Towlo ada seorang yang menarik yaitu Kowlan. Chinmi dengan Kowlan bertemu secara tidak sengaja yaitu ketika Kowlan melawan anak buah bos Bennei yang berjumlah 7 orang dengan mudah dengan menggunakan gelang gelang besi. Chinmi lalu berusaha menemui Kowlan setelah melihat pertunjukan dari aksi panggung hiburan Kowlan.

Chinmi lalu menjadi anggota grup tari Kowlan setelah menemuinya. Pelajaran pertama adalah menghitung dengan tepat luas panggung. Chinmi sedang menyiapkan jurus pamungkas Dewa Petir Dalam mempelajari ilmu pertunjukan selain oleh Kowlan, disini juga dibantu oleh Telto dan Kakek Pai. Harimau dan Chinmi sudah dalam kondisi siap menyerang Pada suatu hari Telto ditemukan babak belur, ternyata dia dihadang oleh dua orang tukang pukul Bennei. Mereka lalu meneruskan latihan untuk pertunjukan mendatang, Telto digantikan oleh Daien dan tugas Daien digantikan oleh Chinmi.

Pertunjukan pun dilaksanakan, dan lagi lagi dua orang tukang pukul bos Bennei berusaha merusak pertunjukan Kowlan. Mereka pun menghajar teman teman Kowlan di atas panggung hiburan di depan penonton. Akhirnya pertunjukan dapat dilanjutkan setelah Chinmi dan Kowlan menyamakan napas dan mereka berdua berusaha mengalahkan tukang pukul Bennei. Kakek Pai mengarahkan agar Chinmi dan Kowlan menyamakan napas untuk melawan dua orang tukang pukul Bennei.

Pelajaran Kung-fu Kelima Belas : Gerakan akan terlihat bagus kalau ada lawan.


Chinmi dan Go Kong sedang berlatih Seri: 23
Sampul Depan: Chinmi dan Go Kong sedang berlatih
Diterbitkan: Tahun 1995 di Indonesia

Rangkuman Disusun: 1 Agustus 2005

Chinmi dan Kowlan pun akhirnya dapat mengalahkan dua orang tukang pukul itu. Dan Bennei tidak lagi berusaha membeli gedung dan tanah pertunjukan itu. Chinmi meninggalkan Kowlan setelah mendapatkan pelajaran yang berharga. Akhirnya Chinmi pamit pada Kowlan dan teman temannya. Tiba tiba di Kuil Kairin ada berita yang mengebarkan bahwa Biksu Kepala di Kuil Dairin Pusat sakit keras mendadak, Chinmi pun berusaha pulang ke kuil Dairin secepatnya.

Seruan semangat pertama Chinmi memasuki dunia sebagai pelatih beladiri di kuil Daririn Di Kuil Dairiin Pusat, Biksu Kepala dirawat oleh Pak Tua dan Ryukai. Saat sadarnya Biksu Kepala mengatakan ada jurus pamungkas kung fu kuil dairin yang belum di turunkan. Semua murid dan pelatih menyambut semangat Chinmi Sementara itu wakil wakil dari kuil se aliran dengan Kuil Dairin mulai berdatangan. Tiba tiba ada seorang bernama Oudow, kakak seperguruan Ryukai yang ingin mengambil alih kuil Dairin. Dia membawa dua ekor harimau Agi dan Ungi. Ryukai pun melawan Oudow dengan niatan menghalangi keinginan jahat Oudow.

Chinmi lalu bergegas ke kuil Dairin setelah kabar yang diterima Yan bahwa kuil dairin dikendalikan oleh seseorang. Sudah banyak para pendekar yang kalah oleh Oudow, bahkan Jintan dan Bikei dibuat kaku oleh Oudow. Biksu Kepala dan Pak Tua pun disandera oleh Oudow. Dennui yang menguasai Kung Fu Pedang Angin pun dikalahkan Oudow dan Chinmi mencegah Oudow ketika ingin membunuh Dennui.

Chinmi pun kalah di hadapan Oudow. Kung fu peremuk tulangnya dapat dikembalikan oleh Oudow. Kuil Dairin menjadi dibenci orang orang dan penduduk sekitar karena memungut upeti dari kota kota didekatnya secara paksa. Dengan terpaksa Pak Tua pun membuka jurus pamungkas yang lalu diberikan pada chinmi untuk mengalahkan Oudow. Chinmi mengetahui bahwa Guru Yosen pun menguasi jurus ini dari Pak Tua. Jurus dewa petir ini bertujuan menghilangkan nyawa lawan.

Pelajaran Kung-fu Keenam Belas : Meningkatkan ilmu dapat dilakukan sambil bekerja sama dan saling memberi semangat.


