|
Seri: 06
Sampul Depan: Chinmi Sedang Melatih Ketiga Jurunya
Diterbitkan: Tahun 1992 Indonesia
Rangkuman Disusun: 31 Oktober 2002
Chinmi berusaha melatih jari-jari tangannya. Mencoba berdiri dengan tangannya, mula
mula dipergunakan 5 jari kemudian 4 jari lalu 3 jari sampai akhirnya dengan
sepasang jari telunjuk dia mampu berdiri terbalik. Pagi hari pun tiba, chinmi
diseret di tengah lapangan untuk dibunuh. Pertarungan dimulai. Zangi bersiap
siap untuk melancarkan jurusnya di kepala Chinmi, Chinmi dengan cepat menotok
titik darah bahu Zangi. tetapi totokan itu meleset, gagal.
Kemudian Zangi pun menggunakan jurusnya di kepala Chinmi, tetapi Chinmi masih
bisa melubangi telapak tangan Zangi sehingga jurus kung-fu pelontar tenaga
dalam gagal dilakukan.
Setelah cukup istirahat karena sakit pada telapak tangannya Zangi pun melancarkan
jurus andalannya lagi hanya saja sekarang dilakukan dengan 1 telapaknya.
Chinmi yang teringat pelajaran kempo dan pelajaran Daisojo akhirnya dapat
mengalahkan Zangi dengan tendangannya tepat dibawah leher Zangi. Zangi
pingsan terkena tendangan Chinmi. Chinmi pun menang dan diselamatkan oleh Won
dari tebasan pedang Doko. Dan murid murid Dairin pun menguasai senjata
dan menangkap gerombolan Kokuen. Chinmi pun akhirnya dirawat oleh kakaknya.
Di pagi hari setelah chinmi sembuh, Daisojo latih tanding dengan Chinmi. Chinmi kalah
karena kurang gesit. Daisojo pun memberi contoh dengan permainan mengambil
batu dari tangannya. tetapi Chinmi tidak bisa mengambilnya. [Pelajaran Kung Fu Kesembilan ].
Chinmi pun disuruh mengantarkan surat ke kuil korin. Dengan jalan
pulan melewati lembah Yugen, yang kalau di malam harinya ada ratusan
kelelawar penghisap darah. Chinmi pun baru tahu maksud perkataan Daisojo
setelah melewati lembah tersebut.
Di pagi
hari yang cerah Chinmi diajak oleh Pak Tua untuk menemui Riki, pelatih Kompo
/ilmu tongkat. Chinmi mulai belajar ilmu tongkat di perguruan Riki. Ketika
ada komplotan pencopet di tengah jalan barulah chinmi mengetahui bahwa Riki
buta sejak lahir. Mulailah Chinmi belajar ilmu tongkat bersama murid murid
riki.
Pelajaran Kung Fu Kesembilan : Kau bisa gesit kalau beraksi sebelum berpikir.
Seri: 07
Sampul Depan: Chinmi Memegang Sebuah Tongkat Bambu
Diterbitkan: Tahun 1992 Indonesia
Rangkuman Disusun: 31 Oktober 2002
Chinmi yang sudah mulai terbiasa memegang tongkat kalah melawan Teiki yang bertubuh
besar. Akhirnya Chinmi disuruh
Riki bersemedi di kuil Furendo mencari rahasia ilmu tongkat.
Rahasia ilmu tongkat baru diketahui ketika badai besar tiba yaitu pada pohon
bambu. Chinmi pun tanding ulang dengan Teiki dan menang. Chinmi lalu meminta
tanding dengan Riki, tetapi kali ini chinmi kalah karena belum mengetahui
rahasia Kung Fu Tongkat yang lain yaitu gerakan melinkar bambu.
Setelah paham, semua gerakan Riki dapat ditahan oleh Chinmi.
Hari hari berikutnya chinmi pun makin sulit ditandingi oleh murid murid riki.
