Resimen Mahawarman 38 Tahun

Resimen Mahasiswa (Menwa) Mahawarman Jabar memperingati hari ulang tahunnya yang ke-38, Sabtu (14/6/1997), dalam satu upacara militer di lapangan Makodam Siliwangi. Bertindak selaku inspektur upacara adalah Kasdam Siliwangi, Brigjen TNI Sumardi.

Peringatan HUT ke-38 ini ditandai dengan pengangkatan anggota kehormatan Menwa Mahawarman Jabar yang terdiri dari lima pejabat rektorat yakni :

  • Rektor ITB Prof.Dr. Liliek Hendrajaya,
  • Rektor IAIN SGD Drs. Endang Soetari Ad.MSi,
  • Pembantu III Rektor ITB Dr.Isnuwardianto,
  • Pembantu III Rektor IAIN SGD Drs.Hendi Suhendi, MSi dan
  • Pembantu III Rektor Unpas Drs.HM.Sidik Priadana, MS.

    Pangdam Mayjen TNI Tayo Tarmadi dalam amanat tertulisnya yang dibacakan Kasdam mengharapkan agar momen ulang tahun ini dipakai untuk melakukan kontemplasi terhadap aktualisasi perannya sebagai warga kampus dan warga masyarakat.

    "Anda tidak mempunyai hak yang lebih tinggi dari warga kampus dan warga masyarakat lain, kecuali kehormatan memikul kewajiban yang lebih besar demi terciptanya dinamisasi dalam kehidupan kampus secara khusus, serta kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara".

    Sebagai rakyat terlatih, Pangdam berharap agar Menwa menjadikan diri dan lembaganya sebagai teladan-teladan dalam aktivitas kampus, sekaligus menjadi dinamisator dan inisiator di lingkungan kampus masing-masing. "Keberadaan Menwa sebagai mahasiswa dan warga masyarakat mempunyai fungsi bersama dengan mahasiswa lainnya, yakni membantu terwujudnya kehidupan kampus yang tentram dan tertib, kemudian membantu kelancaran pelaksanaan kegiatan dan program perguruan tinggi serta program kemahasiswaan lainnya," tutur Pangdam.

    Sementara sebagai warga masyarakat, Menwa harus mampu menumbuhkan dan meningkatkan sikap bela negara di masyarakat, serta memotivasinya untuk senantiasa berperan secara proaktif dalam proses pembangunan nasional.

    Tanda Jasa

    Menurut Pangdam, sebagai rakyat terlatih, Menwa mempunyai kelebihan potensial dan aktual dalam peran sosial kemasyarakatannya. Nilai tambah sebagai mahasiswa menjadi indikasi bahwa semua anggota Menwa merupakan kaum terdidik yang memiliki peluang mendapatkan iptek lebih dibandingkan dengan anggota masyarakat lainnya.

    "Bekal iptek dan kemampuan sebagai rakyat terlatih merupakan perpaduan sinergis dalam menghadapi berbagai tantangan dan peluang pembangunan nasional di masa depan".

    Seusai upacara, dilanjutkan dengan serah terima jabatan Kepala Staf Menwa (Kasmenwa) Mahawarman Jabar dari Dadang Rahmat kepada penggantinya, Monang Parsaoran Sirait, yang dipimpin langsung Danmenwa Jabar Kolonel Kav.Wahyu Sumpena.

    Pada kesempatan tersebut, Wahyu Sumpena yang juga Aster Kasdam Siliwangi memberikan tanda jasa kepada sepuluh alumni Menwa yang dinilai berprestasi, masing-masing 3 alumni Tanda Jasa Utama I kepada :

  • Dr.Indrajati Sidhi (Pembantu III Rektor ITB),
  • Abdul Wachyan (Bupati Subang) dan
  • Adam Hidayat (Bupati Majalengka).

    Tanda jasa Utama II diberikan kepada :

  • Drs.Ridono Aidad (Pembantu III Rektor Unwir),
  • Kasman (Kabag BAAK Universitas Galuh Ciamis) dan
  • Drs. Komir Bastaman, MSi (Kasubbid Adm Dikjar STKS Bandung).

    Sementara :

  • Didi Praseno, SH (Kasmenwa 1980-1984),
  • Drs. Hernawan (Staf Skomenwa),
  • Agus Setiawan, SE (Wadanyon VIII/TN) dan
  • Sengto, SE (Danki STIEB)

    masing-masing mendapatkan Tanda Jasa Utama III.

    (Sumber : Purnawira Ismed Zulkarnayn)
    



    Anda mempunyai pendapat atau saran tentang tulisan di atas ? Ringankan tangan dan tuliskan hal itu pada Pelola Ksatrian


    Mari berjiran di Dapatkan Beranda gratis

  • Kembali ke Berita dari Ksatrian

    Hosted by www.Geocities.ws

    1