CITROËN CLUB se-Indonesia
akan menggelar jambore yang akan dihadiri segenap penggemar, pecinta mobil
CITROËN
dan simpatisan. Adapun pelaksanaan jambore ini disesuaikan dengan jadwal
libur anak sekolah sehingga diharapkan semua penggemar dapat menghadiri
dan berpartisipasi bersama keluarganya. Acara ini sendiri merupakan acara
rekreasi keluarga yang didalamnya juga terkandung maksud untuk mempertemukan
para penggemar mobil mobil CITROËN
di Indonesia dan ini merupakan event terbesar setelah jambore yang pertama.
Yang unik dari persiapan jambore
ini adalah bahwa panitia terdiri dari perwakilan dari beberapa daerah/kota
yang terpisah oleh jarak yang sangat jauh dan bahkan mereka banyak yang
belum pernah bertemu muka. Komunikasi dilakukan melalui sarana email, surat
pos dan telepon.
Hal ini membuktikan bahwa
jarak bukan menjadi penghalang bagi para pecinta mobil CITROËN
untuk saling berkenalan dan bekerjasama.
Ditengah keterbatasan dalam
banyak hal seperti dana, tenaga dan pengalaman, panitia tetap bertekad
untuk mensukseskan pelaksanaan
jambore CITROËN CLUB
yang terbesar di Indonesia ini.
Viva CITROËN
CLUB INDONESIA..!! |
Ok, karena rekan-rekan sudah gak sabar
menunggu laporan acara jambore
kemarin, saya coba ceritakan tapi
ini versi informalnya, nanti versi
formalnya akan diceritakan oleh panitia
di Yogya supaya jangan over lap.
tgl 7 jam 10.00 pagi semua peserta
dari Jkt kumpul di Mc Donald Kalimalang
karena kami dapat sponsor dari
mereka atas bantuan pak Faisal Store Manager
disana yg juga sebagai customer dari
bengkelnya Rahman.
Diberangkatkan 9 mobil menuju Bandung.
Jam 15.00 kami masuk Bandung tapi
karena menunggu rombongan yg belum
sampai maka jam 18 baru semua tiba di
tempat penginapan yg sekaligus ada
karaoke dan diskotiknya di wilayah jalan
Braga. Terima
kasih untuk pak Ook yg sudah carikan penginapan!
Dalam perjalanan menuju Bandung, mobil
pak Hariyoso ada kesulitan,
pertama pipa pompa LHM bocor didekat
Jatiluhur, lalu didaerah padalarang over heat.
Tetapi karena Rahman membawa semua
anak buahnya ( 18 orang ) maka
kesulitan itu relatif mudah diatasi.
Malam harinya kami banyak ngobrol
dengan pak Oco, pak Julius dan juga pak
Denny ( Aceh ), juga pak Ook ( bengkel
Bandung ) sementara yang lain sibuk
mempersiapkan kendaraannya untuk esok
hari menempuh jarak jauh.
Sayang pak Denny tidak bisa ikut ke
Yogya karena beliau sudah dalamperjalanan
kembali ke Aceh, tapi tgl 13 ini beliau
akan bertemu saya lagi di Jkt.
Malam semakin larut dan musik disko
serta beberapa neng geulis yang
bertugas di karaoke dan diskotik cukup
menyegarkan pandangan, tetapi
karena esok pagi harus berangkat jam
5 pagi maka kami semua istirahat.
Jam 1 subuh kami baru tidur dan jam
4.15 saya sudah bangunkan mereka semua
untuk siap berangkat bersama rombongan
Bandung. Jam 5.30 pak Ronald baru
tiba menjemput kami untuk bergabung
dalam rombongan Bandung, dengan
kondisi masih ngantuk karena baru
menyelesaikan mobilnya jam 2.30 subuh.
Sekitar jam 6 kami tiba dan rombongan
Bandung sudah siap semua dan sedang
membagikan stiker sponsor. Kami kumpul
di Pusdai Bandung dan berangkat
dikawal polisi hingga Cicalengka,
selanjutnya berjalan sendiri.
Total ada 32 kendaraan yang berangkat
dari Bandung terdiri dari
Jkt, Bandung dan Balikpapan.