Pada suatu hari riki kedatangan tamu, guru lamanya yaitu Guru Soshu dan seorang
murid yang dibawanya yaitu Sie-Fan. Pada suatu malam chinmi dan Sie Fan
meminta izin untuk bertanding di depan Guru Soshu. Akhirnya disetujui dan
mereka bertanding. Chinmi dapat dikalahkan oleh Sie fan dengan mudah. Sie fan
seukuran dan seumur dengan chinmi. Chinmi yang shock berat karena
kekalahannya, telah diberitahukan rahasianya oleh Guru Soshu dengan 2 buah
kutu. [Pelajaran Kung Fu Kesepuluh ].
Akhirnya chinmi berlatih lebih keras. Dan Sie fan lalu melakukan pertandingan lagi
dengan chinmi.
Pelajaran Kung Fu Kesepuluh : Jangan pernah membuat batasan sendiri dalam
mempelajari ilmu kung fu karena hal itu akan menghambat dirimu untuk meningkatkan ilmu.
Seri: 08
Sampul Depan: Chinmi Dalam Keadaan Siap Bertarung
Diterbitkan: Tahun 1992 Indonesia
Rangkuman Disusun: 31 Oktober 2002
Pertandingan akhirnya dimenangkan oleh Sie Fan. Chinmi mencari
cara untuk menguatkan jari jarinya. Ternyata perbedaan sie fan dengan chinmi
adalah masalah usaha. Ini diketahui ketika melawan serigala. [Pelajaran Kung Fu Kesebelas ]
Chinmi kemudian melihat cara latihan Sie Fan. Tetapi setelah diberitahu Riki
bahwa Chinmi harus menemukan ilmu
tongkatnya sendiri, chinmi pun mulai memikirkan hal ini. Chinmi menemukan suatu cara.
Dan dilakukanlah pertandingan terkhir chinmi melawan Sie Fan. Cara yang dilakukan
Chinmi hampir saja berhasil mengalahkan Sie Fan. Sie Fan pun
akhirnya mengeluarkan jurus andalannya Jurus Tonglat Berpilin. Hampir saja
chinmi kalah, sampai chinmi dapat menemukan 1 kelemahan dari jurusnya Sie
Fan. Dan Chinmi dapat menahan jurus andalan Sie Fan. Dan pertandingan ini
seri.
Chinmi lalu kembali ke kuil Dairin setelah belajar ilmu tongkat cukup banyak dari
Riki. Chinmi oleh Daisojo dikirim ke kuil Torin di Ryusen untuk belajar
kepada Guru Yosen. Di tengah perjalanan chinmi ditemani Yan yang sedang
menjual dan membawa sayuran untuk ke kota. Chinmi pun sampai di kuil Torin.
Pelajaran Kung Fu Kesebelas :
Di Dalam sebuah pertarungan, jangan pernah berhenti berusaha sampai pertarungan itu selesai.
Karena hal itu akan mengeluarkan kemampuan diri kita yang sebenarnya.
Seri: 09
Sampul Depan: Chinmi Sedang Memperlihat Posisi Bertahannya
Diterbitkan: Tahun 1992 Indonesia
Rangkuman Disusun: 31 Oktober 2002
Kuil yang diperkirakan Chinmi dengan muridnya yang banyak dan
tempatnya megah dan bersih ternyata jauh dari yang dibayangkan. Guru Yosen
ditemukan Chinmi sedang mabuk di kedai tuak. Bahkan guru Yosen menolak
mengajarkan Chinmi dan menolak menerima murid. Di tengah perjalanan
mengantarkan dengan menggendong guru yosen yang mabuk ke kuil, mereka bertemu
para pelaut yang menganiaya rakyat jelata. Karena tidak tahan akhirnya guru
Yosen melawan pelaut itu dengan menggunakan tenaga dalam yang disalurkan ke
dalam sebuah rambutnya. Pelaut itu pun kalah ditusuk dengan rambut guru
yosen.
