APAKAH             FESTIVAL           OWLERY

 

Chapter 1:the Begining



triiiiiiing.....
aku terbangun.Tanganku mencari jam weker.Aku mematikannya.Kemudian melihat jam dengan cepat.setengah 7 pagi!!!!siapa yang menyalakan weker sepagi ini.
Aku baru tidur jam setengah 3 pagi!!!,umpatku kesal.Namun kemudian seekor burung hantu mengetuk paruhnya di jendela kamarku.
dengan sedikit kesal dam langkah gontai, aku membuka jendela dan meraih burung hantu itu.

Vega,
segara ke kementrian
Percy Weasley

Apa yang dilakukan Perce sepagi ini??
aku sudah 3 tahun ini bekerja di kementrian.aku tak tahu,penempatanku di London begini susahnya.Pertama kali diminta mengikuti ujian masuk ke Kementrian,aku menjalaninya dengan setengah hati.tetapi setelah tahu penempatanku di London,aku segera menyetujuinya.Dalam pikiranku,London berarti shopping dan jalan-jalan.Ha....seperti muggle saja.....kedua orangtuaku berdarah murni.tetapi sibuk dengan kegiatan masing-masing di dunia muggle,memberikan restu kepadaku,saat melangakah ke dalam perapian dengan bubuk floo menuju London.
Enuogh bout me...
aku harus bekerja...
Dengan tergesa-gesa aku mandi berpakaian dan langsung menuju Kementrian.
"ada apa, Perce?"
Percy diam.Pertanyanku di jawab.Harry ada disana.
"aku mendapat berita.Voldemort berada di Bulgaria."kata Harry
Percy tersentak kaget setelah Harry memberitahuku.
"Lalu....?"
"Vega,aku perlu kontak dengan pihak Bulgaria.Dan aku tahu, kau ahli dalam hal itu
"dia menegaskan kata-kata terakhir.Aku memang bekerja pada Kantor Hubungan Luar Negri.
"Kau tahukan...pihak Bulgaria masih sentimen terhadapku karena turnamen triwizard,walaupun itu sudah bertahun-tahun lalu,dan Karkaroff sudah membusuk akibat sifat pengecutnya!"katanya tajam.
Harry sekarang dalam pelatihan menjadi Auror.Beberapa bulan lagi akan lulus.Tapi semangatnya berapi-api untuk menangkap Voldemort.
Aku mengenalnya saat pertemuam akbar memperingati 2 tahun meninggalnya Dumbledore.Aku mulai berteman dengannya saat itu.aku juga mengenal Hermione dan Ron.
"ok..akan kucari tahu informasinya"ujarku
"thanks,Vega"Harry kemudian keluar.
Percy yang dari tadi hanya diam,mulai bicara.
"pak Mentri sama sekali salah kalau mengira Harry masuk perangkapnya"ujarku.
"kau setuju dengan Harry kalau begitu??"tanya Percy.
"tentu saja.segala omong kosong Rufus..."
aku berjalan menuju kantorku dan segera mengontak pihak Bulgaria.

*****

Hari minggu ini,Hermione berjanji untuk mengunjungiku di rumah.Aku tidak bermaksud menungguinya.Biasanya dia langsung menuju ke kamar tidurku.Tapi sampai jam makan siang,dia belum datang.aku sedang makan siang sambil mendengarkan suara melengking Celestina Warbeck memenuhi ruangan waktu dia datang.
"matikan saja boleh??"tanya Hermione
aku hanya mengangguk.Dia mengambil tongkatnya dan menjentikkannya ke arah radio.dan kemudian dia merebahkan diri di kursi disebelahku.
"kau mau?"tanyaku.
"tidak.terima kasih,"ujarnya."bagaimana keadaan Harry?kudengar dia memintamu untuk mengontak pihak Bulgaria"katanya tanpa basa-basi.
"ya.dia memang memintaku.oleh karena itu ku beritahu Ron.kurasa Ron yang memberitahumu??"
Hermione mengangguk pelan.
"itu berarti dia ingin menangkapnya sendiri,"gumam Hermione."padahal dia sudah berjanji untuk memberitahuku dan Ron!kami akan mencarinya bersama!kau harus memberitahu kami -aku dan Ron- sebelum kau memberitahu Harry"
"memberitahu apa tepatnya?,"tanyaku."bukankah itu keinginan Harry?dia ingin menangkapnya dengan tangan sendiri...."
"Dia bahagia kalau itu bisa dilakukannya.tapi kami mengkhawatirkannya!!!,"ujar Hermione."Ron berkali-kali menyuruhku untuk tenang.aku sama sekali tidak bisa berpikir jernih...aku selalu berpikir, dia akan melakukan sesuatu yang melanggar hukum!"
"Tapi nyatanya tidak kan?."ujarku."dia malah memintaku mengontak pihak Bulgaria...."
"dan kau menyanggupinya!...."potong Hermione."Vega,dia belum lulus jadi Auror.melakukan sesuatu seperti itu adalah ilegal!"
"tapi kau sendiri yang bilang, kalau Harry akan bahagia kalau bisa menangkapnya"sanggahku.
Hermione tampaknya akan membantah.tapi kemudian dia memilih diam.
"kau tahu,bukan hanya kau dan Ron yang cemas dan mengkhawatirkan Harry!apalagi setelah..."
"setelah apa???apa yang terjadi dengan Harry di Kementrian?"tanya Hermione.aku tak bisa menyembunyikannya dari Hermione.
"yah...Kingsley dan Tonks memberitahuku kalau Harry sepertinya.....eh..."aku ragu untuk mengatakannya.Tapi Hermione menatapku dengan tatapan keras seakan memintaku untuk segara menyelesaikan kalimatku.
"dia sulit mengontrol perasaannya..."aku menambahkan."dia berkali-kali terlalu bernafsu untuk segera menguasai mantra pertahanan tingkat tinggi"
"Kingsley tidak memberitahu apapun kepadaku!"ujar Hermione, kesal.
"itu karena Harry memintanya untuk tidak memberitahu siapapun termasuk kau dan Ron."
"aku sendiri tidak akan tahu,kalau hari itu tidak kesana.Tonks tampak cemas.dan ingin segera memberitahu Lupin dan keluarga Weasley.tapi Harry melarangnya.dan sebenarnya dia juga menyuruhku untuk diam"kataku.
"tenanglah Hermione."lanjutku."apakah kau pikir,kita akan membiarkannya bertindak sendirian?"
Hermione sesaat terlihat cemas.tapi kemudian menjawab dengan tegas.
"tentu tidak"

 

Kembali     Next

Hosted by www.Geocities.ws

1