|
Gara-Gara Harry Potter
by: Fahmi_Potter
Rating : PG
Genre : Drama
Disclaimer : Harry potter adalah milik JKR,kalo kalian belum
pernah menjumpai di buku berarti itu milik saya
Bahasa : Sehari-hari, kaku, tidak baku, dan agak nyeleneh
GARA-GARA HARRY POTTER
"Emma ayo buruan tar kita kena macet, ini udah jam berapa?"
ucap seorang wanita setengah baya yang kelihatannya sedang
kesal
"Ya mah ya, bentar lagi selesai" kata suara perempuan yang
berasal dari lantai dua, dirumah itu
"Kalo kamu masih kelamaan tar mama tinggal lho" kata wanita
setengah baya itu. Aduh udah jam 5 tar kena macet lagi.
Keluh wanita itu dalam hatinya
Lalu terdengar suara lantai yang dinjak-injak dengan penuh
semangat
"Udah mam, berangkat yuk" jawab perempuan yang lebih muda
itu kepada ibunya
###
"Emma bawa barang belanjaan ini" ucap mama sambil
mengulurkan beberapa barang kepada Emma
"Aduh mam, ngapain sih beli barang banyak banget? Palingan
ga bakal Emma pakai" ucap Emma kesal
"Udah kamu diem aja, nurut apa kata Mama" kata mama ketus
"Aduh mam, kayaknya Emma harus ke toilet bentar degh kebelet
nih" katanya nyengir
"Ya udah sana, awas jangan diilangin ya barang-barang itu"
kata mama muram
"Apa? Emma harus bawa barang ini ke toilet? Kan susah mam!"
kata Emma protes
"Mama mau beli barang lagi, tar sapa yang bawain barang ini
kalo mama mau beli barang lagi?" ucapnya tak perduli
"Ya udah degh, dah mama" ucapnya sambil berlari menuju ke
arah toilet
"Aduuh, toiletnya kok jadi satu sih?" ucap Emma sambil
melihat papan tulisan yang menyatakan bahwa salah satu
toilet sedang mengalami kerusakan sehingga toiletnya
dicampur
"Barang ini gue titipin ke siapa yah?" ucapnya sambil
melihat kesekeliling
"Mas-mas sini degh, tolong bawain barang ini bentar yah"
ucapnya memohon pada seoarang pria yang dianggapnya baik
"Tapi jangan lama-lama yah" kata orang itu bersedia
"Bentar kok mas" ucapnya sambil meninggalkan pria memohon
###
"Makasih ya mas, nih buat mas" ucapnya sambil mengulurkan
beberapa tanda terima kasih dari kantongnya
"Nah kalo tau gini mah saya rela nunggu berjam-jam" ucap
pria itu nyengir
###
"Maling-maling" ucap seoarang pria ketika Emma hendak
membeli ice cream
Lalu Emma pun berlari mengejar maling itu, emma mengikuti
maling itu sampai ia masuk ke lantai paling atas dari
pertokoan itu
"Berhenti" ucapnya sambil ngos-ngosan
"Sekarang lo ga bisa ngapa-ngapain, lo udah kejebak dasar
maling ga tau diuntung" ucap Emma kesal
Dan mulai terjadi perkelahian antara Emma dengan maling
tersebut, emma memberikan beberapa pukulan yang mulus pada
maling itu dan karena kelenturan tubuh emma maka emma dapat
menghindar dari hantaman si maling.Lalu perkelahian pun
berhenti
"Ampun mbak ampun" ucap maling itu memohon
"Makannya jangan maling, tapi lo harus gue serahin ke kantor
polisi" ucapnya marah
"Gue penasaran ama apa yang lo curi" ucapnya sambil
mengambil barang curian disebelah kakinya
Dan emma pun membuka barang curian itu dan ia mengeluarkan
beberapa buku yang masih tersampul dengan plastik, seketika
emma diam dan ia pun mulai menggeleng-gelengkan kepalanya
"Ya ampun, cuman gara-gara buku ini lo rela masuk penjara?"