Se
sampai di kuil Torin chinmi membersihkan kuil yang tidak
terawat ini. Pagi harinya chinmi mengulang permintaan yang sama kepada guru
yosen, dan ditolaknya. Ketika chinmi sedang latihan kung-fu guru Yosen
memberikan pelajaran bahwa kung-fu Dairin tidak ada gunanya dalam petarungan
sebenarnya. Karena tidak mengerti chinmi ditawari guru yosen untuk mengambil
topi dari kepalanya, jika berhasil maka chinmi menjadi murid guru yosen.
Semua cara dilakukan dari pagi hingga malam dari cara a sampai z , tetapi
tidak ada yang berhasil, sejak guru yosen tidur, mabuk chinmi tidak mampu
mengambil topi tersebut.
Lalu di tengah perjalanan sehabis mium di kedai tuak, guru yosen harus bertarung
dengan 7 pelaut yang ingin membalas dendam temannya yang kalah. 4 orang
diklahkan dengan mudah dengan Kung Fu Peremuk Tulang. 2 orang dikalahkan
chinmi dan seorang lagi hampir saja membunuh chinmi tetapi guru yosen
mengalahkan dia, yang menggunakan pecahan botol. Kejadian ini menyebabkan
chinmi diterima menjadi murid di kuil Torin. Hari pertama chinmi menjadi
murid tidak dapat mendeteksi musuh di tengah kegelapan. Pelajaran pertama
yang harus dikuasai chinmi adalah mendeteksi musuh yang tidak terlihat. Cara
yang dia lakukan dengan menggunakan bola bola kapas.
Seri: 10
Sampul Depan: Posisi Siap di Dalam Jurus Kung Fu Kuil Dairin
Diterbitkan: Tahun 1992 Indonesia
Rangkuman Disusun: 31 Oktober 2002
Akhirnya chinmi dapat mendeteksi keberadaan bola bola kapas tersebut dengan menutup
mata dengan susah payah. Kemudian keesokannya chinmi menjadi lawan bagi guru
yosen. Walaupun sudah banyak pukulan dan tendangan chinmi yang masuk guru
yosen tidak dapat dijatuhkan. Dan malah chinmi yang dapat dikalahkan dengan
mudah. [Pelajaran Kung Fu Kedua Belas ].
Kemudian Yosen mengajak chinmi membeli tuak, di tengah perjalanan ada pertunjukan ular
melawan musang yang dapat diselesaikan oleh serangan
satu pukulan musang.
Chinmi kemudian berlatih memahami pelajaran ini dengan
menggunakan pecahan botol tetapi belum bisa seperti yang dilakukan guru
yosen. Chinmi baru dapat melakukan pukulan setelah dia melihat kucing melawan
tikus. akhirnya chinmi dapat memecahkan botol tersebut.
Di siang hari pada saat chinmi melatih tendangannya, datang para pelaut memberi
tantangan pada guru yosen, dan diterima guru yosen bahwa yang bertanding
adalah chinmi melawan Dick Stainer. Dick dapat membunuh Nyamuk dan melubangi
gentong dengan tinjunya.
Akhirnya pagi hari yang ditentukan tiba. Chinmi melawan Dick
Stainer. Kung fu melawan tinju. Ronde pertama chinmi menjadi bulan bulanan
Dick. Chinmi menerima jab jab dari dick. Ronde kedua pandangan chinmi menjadi
kabur setelah menerima banyak tinju dick dan chinmi dapat mengatasainya dari
pelajaran mendeteksi musuh dari tanda tanda keberadaannya. Akhirnya semua
tinju dick dapat dihindari chinmi. Ronde ketiga sebagai ronde penentuan pun
dimulai.
Pelajaran Kung Fu Kedua Belas :
Tidak ada pukulan kedua dalam pertarungan yang sebenarnya. Yang ada hanyalah serangan satu pukulan
yang menyelesaikan pertarungan itu.
|