CITROËN CLUB TOUR '99 
Hotel Setia, Cipanas, 17-18 April 1999

 
 
CIPANAS 
Sabtu 17 April 1999  

Kegiatan besar keluarga besar Citroën yang terakhir dilaksanakan adalah JAMBORE CITROËN CLUB I 1998 yang berlokasi di Waduk Jatiluhur, Jawa Barat. Kegiatan itu dihadiri oleh pemakai dan pecinta Citroën dari Jakarta dan Bandung.  

Untuk tahun 1999 ini, keluarga besar Citroën klub kembali menggelar acara rekreasi bersama. Acara ini sudah mulai dipersiapkan oleh Citroën Club Indonesia (CCI) sebagai panitia, sebulan sebelumnya, yaitu kira-kira pertengahan bulan Maret 1999. Dengan segala pertimbangan, hotel Setia dipilih sebagai tempat berlangsungnya acara.  

Acara ini bertujuan untuk menggalang dan menyatukan semua pihak yang berhubungan dengan mobil Citroën dan untuk menyalurkan hobby otomotif. Mereka adalah seperti misalnya pemakai mobil Citroën, bengkel-bengkel mobil Citroën, toko onderdil, simpatisan, dan pihak-pihak lain. Harapannya adalah agar tercipta hubungan yang lebih akrab dan harmonis diantara mereka sehingga keinginan klub Citroën untuk mengangkat citra dan nama besar mobil Citroën dapat terwujud. 

 

 
Kali ini undangan di sebar secara informal melalui milis Citroën di [email protected] yang dapat diterima oleh anggota milis di Jakarta dan sekitarnya, Bandung, Malang, Yogyakarta dan Bali. Selanjutnya pengumuman dan undangan resmi gencar dikirimkan ke segala penjuru dan kesemua pemakai mobil Citroën dalam waktu yang singkat dan terbatas.  

Sesuai dengan rencana acara yang sudah disusun (lihat lampiran), acara seharusnya dimulai pada pukul 13.00, tapi ternyata terlambat lebih kurang 2 jam. Hal ini disebabkan oleh terhambatnya kedatangan pihak panitia (CCI) oleh kemacetan lalu lintas, tidak demikian halnya dengan peserta CCB yang sudah tiba dilokasi pukul 12.00 Wib. 

 

 
16.00-17.20 WIB  
Segera setelah peserta CCI tiba di hotel acara pembagian kamar mengawali kegiatan peserta dan dilanjutkan dengan acara perkenalan. Dimulai dengan perkenalan para pengurus inti, dan dilanjutkan dengan perkenalan para anggota. Yang uniknya, acara perkenalan ini dikemas dengan hadiah-hadiah dari panitia.  
Setelah itu dilanjutkan dengan acara game kecil yang berhadiah kaos, pin dan emblem bordir.  
  

17.20 – 18.20 WIB  
Pengambilan gambar beberapa peserta oleh tim wartawan dari Majalah Motor di lokasi sekitar Hotel, yaitu dijalan masuk hotel.  
Tidak semua peserta yang ada ikut dalam pemotretan ini, karena sebagian peserta sudah pulang lebih dahulu, terutama peserta dari CCB yang tersisa hanya empat kendaraan dari 20 unit mobil Citroën yang hadir. Peserta CCI datang dengan kurang lebih 16 unit mobil Citroën.  

   
19.00 – 20.00 WIB  
Sesuai dengan jadwal acara yang sudah disusun, makan malam dan ramah tamah diantara sesama peserta diselenggarakan pada jam ini. Disini peserta dapat berbincang-bincang dengan leluasa sambil bertukar pikiran seputar Citroën dan permasalahannya dan wartawan pun ikut terlibat aktif dalam acara ini.  

Terlihat suasana yang akrab diantara peserta, yang sebenarnya banyak pula diantara mereka yang baru saja berkenalan. Mungkin memang karena topik seputar Citroën mudah membuat mereka larut dalam perbincangan yang asyik. 

  
  
  
  
  
 
20.00 – 21.00 WIB  

Pada rentang waktu ini Citroën Club Bandung (CCB) diberi kesempatan untuk mempresentasikan beberapa hal tentang klub CCB dan permasalahannya. Demikian juga halnya dengan Citroën Club Indonesia (CCI), sehingga terjadi tukar menukar pendapat diantara peserta dengan saling memberi masukan dan saran. Hal ini menjadi penting demi masa depan dan kemajuan klub Citroën.  

Topik yang paling hangat dibicarakan di forum ini adalah mengenai bagaimana cara yang baik dan efektif untuk mempublikasikan klub Citroën serta kegiatan-kegiatannya baik untuk ke dalam maupun ke luar organisasi.  