Dalam perjalanan kami sempat istirahat
beberapa kali sambil merapikan
rombongan, tetapi tampaknya sulit
sekali mengumpulkan 32 mobil dalam 1
barisan jadi kami berkelompok 4 -
7 mobil agar tidak menyulitkan lalin.
Ada beberapa masalah teknis yg terjadi,
tetapi atas dukungan bengkel
Rahman dan Ook maka kesulitan tersebut
dapat diatasi.
jam 14 kami tiba didekat Sumpiuh untuk
makan siang bersama. Setelah itu
diteruskan menuju Kutoarjo dan tiba
pukul 16, dan kami singgah di GUdeg
Mataram karena mereka salah satu sponsor
produk.
Semantara itu rombongan Surabaya dan
Bali saat yg sama berada di daerah Solo.
jam 18.30 rombongan tiba di 10 Km
menjelang Yogya dan dijemput oleh
perwakilan CCIY. Semua peserta Jkt-
Bdg tiba di Ambarukmo hotel pukul
19.45. Semantara itu rombongan dari
Semarang, Surabaya dan Bali sudah
tiba duluan dan sudah istirahat ditempat
masing-masing.
Acara perkenalan singkat terpaksa
dibatalkan dan diganti dengan sambutan
dari CCIY yang singkat saja karena
smua peserta sudah kecapean dan pengen
segera masuk kamar masing-masing.
Rombongan bandung menginap di Jayakarta
hotel, sementara Jkt, Semarang dan
Kediri menginap di Ambarukmo. rombongan
Sby juga menginap ditempat lain.
tgl 9 pagi direncanakan untuk kumpul
di halaman UGM, jadwalnya jam 6 tapi
mundur hingga jam 7.30. Rombongan
kumpul dihalaman parkir hotel Ambarukmo,
terkumpul sekitar 63 kendaraan mulai
dari Traction Avant 1934, 2 CV 62 ,
Faf, Mehari, Dyane 6, GS, BX, CX sebelum
menuju ke UGM kami sempat dibawa
keliling melintasi Malioboro.
Digelar atraksi 3 roda , hadir juga
wartawan otomotif yg sedang meliput
acara road race di Yogya tapi karena
dia lihat kami keliling maka dia
sempatkan ngobrol dengan kami. Selain
itu hadir juga pak Soerowo
(sesepuh Citroen di Yogya ) dan juga
pak Soetomo ( bengkel Citroen di Tegal ).
Setelah itu peserta non pengurus ada
wisata kota dengan delman sedangkan
pengurus kembali ke hotel Ambarukmo
untuk rapat.
Dalam rapat diputuskan
untuk dibentuk DPP Citroen Club Indonesia
dengan ketua Richart ( Bdg ),
wakil Yoyok ( DIY ), sekretaris Eko
( Bali ), bendahara Samuel ( Smg )
humas Stephen. Dpp akan membawahi
DPC, DPC akan disebut Citroen Club
Indonesia Jakarta ( atau kota lain
yg ada. DPC berkedudukan di ibukota
propinsi, pimpinan DPC 1 disebut ketua.
Dalam DPC mungkin bisa ada lebih
dari 1 kota yg akan membuka club,
maka kota itu akan dibawahi oleh DPC yg
berkedudukan di ibukota propinsi.
pimpinan DPC 2 disebut koordinator.
jambore berikutnya akan dilaksanakan
di Bali.
Jam 13.00 seluruh peserta makan siang
bersama di bengkel pak Nugorho
( Kawan Kita AC ) sambil ada yg berjualan
onderdil mobil.
Setelah itu kami berangkat untuk wisata
ke Borobudur . Rombongan Semarang
langsung pulang tidak ikut masuk borobudur.
Malamnya acara bebas bagi ya ingin
keliling Yogya atau beli oleh-oleh.
Besok paginya direncanakan untuk pelepasan
rombongan dan foto-foto.
Dari keseluruhan acara, saya pribadi
sudah cukup puas mengingat segala
keterbatasan yg ada dan baru ini acara
besar yg melibatkan beberapa kota,
ini sudah baik sekali.
Sekali lagi saya ucapkan terima kasih
untuk semua orang yg mendukung hingga
acara ini bisa terlaksana, terutama
untuk CCIY yang telah bersusah payah mengurus banyak hal !
