| Tanda-tandanya:
Bila anda mendapatkan karpet depan mobil anda selalu basah padahal tidak ada kebocoran dari sistem AC mobil anda, anda patut curiga dengan kemungkinan ini. |
|
Bila
spatbor depan dicabut, akan ditemukan sebuah lubang bulat kira-kira berukuran
diameter 1,5 cm (lihat panah hitam difoto). Lubang mungkin dulunya adalah
tempat pemegang jig dalam proses assembly (perakitan). Tetapi setelah mobil
selesai dirakit tentu lubang ini sudah tidak diperlukan. Lubang ini biasanya
oleh pihak pabrik telah ditutup oleh plastik bulat. Namun karena suatu
hal mungkin tutup ini akan copot atau hilang sehingga lubang akan terbuka.
Tetapi kenyataannya walaupun tutup tsb. masih ada, kebocoran melalui lubang
pun masih terjadi karena tutup tidak terlalu rapat (tembus air).
Karena
bagian dalam dari lubang ini dapat menampung air, lambat laun genangan
air mengakibatkan timbulnya karat. Proses perkaratan menjadi lebih hebat
bila mobil beroperasi dikota yang terletak dekat pantai.
Sudah
pasti kelanjutan proses karat ini mengakibatkan body mobil menjadi keropsos
dan bolong. Akibat selanjutanya, air akan masuk ke dalam kabin mobil (ruang
penumpang) dan memenuhi lantai depan dibawah karpet. Hal ini menjadi lebih
parah karena genangan air di bawah karpet tidak bisa terlihat oleh mata.
Setelah sekian lama, ternyata lantai pun menjadi bolong bahkan pelat lantai
dapat putus pada sambungannya karena proses karat yang sudah berlanjut.
|
|
|
Cara mengantisipasinya adalah
dengan menutup lubang itu dengan cara di las (tutup permanen) atau juga
tetap ditutup dengan plastiknya lalu dari luar dilapis oleh anti karat
setebal mungkin sehingga air tidak dapat masuk.
|
