|
Akuilah
by:
Fahmi_Potter
Tipe: One shot
Bahasa: Indonesia
Rating: PG-13
Pasangan: Harry/Hermione
Disclaimer: Harry Potter & it’s universe belong to JK
Rowling.
______________________________________________________________
"Hi Harry" sapa Hermione sambil memandang penuh harapan pada
bahu Harry
Tapi Harry tidak membalasnya dan dia pun tidak menengok ke
belakang untuk melihat wajah dari gadis yang telah
memanggilnya
Suasana hening untuk beberapa waktu tanpa ada yang bersuara,
yang terdengar hanyalah suara angin yang menderu dan suara
dari jembalang yang sedang mencari makanan
"Kau masih marah padaku ?" ucap Hermione sambil mengalungkan
kedua tangannya
Tapi harry masih diam tanpa suara tanpa menolehkan mukanya
sekalipun
"Harry.. Ron pasti akan memaklumi hal ini dan mungkin dia
akan menginginkan ini" ucap Hermione dengan terus
mengalungkan lengannya ke badannya
Dan tanpa disadari tetes-tetes air hujan pun mulai
berjatuhan menimpa tubuh mereka
"Ron tak ada hubungannya dalam hal ini dan kuharap kamu
tidak menyebut namanya lagi didepanku" ucap Harry yang masih
tidak menunjukkan wajahnya
"Kau salah Harry, Ron sangat erat hubungannya dalam hal ini.
Memang kejadian itu membuat kita semua merasa sakit, dan
membuat sangat kehilangan. Tapi Ron tidak ingin kematiannya
dianggap akhir dari segalanya, dia ingin bahwa kematiannya
manjadi motivasi agar kita dapat terus berjuang dan terus
berjuang lagi" kata Hermione yang secara tiba-tiba pipinya
dialiri oleh sebulir air mata
Air hujan yang sedikit-sedikit berubah menjadi kumpulan
gerimis-gerimis kecil
"Sudahlah cukup.. Jangan sebut namanya dihadapanku, aku akan
merasa kesakitan jika kau yang menyebutkan namanya" kata
Harry sambil membalikkan badannya, dan akhirnya ia
menunjukkan wajah lugu nya yang sedih
Sesaat hening, gemuruh dari tetesan gerimislah yang
meramaikan suasana
"Harry.. akuilah, katakanlah yang sejujurnya" sendu gadis
"Apa yang harus Kuakui ?" Jawabnya dengan masih menunjukkan
wajahnya yang sangat sedih
"Ron sudah mengetahui hal ini 4 bulan sejak aku berpacaran
dengannya, dia merasa hubunganku dengannya agak berbeda
dengan sikap kita yang agak mencurigakan, lalu ia mencoba
untuk mencari tahu dan kau tahu Harry sesaat sebelum
kematiannya dia menceritakan kepadaku, dan dia menginginkan
agar kita bersama, dia tak ingin aku menjadi milik orang
lain" katanya dengan meneteskan beberapa air mata
"Ayolah Hary akuilah, Ginny sudah mengikhlaskan hubungan
kita dia rela meninggalkanmu untuk kebahagiaanmu, dia akan
menerima semua keputusanmu baik yang buruk maupun yang tidak"
lanjutnya dengan menambahkan beberapa tetesan air mata
Lalu Harry meninggalkan Hermione sendirian dan ia
melanjutkan perjalanannya ke sebuah pekarangan yang dianggap
sebagai tempat horcrux dari Voldemort
"Harry.. Aku cinta kamu, tolong beri Aku kepastian" kata
Hermione sebelum Harry berjalan lebih jauh
Harry berjalan sendirian dan tiba-tiba terdengar suara
teriakan Hermione, lalu ia segera berlari menuju ke tempat
Hermione dan menyaksikan Hermione sedang terkena kutukan
Cruciatus
"Aaaaa... Aaaaaaarrrgghhhhh...... Aaaaaaa" jeritnya
kesakitan
Setelah menemukan si pembawa kutukan akhirnya Harry,
membalas kutukan penyihir berjubah itu. Dan segera saja
Hermione terlepas dari kutukan tetapi penyihir berjubah itu
melarikan diri dan Harry pun mengejarnya. Setelah pelarian
yang cukup maka mereka akhirnya bertemu di pinggir jurang
"Akhirnya kita bertemu lagi Potter" ucap bellatrix dengan
dingin
"Bellatrix" kata Harry dengan penuh kemurkaan
"Dari tadi Aku mendengarkan pengakuan cinta dari penggemar
Harry Potter. Apa karena ini bulan Valentine ? Dan dia juga
menyebutkan anak yang bernama Ron ?" ucap Bella dengan
sedikit senyum "Apakah itu si Darah Pengkhianat ? Bukankah
ia sudah mati, dan tahukah kalian siapa yang membunuhnya ?