Chinmi sedang bertahan Seri: 24
Sampul Depan: Chinmi sedang bertahan
Diterbitkan: Tahun 1995 di Indonesia

Rangkuman Disusun: 1 Agustus 2005

Oudow yang menguping pembicaraan membuat Chinmi harus lari dengan membawa kitab rahasia itu dan membiarkan Pak Tua dijatuhkan dari tingkat dua Kuil Dairin oleh Oudow. Salah satu harimau Oudow menjadi korban dari Jurus Dewa Petir setelah Chinmi menguasainya. Chinmi shock berat dan guncang setelah peristiwa itu dan berusaha berdiskusi dengan Ryukai, untuk melawan Oudow.

Oudow lalu membakar kuil dairin dan mengikat Jintan dan Bikei di tiang kuil tersebut yang terbakar, untuk memancing Chinmi. Oudow pun lalu melawan chinmi. Tanpa terkecuali semua yang hadir sangat kaget melihat hal tersebut Tanpa disadari semua tongkat musuh dapat dipatahkan dari pemiliknya Chinmi yang bersusah payah akhirnya harus menggunakan jurus ini dan Oudow kalah, entah dia mati atau tidak ketika menerima jurus dewa petir. Chinmi yang merasa bersalah atas kematian Oudow berjalan keluar kuil dairin dengan gontai dan jatuh ke Sungai lalu terseret arus sungai.

Sementara itu biksu ketua melakukan pengobatan tenaga dalam kepada Oudow yang ternyata tidak mati karena terkena jurus dewa petir itu. Sementara itu Riki yang tidak sengaja menemukan Chinmi, berusaha merawatnya dengan hati hati. Riki pun akhirnya membawa Chinmi pulang ke Kuil Dairin.

Oudow yang terselamatkan lalu kabur dari Kuil Dairin. Chinmi pun menemui biksu kepala dan masalah kuil pun terselesaikan. Setelah beberapa hari telah lewat, Chinmi akhirnya diangkat menjadi pengajar bela diri di kuil dairin. Murid yang pertamanya berjumlah 6 orang yaitu, Yonfa, Namlu, Yokke, Kuppa, Koko dan Sancu.


Seri: 25
Sampul Depan: Chinmi sedang bertahan dengan latar belakang Tembok Besar China
Diterbitkan: Tahun 1995 di Indonesia
Chinmi sedang bertahan dengan latar belakang Tembok Besar China
Rangkuman Disusun: 1 Agustus 2005

Dari keenam murid Chinmi, hanya Koko yang dapat mengikuti gerakan kung fu monyet, karena Koko tinggal di hutan. Yan yang datang ke kuil dairin meminta Chinmi untuk menjadi pengawal para peneliti binatang yang datang ke kota ini. Para peneliti itu adalah Pak Saiden, Kolou dan Kukei. Kemudian didapati kabar bahwa peneliti binatang ini diserang oleh makhluk misterius dihutan. Dan secara tiba tiba Koko tidak hadir dalam beberapa hari latihan Kung Fu.

Merasa ada yang tidak beres Chinmi mencari tahu keberadaan Koko dan peneliti binatang ini. Akhirnya chinmi mengetahui bahwa Koko adalah penyerang para peneliti binatang itu. Chinmi menggunakan batang sebuah pohon besar untuk lompatan awal menyerang kumpulan musuh Ada seorang laki laki bernama Sinkan yang mengunjungi para peneliti binatang yang dirawat.

Keesokan harinya setelah berdiskusi dengan Pak Tua di Kuil Dairin Chinmi berkunjung ke tempat penginapan para peneliti binatang dan ternyata mereka bukan peneliti binatang Chinmi dengan ketelitian dan kelincahannya bergerak disepanjang punggung kuda kuda musuh melainkan pengawet binatang untuk dijual.

Koko yang telah dihajar oleh Sinkan mendapat bantuan dari Chinmi. Tetapi Chinmi tidak dapat berbuat apa apa karena Sinkan menyandera Koko. Setelah Chinmi dapat mengalahkan anak buah Sinkan. Chinmi berhadapan dengan Sinkan. Kemudian para peneliti binatang itu merawat luka Koko. Chinmi akhirnya dapat mengalahkan Sinkan walaupun tangan kirinya tersayat oleh pisau Sinkan.

Pak Tua dan murid murid Chinmi langsung datang untuk melihat situasi chinmi dan Koko. Ayah dan Ibu Koko selamat. Suatu hari Chinmi mendapat murid baru lagi oleh Pak Tua namanya Gunte. Anak ini sering membuat masalah dengan teman-temannya.


utama - kung fu boy - chinmi other stories - new kung fu boy - kabar terbaru - rangkuman 26-30

Hosted by www.Geocities.ws

1