|
Danau dan
Makam
by:
Potters_clan
Tema : bab terakhir dari book 7
Rating : PG-13
Genre : General
Bahasa : Indonesia
Hermione berjalan menuruni tangga pintu gerbang aula,
menatap kearah hutan terlarang dan danau yang masih sama
seperti dulu saat dia pertama kali datang ke Hogwarts.
Hentakan kecil dihatinya tiba-tiba menyeruak saat
pandanganya tertuju pada pondok Hagrid yang sekarang kosong,
pada kebun labu kuning dimana dulu dia, Harry, dan Ron
bersama-sama menghalau Skrewt-ujung-meletup.
'' Seandainya kalian semua ada disini ''... Ucap Hermione
lirih. Kemudian dia melangkah menuju 7 buah batu nisan putih
di pinggir danau.
Air matanya meleleh saat dia melihat tulisan keemasan yang
tertulis diatas batu-batu nisan. Dengan sangat hati-hati dia
membersihkan daun-daun kering yang bertebaran disekitar dan
diatas nisan.
Kakinya goyah dan diapun bersimpuh di depan salah satu nisan.
Berbagai kelebatan kenangan datang silih-berganti bagai
sebuah film yg diputar sangat cepat.
Suara tawa dingin Voldemort, pekik tertahan Luna, ledakan,
kekacauan, senyum Harry, Ron, wajah pucat Lupin, teriakan
Mcgonagal, semua berkelebatan tanpa henti.
Entah sudah berapa lama Hermione bersimpuh disitu. Saat dia
membuka mata, matahari sudah mulai terbenam menyapu
pepohonan serta dinding kastil dengan sinarnya yang keemasan.
Dan danau berubah seperti kolam perak dan emas saat cahaya
senja menyapu permukaannya.
ALBUS DUMBLEDORE, HARRY
POTTER, REMUS LUPIN, RONALD WEASLEY, GINNY WEASLEY, RUBEUS
HAGRID , MINERVA MCGONAGAL.
Nama-nama diketujuh nisan berkilau saat sinar matahari senja
menerpanya sesaat, sebelum warna abu-abu mulai mendominasi
menyambut datangnya malam.
Hermione mulai bangkit, berdiri tegak dan memandang langit
dimana bintang-bintang sudah mulai muncul. '' Aku akan
meneruskan perjuangan kalian '' Gumamnya dalam hati.
Sementara itu dikejauhan terdengar bunyi kereta api dan
desing piston. '' Kelas satu sudah datang ''..Sebuah suara
dari sosok agak bungkuk berambut hitam membuyarkan lamunan
Hermione.
'' Ya Victor..aku tahu..terima kasih '' Jawab Hermione
singkat. Kemudian dia mendekati salah satu nisan, menatap
tulisan yang terukir diatasnya. Meski agak gelap tapi masih
terlihat ukiran hurufnya yang indah.
'' Harry semoga kau tenang disana '' Bisik Hermione.
Sementara dalam hati dia berpikir, betapa '' bekas luka ''
bisa mengubah dunia. Apa yang telah terjadi mengenai ''
bekas luka '' itu akan diceritakan dan ditulis dibanyak buku
serta jadi legenda dunia sihir.
Peristiwa, kejadian, yang kemudian disebut sebagai legenda
telah terjadi, diawali dan diakhiri dengan sebuah....''
bekas luka ''.
Kembali |