Pembunuh Darah Pengkhianat itu adalah Aku" lanjutnya dengan
tawa yang dibuat-buat
"Kau" ucap Harry sambil lari mendekati kearahnya
Akhirnya Bella dan Harry berguling-guling di tanah, Harry
mencoba meninjukan beberapa tinju Muggle kearah Bella yang
meronta-ronta dan akhirnya perseteruan Muggle itu membuat
Harry terperosok ke jurang
"Tolong.. Tolong.." ucap Harry memohon
"Aah Harry Potter yang terkenal meminta tolong kepada
seorang Pelahap Maut ? Tapi tidak apa-apa sebagai penyihir
yang baik kita harus selalu aling tolong-menolong maka
Potter aku akan menolongmu dengan menjatuhkanmu kejurang
lucu itu" katanya sambil menginjakkan kaki nya ke tangan
Harry
"Hentikan.. Hentikan" ucap Hermione sambil ngos-ngosan
"Expelliarmus" ucapnya tapi tak ada yang terjadi lalu ia
mencoba untuk mengucapkannya lagi dan tak ada sesuatu yang
terjadi sampai ia menyadari bahwa ia tidak memegang tongkat
melainkan ranting dari pohon
"Hahahaha... Apakah si Nyonya sok Tau Segala akan
memantraiku dengan ranting pohon" ucapnya sambil tertawa
Dan Hermione pun berlari kearahnya dan sekali lagi
pertempuran ala Muggle pun terjadi, disaat seperti ini Harry
berusaha untuk naik ke permukaan
Saat Harry mencoba untuk mencari kaca matanya kedua penyihir
wanita itu terjerumus kedalam jurang
"Harry tolong.. Harry tolong aku.." ucap Hermione yang
secara kebetulan berada diatas dan Bella memegangi kaki
Hermione yang mencoba untuk melepaskan pegangannya
"Hahahahahaha kita akan mati bersama" kata Bella dingin
"Tenang Hermione Aku akan menyelamatkanmu" ucap Harry sambil
mengangkat Hermione
Saat Hermione udah hampir mencapai permukaan tiba-tiba Harry
menjerit-jerit dan dibelakangnya ada seorang Pelahap Maut
yang meluncurkan mantra Cruciatus sehingga pegangan tangan
Hermione dan Harry terlepas tapi mantra cruciatus itu segera
hilang saat ada jeritan dari Pelahap Maut itu dan ternyata
anggota Orde tiba ke lokasi
"Hermione.. Hermione.." teriak Harry putus asa
Dan tiba-tiba ada suara perempuan berkata
"Harry aku disini.. tolong aku, Bella sudah jatuh duluan"
kata Hermione
"Harry apakah kau mencintaiku ?" tanya Hermione
"Ya Hermione aku sangat mencintaimu, aku cuma tak ingin
sesuatu terjadi padamu makannya aku merelakan kau jadian
dengan Ron dan aku mencoba untuk jadian dengan Ginny agar
bisa menghilangkan mu dari pikiranku.. Tapi itu tak bisa
hilang dan tak akan pernah hilang" ucap Harry
"Apakah kamu akan ikhlas dengan kepergianku ?" tanya
Hermioen dengan sedikit senyum dan beberapa air mata
"Apa yang kamu katakan, aku akan menolongmu dan akan selalu
begitu" katanya dengan yakin
"Kalau begitu ikhlaskanlah kepergianku Harry" ucapnya sendu
Dan sebelum Harry sempat mengucapkan sepatah katapun
tiba-tiba ada sebuah sinar merah yang mengenai ke dada Harry
sehingga Harry melepaskan pegangan Hermione
"Tidaaaaaakkkkk...... Hermione" ucap Harry sambil mencoba
untuk menggapai tangan Hermione yang sia-sia
Dan disaat itulah saat terakhir Harry melihat senyum diwajah
Hermione
Kembali |