ucapnya lemas
"Ya" ucap maling itu ketakutan
"Tapi kenapa?" tanyanya bingung
"Soalnya pacar saya pengen buku itu dan saya ga punya duit
buat membelinya" ucap maling itu menyesal
"Ya udah sana lo pergi, gue ga bakal masukin orang kepenjara
gara-gara buku ini" katanya memaafkan
"Makasih mbak makasih banyak" ucap maling itu lalu ia pun
pergi meninggalkan tempat kejadian perkara
###
"Nih mas bukunya" ucap emma mengawali pembicaraan
"Makasih ya mbak" ucap pria yang kemalingan tadi senang
"Suka buku itu yah mas?" tanyanya sambil membenarkan kaos
kumalnya
"Iya" jawab pria itu singkat
"Oh" jawab emma lebih singkat
"Mbaknya juga suka?" tanya pria itu
"Aduh mas, saya ga suka baca buku" jawabnya malas
"Coba degh dibaca, saya punya komplit lo koleksinya tapi
tinggal nunggu seri terakhir aja. Setelah itu tamat degh"
Ucap pria itu sambil mengeluarkan buku dari plastiknya
"Aduh makasih banyak degh mas tapi terima kasih atas
tawarannya" kata emma menolak
"Baiklah kalau begitu saya harus pamit" ucap pria itu
bingung
Lalu tiba-tiba ada suara perempuan lain yang memecah obrolan
mereka
"Emma kemana aja sih kamu? Mama khawatir nih" tanya ibu emma
cemas
"Tadi ada yang kecopetan mam, jadi emma sedikit membantu"
jawabnya menjelaskan
"Ya tante tadi emma nolongin saya" jawab pria itu membela
emma
"Ya ampun nak Daniel, kamu kok bisa ada di Jakarta? Bukannya
kamu lagi di UK?" tanya ibu emma
"Dari mana tante tau nama saya?" tanya Daniel bingung
"Hohohohoho, saya ini tante Maggie masa lupa sih, dan Daniel
ini Emma tetangga kamu dulu, kamu dulu ketika umur 7 tahun
udah pergi ke UK karena Ayah kamu ada pekerjaan disana"
jawab ibu emma
"Tante Maggie, Emma??" Ucap Daniel bingung
"Apa mama kamu ga cerita nak? Atau kamu udah melupakan
kami?"
kata ibu bingung
"OoO yah yah, saya ingat, saya ingat" katanya pada ibu
"Kamu tadi kecopetan nak? Apa yang dicopet?" tanya ibu cemas
"Hanya buku ini saja kok" jawabnya menenangkan
"Buku apa?" kata ibu
"Harry Potter" ucap Daniel
"OoO" ucap ibu singkat
"Emma, kenapa kamu melongo aja? Ayo buruan kita harus pulang
udah malem" kata ibu pada Emma
"Emm ya ma" ucap emma masih bingung
"Daniel karena kamu udah pulang, tolong sampaikan pada ibu
kamu bahwa kalian sekeluarga diundang makan malam di rumah
tante yah" ucap mama senang
"Baik tante, saya pasti dateng" katanya
"Sampai besok kalau begitu" ucap mama sambil meninggalkan
daniel
###
"Ma jadi itu Daniel? Yang mama omong-omngin terus itu?"
tanya emma bingung
"Ya" jawab mama singkat
"Bagaimana dia? Apa kamu suka? Karena dia bakal mama jodohin
ama kamu" kata mama senang
"Apa???" kata emma shock
###
Ya ampun gimana neh, kalau gue ampe jadi dikawinin ama dia
berarti gue harus pergi dari rumah ini gue ga mungkin
ngelupain Rupert and gue ga mungkin bisa hidup
tanpanya.Pikir Emma dalam hatinya, sambil memandangi foto
seorang pria yang kemungkinan besar adalah Rupert. Apa geu
haruis ngomong masalah ini ke dia? Atau gue harus
ngebiarinnya aja? Atau gimana? Tuhan tolong bantu gue,
kuatkan diriku ya Tuhan agar gue bisa menghadapi masalah ini
dengan tabah dan ga ada yang sakit hatinya. Gue coba telpon
Rupert ah, lalu Emma pun mengambil telpon di Bufet dan
menekan beberapa angka yang menuju ke rumah Rupert
"Haloo.. RG ada ga?" ucap Emma
"Ya haloo ini sapa?" kata orang yang berbicara dengan Emma
"Ini Em-Em eh bukan Emma, RG ada ga?" kata Emma
"RG? sapa yah? ga ada yang namanya RG kok neng" ucap wanita
yang berbicara dengan emma
"Rupert" kata emma singkat
"Ooo tuan muda nya lagi keluar neng, apa ada yang mau
diomongkan? nanti saya sampaikan" kata wanita itu
"Ga usah degh, makasih yah, bye" kata emma lemas
"Ya udah bye" kata wanita di telpon
###
"Tumben kamu pagi-pagi dah bangun? dan yang paling bikin
penasaran ga biasanya kamu masuk dapur?" tanya mama
"Abis bau masakannya aduuuuh, bikin ga nahan mam" jawab emma
"Sapa dulu donk yang masak, mama gitu" ucap mama bercanda
"Emangnya ada apa mam, kok masak spesial?" tanya emma sambil
mainan dengan pisau
"Kan kemaren mama udah ngajakin Tante Fitria sekeluarga buat
makan malem bersama, kamu jangan mainan pisau" jawab mama
"Tante Fitria? sapa lagi tuh? tenang aja mam ga bakalan
kenapa-kenapa kok" kata emma
"Tante Fitria tuh ibunya Daniel, astaga kan mama udah bilang
jangan mainan pisau" kata mama mengingatkan
"Aduuh mam, sakit nih" Kata emma, aduh Daniel nanti dateng
gimana nih, gue harus nyari jalan buat pergi malam ini.
Keluh emma dalem hatinya
Kembali |