Pengurus mendapat tugas berat untuk mengkoordinir proses publikasi dan promosi klub. Banyak terungkap alternatif cara publikasi dari masukan-masukan peserta diantaranya: promosi klub ke para pemakai Citroën ditingkatkan; penggalangan pihak-pihak yang berhubungan, spt. toko onderdil, bengkel-bengkel Citroën, dll.; kerjasama dengan pihak kantor kebudayaan Perancis dan kantor kedutaan Perancis, kerjasama klub Citroën dengan klub otomotif lainnya, publikasi melalui radio, televisi, dan media cetak; dll.  

Selain itu, topik yang juga terungkap dalam dengar pendapat ini adalah mengenai strategi pengadaan onderdil mobil yang mungkin sudah mulai harus dipikirkan untuk masa depan mengingat saat ini mulai terasa adanya kesulitan untuk mendapatkan part-part tertentu.  

Acara malem itu ditutup hingga sampai disini dan dilanjutkan dengan acara bebas.  
  
  
 

 

 
CIPANAS 
Minggu 18 April 1999  
  

Pagi hari, dibuka dengan acara bebas. Peserta umumnya melanjutkan obrolan dan diskusi mereka disekitar parkir mobil. Beberapa peserta ada yang sibuk membersihkan mobilnya, ada yang sempat pula mengganti oli mesin. Bahkan tim montir pun sempat mengadakan perbaikan kecil pada Citroën 19 GTi salah satu anggota CCB yang mengalami gangguan mesin.  

Obrolan selalu saja ada dan seolah-olah tidak pernah ada kata selesai. Juga demikian halnya dengan para isteri yang setia menemani keluarganya menghabiskan waktu dengan klub Citroën 

Pada pukul 07.00 – 8.30 adalah waktunya untuk sarapan dan mandi, sesuai dengan jadwal acara. Setelah itu dilanjutkan dengan acara bebas.  

Para peserta ada yang besiap-siap untuk pulang lebih awal, mungkin karena ada kepentingan lain yang harus dijalankan. Ada pula yang sibuk berfoto di sekitar parkir mobil dan disekitar Pada saat ini tercetus ide untuk mendemokan ‘kesaktian’ mobil Citroën yang konon kabarnya dapat jalan dengan hanya 3 roda (3-wheel driving). Mobil yang terpilih untuk uji coba adalah Citroën BX 19 GTi milik Sarwo Santoso.   

Semua peserta yang ada disekitar tempat itu dengan rasa penasaran menantikan hasil atraksi ini. Semua mata peserta seolah-olah tidak berkedip saat menyaksikan roda belakang kiri dicabut dan terutama pada saat dongkrak penyangga juga dicabut.  
  
 

  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
 
Tepuk tangan peserta menyambut saat-saat yang ditunggu-tunggu ini.  
Apa yang terjadi…??? Tepat seperti sesumbar pabrikan Citroën, bahwa mobil ini dapat “berdiri” hanya dengan 3 roda saja dan bukan cuma itu, dengan 3 roda pun mobil dapat dijalankan tanpa masalah.  

Dengan tanpa ragu-ragu, beberapa kamera langsung dipakai untuk mengabadikan peristiwa ini. Sungguh merupakan hal yang istimewa yang dimiliki oleh mobil Citroën  

Acara bebas ini berlangsung hingga menjelang waktu makan siang pada pukul 11.30. Beberapa peserta langsung pamit pulang segera setelah makan siang, hingga hanya tinggal beberapa unit mobil yang tersisa.  

Acara formal yang terakhir sebagai penutup adalah pengambilan gambar oleh photografer dari majalah Motor. Sejumlah 11 unit Citroën BX dan 1 unit Citroën FAF disusun dengan rapi untuk diabadikan. Pengambilan gambar dilakukan beberapa kali dengan beberapa variasi juga para peserta ikut difoto bersama mobil-mobil.  

Setelah semua pengambilan gambar selesai, acara ditutup sampai disini. Para peserta segera berkemas-kemas untuk pulang.  

Kira-kira pukul 13.00 semua peserta bergerak pulang serentak meninggalkan hotel Setia dengan sejuta kenangan manies.  

Sampai bertemu di acara Citroën Club selanjutnya dilain waktu dan tempat.  

BRAVO KELUARGA  BESAR CITROËN  INDONESIA….!!!!  
 

 
 BACK Logo CCB

This page last updated on June 29, 1999.
Copyright © May 1998 CITROËN CLUB BANDUNG, All rights reserved.

Hosted by www.Geocities.ws

1