Seragam pasukan NATO dibuat di Indonesia


Adalah PT Sritex di kota Solo -Jawa Tengah- yang mendapatkan kepercayaan dari NATO (Nort Atlantic Treaty Organization) untuk membuatkan seragam bagi pasukan NATO Jerman. Hal ini terjadi setelah perusahaan tersebut menanti selama lebih kurang 2 tahun untuk mendapatkan persetujuan dari dephankam negara yang pernah terbelah dua tersebut. Artinya sejak saat mereka mendapatkan pemesanan, PT Sritex telah mendapatkan sertifikat kelaikan.

Sebelum izin didapat. terlebih dulu dilakukan penelitian terhadap jeroan perusahaan tersebut, di antaranya :

  • kemampuan pabrik,
  • ketepatan pengiriman
  • pelaksanaan HAM terhadap para buruh
  • UMR dan
  • keberadaan pengolahan limbah.

    Untuk tahap pertama, dipasok 500.000 potong seragam senilai Rp. 25 miliar rupiah, yang dikapalkan dalam rupa 3 peti kemas.

    Pada mula pemberian izin ini, pemerintah Jerman mendapatkan tentangan keras dari asosiasi industri tekstil dan buruh Jerman. Dikatakan bahwa hanya pihak merekalah yang mampu membuat seragam itu, selain mengingatkan mengenai larinya devisa ke luar negeri. Jacta alea est -demikianlah ujar Julius Cesar- toh akhirnya Sritex ketiban hoki juga :-)

    (Sumber : Sumatera Ekspres)
    



    Anda mempunyai pendapat atau saran tentang tulisan di atas ? Ringankan tangan dan tuliskan hal itu pada Pelola Ksatrian


    Mari berjiran di Dapatkan Beranda gratis

  • Kembali ke Berita Hankamnas

    Hosted by www.Geocities.ws

    1