Satu hal yg saya rasakan, sulit untuk
menceritakan bagaimana exiting -nya
kita bertemu banyak penggemar Citroen
dari kota lain yg bisa bertatap muka
langsung dan juga sambutan dan semangat
mereka yg begitu menggebu dalam acara ini.
Let's go to Bali next year,
don't miss it or you'll sorry for that!
Mungkin tahun depan di Bali sudah
ada yg bawa Xsara atau Picasso ?
he-he-he............
(Stephanus I.
CCI-Jakarta)
Rekan rekan,
Kami dari Bali ikut bersimpati atas
kecelakaan yang menimpa salah satu
peserta dari Bandung. Kami bersyukur
Bapak & Ibu Bakti selamat dan tetap sehat.
Semoga hal ini tidak terjadi lagi dan
dapat diambil hikmahnya.
Cerita singkat dulu, yah - masih ngantuk
nih.
Alhamdulillah. Citroën dari Bali,
yang cuma dua itu, sudah kembali
dengan selamat tanpa halangan pada hari
Kamis siang, 13 Juli 00.
Cukup memforsir GS dan diriku pada perjalanan
menuju Yogya - berangkat
dari Ubud Jum'at 7 Juli jam 3 WITA sore,
selain perjalanan yang jauh,
ngantri di Gilimanuk untuk menyebrang
ke Ketapang sampai hampir 9 jam,
jalur lalin arah Sby dibelokkan semakin
jauh melalui Jember dan ngebut
mengejar waktu menuju Sby.
Tiba di Gempol sekitar jam 5:30, menunggu
GSpecial Merah (berangkat
semalam sebelumnya/Kamis 6 Juli) kemudian
duo ngebut ke tempat
rendesvouz dengan CCI-Sby di Ngawi pada
hari Sabtu, 8 Juli yl. Sambutan
rekan rekan dari Sby - Pak Bambang,
Pak Edy, Pak Wachid, mas Sonny, mas
Tatok, mas Aan, Pak Narko beserta keluarga
dan Pak Panji dari Kediri -
di restoran Duta, Ngawi, meningkatkan
semangat dan membuat kami lupa
akan kepenatan - (ngga' tidur sejak
berangkat dari Dps 24 jam sebelumnya
- cuma 25 menit sewaktu terbuai naik
ferry).
Jambore sangat bermanfaat! So much FUN!
Duh senengnya bertemu dengan keluarga
sesama Citromania. Rupanya tidak
saya saja yang gila! Dan tidak sedikit!
Ada yang saya herankan: Koq setelah
Jambore II ini saya jadi ketagihan
kepingin berkonvoi Citroën lagi?
Jadiiiiiii - selepas Jambore, Senin
yl., berkonvoi dengan Pak Gun ke
workshop Pak Nugroho, GS diobati suntikan,
nembel knalpot dan service ac
- daaan sate/tongseng kambing - saya
kemudian nyosor eh, nyasar berleha
leha ke Kaliurang. GSpecial Merah berangkat
duluan ke Malang. Besoknya,
Selasa - sowan ke Pak Soerowo,
Pak Yoyok dan Pak Nugroho. Langsung
menggondol Cak Moel menuju Sby. via
Kediri. Tidak sempat menghubungi pak
Panji karena sampai di Kediri sudah
larut malam. Menginap beberapa jam.
Pagi-pagi saya terburu buru menuju ke
Sby - supaya masalah kecil pada GS
bisa diperbaiki - klem manifold lepas
lagi, cakram rem kiri belakang
mencicit keras, selang balik lhm pada
rem kanan lepas. Selesai di
bengkel Patuh jam 17 WIB langsung tancap
ke Pasuruan rendesvouz dengan
GSpecial Merah untuk bersama sama pulang
ke Bali. Lama terperangkap rush
hour di dalam Sby. Ngga' sempat mampir
ke tempat rekan rekan di Sby.
Sorry, next chance.
Sampai di Ketapang kira-kira jam 02:30
pagi - nunggu hampir sejam sambil
ketiduran. Tiba di Gilimanuk saya collapse,
ngga' sanggup nerusin ke
Ubud. Tidur dulu di dalam mobil di tempat
parkir sampai 8 WITA. Tiba di
Ubud siang hari, mandi, makan &
bye bye real world - ngorok sampe sore.
Stay tuned.
(Eko P. CCI-Bali)
|